Cara Hindari Begal Saat Mengemudi Sendirian

shutterstock_78382840

Situasi berkendara malam yang kurang kondusif (kasus begal) akhir-akhir ini membuat masyarakat cukup resah. Apalagi korbannya tidak hanya menimpa para pengendara motor, namun juga mereka pengguna mobil.

Ironisnya pembegalan ternyata tidak terjadi di malam hari, tapi juga siang hari seperti yang terjadi pada hari Rabu (04/03/2015) pekan lalu di kawasan Citra Raya, Tangerang. Pelaku yang tertangkap oleh warga, kini sudah berada di tangan pihak kepolisian. Modus yang dilakukannya dengan cara pengembosan ban. Ketika pengemudi turun untuk mengecek, pelaku langsung beraksi.

Seperti yang diketahui, saat ini kejahatan dengan modus yang beragam banyak terjadi di jalan raya. Aksi mereka pun cukup beragam: mulai dari memberitahu ban kempes, menebar ranjau paku, melempar telur ke kaca depan, hingga membenturkan kendaraan ke mobil yang Anda kendarai dengan maksud untuk memancing pengemudi keluar dari mobilnya.

Agar tidak menjadi korban kejahatan di jalan, terutama saat mengendarai mobil seorang diri, berikut ini ada beberapa tips yang bisa diterapkan:

1. Selalu mengunci pintu-pintu mobil saat mobil sedang melaju ataupun parkir. Pastikan untuk selalu mengecek kembali kondisi mobil ketika sedang diparkiran. Lihat apakah semua pintu dan jendela sudah terkunci dengan rapat atau tidak. Begitu juga ketika sedang mengemudi, agar membiasakan selalu mengunci seluruh pintu mobil.

2. Usahakan tidak menaruh menaruh barang-barang berharga di dalam mobil. Jika memang harus membawa barang berharga di mobil, lebih baik untuk menyimpannya di tempat tersembunyi dan tak terlihat dari luar. Para penjahat umumnya beraksi ketika mobil sedang berhenti di SPBU atau lampu lalu lintas. Para pelaku kejahatan juga tak akan langsung melakukan aksinya saat itu, tapi akan membuntuti kendaraan sampai daerah yang sepi untuk menjalankan aksinya.

3. Selalu pelajari rute atau jalur yang akan Anda lewati. Sebaiknya hindari daerah-daerah yang terkenal rawan tindak kejahatan. Terlebih jika mobil yang dipergunakan termasuk ke dalam segmen mobil mewah seperti Mercedes-Benz. Jika memang Anda terpaksa harus melalui jalur yang terbilang rawan, maka lebih baik untuk mengajak orang lain agar bisa menemani Anda berkendara. Hal lain yang bisa dilakukan adalah konvoi dengan mobil lain atau menyewa jasa kepolisian untuk mengawal Anda.

4. Jika kondisi Anda sedang terancam, jangan lekas panik. Ketika Anda menjadi korban kejahatan begal mobil, langkah pertama yang harus dilakukan adalah berpikir secara jernih dan tak panik. Usahakan untuk membuat suara segaduh mungkin, agar menarik perhatian orang-orang yang berada di sekitar lokasi. Hal itu bisa Anda lakukan dengan cara membunyikan klakson panjang dan berulang-ulang. Setelah itu, Anda langsung melaporkan atau melaporkan tindak kejahatan yang terjadi di kantor kepolisian terdekat.

Semoga tips ini bermanfaat, dan ingat agar selalu tetap waspada saat berkendara.

Leave a Reply