Pertamina Fastron Offroad Team Optimis Tuntaskan Putaran Final X-Offroad Racing

PFOT - Mitsubishi Pajero Sport

Pertamina Fastron Offroad Team, tim besutan PT Pertamina Lubricants, akan kembali berlaga dalam putaran final X-Offroad Racing, yang akan berlangsung pada 8-9 November 2014 mendatang di Sirkuit Citra Mitra City Banjar Baru, Kalimantan Selatan. Dalam putaran ini, pebalap andalan Pertamina Fastron Offroad Team, Rifat Sungkar bersama navigatornya MBN Boyke Indrajaya, akan turun di kelas Free For All 2 (FFA2).

Rifat dan Boyke akan berlaga di lintasan sepanjang 4,9 kilometer dengan menggunakan  Mitsubishi Pajero Sport bermesin diesel, dan tentu saja tak lepas dari dukungan Pertamina Lubricants melalui Fastron Dieselnya.

“Semua orang ada harinya, semoga kali ini harinya saya, Semoga semua berjalan tanpa masalah, kami dapat bersaing dengan kompetitif dengan apa yang ada. Saya yakin  dengan kemampuan Mitsubishi Pajero Diesel saya dan dengan dukungan PT Pertamina Lubricants, melalui Fastron Diesel yang mampu memberikan performa dan tarikan mesin optimal, sekaligus menjaga temperatur mesin tetap dingin, saya berharap hasil maksimal bisa kami peroleh” tutur Rifat Sungkar.

Kendaraan saat ini sudah diberangkatkan ke Banjarbaru. Setelah sebelumnya telah dilakukan testing dan perbaikan pada engine temperature. Mengingat kondisi cuaca yang panas di Banjarbaru, maka fokus utama ada pada pendinginan. Sedangkan di area suspensi, Rifat menggunakan ban dengan ukuran besar supaya top speed meningkat.

Pertamina Fastron Offroad Team akan berusaha tampil maksimal dalam putaran final kali ini. Sampai dengan saat ini, kelas FFA masih dikuasai oleh Rio Teguh dan ditempel ketat oleh H. Syamsudin di peringkat kedua.”Pada kenyataannya saat ini Rio dan Pak Haji Syam  memimpin perolehan poin di kelas Free For All, untuk mengejar cukup sulit, tapi yang penting harus tetap berusaha. Target di setiap event sebenarnya adalah selalu berusaha menjadi pemenang, tapi tetap harus realistis”  terang Rifat.

Pada putaran final X-Offroad Racing akan ada kelas baru yaitu kelas Diesel yang akan dibagi menjadi kelas Semi Modifikasi dan Full Modifikasi. Menanggapi hal tersebut, Rifat menyambut positif, “Saya datang dengan mesin diesel,  saya ingin membuktikan bahwa mesin diesel bisa berkompetisi, dan jangan dipandang sebelah mata. Teknologi mesin diesel terus berkembang dan kompetitif, sehingga bisa dikatakan sebagai the future technology. Saya sendiri menstimulus orang untuk memakai diesel karena mobil lebih baru, teknologi tidak kalah canggih, dan selain itu spare partnya tersedia dimana-mana”.

Please follow and like us:

Leave a Reply