Pabrik GM Indonesia tutup akhir Juni 2015, dan menjadi distribusi (National Sales Company)

285259_10151367725977530_1922317612_n

 

Press release dari PT. General Motors Indonesia telah diterima OTOSL pada Kamis, 26/2/15 menyebutkan bahwa General Motors mengumumkan transisi korporat untuk menjadi sebuah perusahaan distribusi (National Sales Company) di Indonesia dan berencana untuk menghentikan kegiatan produksi kendaraan di pabrik Bekasi pada akhir Juni 2015.

Dalam kaitan ini GM Indonesia akan tetap berada di Indonesia dengan produk produk unggulan seperti Chevrolet Orlando, Captiva dan Trailblazer yang dapat diperoleh melalui jaringan dealer resmi Chevrolet .

“GM Indonesia sedang mengalami transformasi yang lebih berorientasi pada pasar,” kata Stefan Jacoby, Wakil Presiden Eksekutif GM dan Presiden GM International. “Transformasi ini akan semakin memperkuat struktur bisnis dan jaringan pemasaran dengan fokus pada pengembangan merek Chevrolet serta menghadirkan produkproduk berkualitas tinggi yang kompetitif untuk memenuhi kebutuhan pelanggan di Indonesia.”

Beberapa faktor turut menentukan keputusan GM ini, termasuk biaya material yang tinggi dan semakin berkurangnya potensi dalam pemanfaatan keberadaan pemasok dalam negeri dikarenakan skala produksi yang terbatas. Langkah yang ditempuh perusahaan ini akan berdampak terhadap sekitar 500 karyawan di fasilitas produksi di Bekasi, yang terletak 16 km sebelah timur dari Jakarta.

Pabrik, yang seluruh sahamnya dimiliki oleh GM Indonesia, dibuka pada tahun 1995. Kemudian fasilitas ini diaktifkan kembali pada Mei 2013 setelah berhenti produksi pada tahun 2005. Pabrik Bekasi saat ini memproduksi Chevrolet Spin untuk kebutuhan dalam negeri dan pasar ekspor di Asia Tenggara.

“Kami memiliki karyawan yang sangat handal . Terbukti Chevrolet Spin telah mendapat pengakuan sebagai mobil berkualitas dari para pelanggan, kalangan industri dan General Motors,” kata Tim Zimmerman, Presiden, GM Southeast Asia Operations.

Tim menambahkan, “Kami dapat memahami bahwa keputusan ini akan mengecewakan seluruh karyawan yang telah menunjukkan dedikasi yang tinggi selama ini di Indonesia. Kami akan bekerja dengan seluruh pemangku kepentingan setempat yang ada termasuk Pemerintah Indonesia untuk membantu seluruh karyawan kami. “GM dan merek Chevrolet memiliki masa depan yang cerah di Indonesia. Dengan warisan sejarah sebagai produsen mobil pertama di Indonesia, kami akan tetap memasarkan berbagai kendaraan Chevrolet kepada konsumen di tanah air yang berada di segmen-segmen pasar utama.”

GM Indonesia akan bekerjasama dengan seluruh dealer untuk menyelaraskan jaringan dengan strategi baru ini untuk memastikan seluruh pelanggan kami mendapat layanan sesuai dengan harapan mereka . Seluruh pemasok dalam negeri juga telah mendapat pemberitahuan mengenai perubahan status ini. Ketentuan garansi dan ketersediaan suku cadang tetap sama dan tidak ada perubahan.

Untuk informasi lebih lanjut, pelanggan dapat menghubungi dealer terdekat atau hubungi Pusat Layanan Pelanggan Chevrolet Indonesia di 021-88955105 atau telepon bebas pulsa hotline di 0-800-24389.

Pada kesempatan yang sama, GM hari ini juga mengumumkan bahwa Presiden Direktur GM Indonesia Michael Dunne telah memutuskan untuk mengundurkan diri pada akhir Februari untuk memulai kegiatan bisnis pribadi yang merupakan keahliannya. Keputusan Dunne telah diketahui GM beberapa waktu lalu. GM telah menentukan seorang pejabat baru untuk memimpin perusahaan distribusi (NSC) yang juga akan diumumkan segera.

Chief Financial Officer GM Pranav Bhatt akan ditunjuk sebagai pelaksana tugas presiden sampai pimpinan baru diumumkan.

“Michael telah membawa berbagai penyegaran dan pendekatan yang inovatif terhadap gaya kepemimpinan dan pengalaman pelanggan,” kata Zimmerman. “Kami mengucapkan terima kasih atas seluruh sumbangsihnya selama ini dan semoga sukses di masa mendatang.”

Leave a Reply