GT Radial Prestone Racing ramaikan Kejurnas Nasional Speed Offroad 2014

M727A5mgZ-EZcK1U_EzZAgEVnDCz-Ucpbnj0rELR7G4

GT Radial Prestone Racing kembali meramaikan kancah Kejuaraan Nasional Speed Offroad 2014 yang digelar di Sirkuit Paramount Gading Serpong pada akhir pekan 20-21 September 2014.

Secara perdana dalam menggunakan Jeep Grand Cherokee di ajang ini, dimana pembalap Julian ‘Jeje’ Johan mempunyai target untuk memaksimalkan adaptasi dengan kendaraan dan tampil maksimal.

Tak tanggung-tanggung, Tim GT Radial Prestone Racing kembali didukung penuh oleh 788 Autocare, Luminox, dan Roma Autosport.

Jeje kali ini ditemani oleh sang adik, Jordan Johan, menggantikan Muttaqin Arya yang sedang berhalangan hadir. Mereka tampil di kelas FFA 6 Silinder, yang merupakan kelas tertinggi bagi kendaraan bermesin 6 silinder.

Sirkuit Paramount yang dipenuhi debu tebal sejak Jumat (19/9) membuat sesi Shakedown / Latihan Resmi ditutup oleh panitia.

“SS 1 kami jadikan sebagai warming up, karena di hari Jumat para peserta tidak bisa latihan. Kendala besar yang kami alami di Semarang, syukur sudah teratasi kali ini. Seperti as kopel, dan bagian lainnya di sektor kaki-kaki.” ujar Jeje yang berada di posisi ke 6 FFA 6 Silinder pada hari pertama lomba.

Memasuki hari kedua lomba, Sirkuit Paramount digenangi lumpur di beberapa titik akibat hujan. Hal tersebut membuat tim menurunkan tekanan angin pada ban Savero Komodo MT agar traksi lebih maksimal. Jeje pun berhasil mengasah waktu dan finish di posisi ke 4 setelah SS 3.

“Tim mekanik mempunyai target untuk mengoptimalkan setting suspensi dan memaksimalkan handling kendaraan. Tetapi untuk mesin masih menggunakan mesin sementara dengan power yang tidak terlalu besar.” tambah Adhi Sardjan selaku kepala mekanik tim.

Dengan begitu, tim memang tidak terlalu memaksakan kendaraan hingga melewati batas kemampuan.

Saat menjalani SS 4 yang merupakan SS terakhir, Jeje yang sedang berjuang agar dapat naik ke 3 besar terpaksa terhenti. Setelah melakukan jumping yang cukup tinggi, selang balik power steering tercabut. Jeje kehilangan power steering dan tidak bisa membawa kendaraan ke garis finish.

“Secara overall, tim cukup puas dengan keikutsertaan kali ini. Kami berusaha untuk menjadi semakin cepat di setiap SS yang dilalui. Apalagi mengingat ini merupakan fase pengembangan bagi kami. Setelah ini, kami akan langsung melakukan revisi dan persiapan kendaraan untuk tampil di Indonesia International Motor Show pada tanggal 26 – 27 September.” tutup Adhi Sardjan mewakili GT Radial Prestone Racing.

Please follow and like us:

Leave a Reply