Beasiswa dan 2 unit Toyota Vios untuk Fakultas Teknik UI & Politeknik Negeri UI

IMG_0114
Bertempat di Fakultas Teknik Universitas Indonesia, Yayasan Toyota Astra (YTA)  memberikan beasiswa dan donasi 2 unit Toyota Vios untuk Fakultas Teknik UI dan Politeknik Negeri UI yang diharapkan dapat membantu proses belajar-mengajar.

Berangkat dari keinginan ikut berkontribusi dalam pembangunan di Indonesia, Yayasan Toyota Astra (YTA) sejak 1974 telah mengembangkan berbagai program pendidikan, mulai dari membantu pelajar dan mahasiswa yang kurang beruntung dalam bidang ekonomi melalui pemberian beasiswa tunai hingga  berupaya berkontribusi pada peningkatan kompetensi dengan menyerahkan bantuan peralatan praktikum.

“Berbagai program YTA selalu diupayakan sejalan dengan dinamika dan tantangan pembangunan pendidikan di Indonesia,” kata Dewan Pembina YTA, Suparno Djasmin.

Menurut Suparno Djasmin, pada awalnya bantuan YTA lebih banyak dalam bentuk bea siswa tunai bagi mereka yang kurang mampu dalam ekonomi. Kemudian, seiring dengan berbagai kemajuan yang dicapai Indonesia, tantangan pembangunan juga makin berkembang seperti kian besarnya tuntutan untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) agar siap bersaing dalam arus global sekarang ini.

“Ini sangat dirasakan di industri otomotif yang menjadi salah satu sektor yang masuk dalam skema prioritas dalam implementasi pasar bebas ASEAN atau Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) mulai akhir tahun ini,” kata Suparno Djasmin.

Sebagai perwujudan dari visi tersebut, YTA bekerja sama dengan Persatuan Insinyur Indonesia (PII) menyelenggarakan Kuliah Umum yang bertujuan untuk memberikan motivational education demi pengembangan soft skill para mahasiswa, serta sebagai medium untuk membahas berbagai tantangan Indonesia dan strategi dalam menghadapi kompetisi di masa depan.

Kuliah Umum ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun ke-40 YTA yang jatuh pada 9 Oktober 2014. Kuliah Umum sudah dimulai sejak November 2014 hingga Mei 2015 mendatang.

Lima universitas telah menggelar Kuliah Umum ini, antara lain Institut Teknologi Surabaya, Institut Teknologi Bandung, Universitas Gajah Mada Yogyakarta, Universitas Diponegoro Semarang, Universitas Sumatera Utara, dan Universitas Indonesia, serta satu universitas lainnya yang akan menyelenggarakan pada Mei 2015, yaitu Universitas Hassanuddin Makassar.

Selain Kuliah Umum, berkenaan dengan rangkaian HUT ke-40 YTA juga memberikan donasi 18 kendaraan untuk 18 Sekolah Menengah Kejuruan dan universitas terpilih. Pada kesempatan kali ini, bertempat di Fakultas Teknik Universitas Indonesia, Kuliah Umum kembali dilakasanakan dengan sejumlah pembicara dari Toyota Indonesia maupun Persatuan Insinyur Indonesia (PII).

Dewan Pembina YTA, Suparno Djasmin, menyebutkan bahwa Toyota Indonesia selalu aktif berpartisipasi dalam upaya peningkatan mutu pendidikan di Indonesia, salah satunya melalui kegiatan YTA.”YTA hadir dengan dilandasi semangat bahwa Toyota dan Astra tidak hanya fokus pada pengembangan aktivitas bisnis, melainkan juga turut tumbuh bersama dengan masyarakat Indonesia dan berkontribusi dalam meningkatkan kecerdasan bangsa,” ujar Suparno Djasmin, dalam acara pembukaan Kuliah Umum di UI, Depok, hari ini.

Hingga saat ini, katanya, YTA telah memberikan beasiswa dan bantuan penelitian di bidang pendidikan kepada 92.713 siswa/mahasiswa/tenaga pengajar/peneliti dari tingkat Sekolah Dasar hingga universitas.

Selama lebih dari 40 tahun eksistensinya, YTA telah mengeluarkan total bantuan mencapai lebih dari Rp64 miliar yang disalurkan dalam bentuk beasiswa, bantuan penelitian, dan donasi sarana pendidikan berupa alat peraga dan praktikum, mesin kendaraan, maupun buku pendidikan.

Kuliah Umum di UI kali ini, tuturnya, juga merupakan bagian dari komitmen YTA dalam meningkatkan mutu pendidikan di Tanah Air. Dengan mengangkat tema “Menuju Insinyur Berkelas Dunia”, para key note speaker diharapkan dapat berbagi ilmu dan pengalaman dengan para peserta.

Dia melanjutkan, di masa depan YTA diharapkan dapat melanjutkan aktivitas yang telah berjalan selama ini, seperti sebagai bagian dari komitmen YTA dalam berkontribusi untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

Sementara itu Dewan Pengawas YTA, Edward Otto Kanter, menekankan pentingnya peran insinyur lokal untuk mendukung perkembangan ekonomi bangsa Indonesia.

“Insinyur Indonesia yang ahli dan handal akan sangat dibutuhkan untuk lebih meningkatkan daya saing Indonesia di kancah perekonomian global yang semakin sengit, khususnya dalam menyongsong Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Karenanya kami di YTA berupaya untuk mendukung dunia pendidikan di bidang teknik ini,” ujar Edward.

Edward menambahkan bahwa YTA juga berupaya untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang dapat mendukung pendidikan yang merata di seluruh Indonesia. “Pemerataan peran sumber daya manusia, terutama insinyur lokal, di seluruh pelosok Indonesia sangat dibutuhkan agar pembangunan bangsa Indonesia dapat dinikmati oleh semua rakyat,” tambah Edward.

Sebagai kilas balik, pada 2014 lalu YTA merayakan hari jadi yang ke-40 tahun. Sebagai wujud rasa syukur dan terima kasih kami atas eksistensi YTA selama 4 dasawarsa tersebut, YTA menggelar serangkaian aktivitas, yang terdiri dari penyerahan bantuan 40 mesin kendaraan kepada 40 SMK terpilih, perayaan/syukuran HUT ke-40, serta penyelenggaraan Kuliah Umum di sejumlah universitas yang dibarengi dengan donasi mobil Toyota.

Leave a Reply