Menuju Istano Basa Pagaruyung bersama Chevrolet Spin 1.5L LTZ

 

IMG_7691

Melanjutkan artikel sebelumnya tentang wisata Minangkabau bersama Chevrolet Spin (artikel rute Padang – Bukittinggi), berikut ini adalah perjalanan OTOSL.com bersama 2 rekan media dari Kompas dan Detik menuju Istana Pagaruyung di Batusangkar, Sumatera Barat.

Setelah kami mampir ke Jam Gadang Bukittinggi, kemudian kami melanjutkan perjalanan menuju Batusangkar via Padang Panjang yang ditempuh dengan waktu 1 jam. Lagi-lagi kami melewati jalanan yang sangat bagus, bahkan saat kami disana juga sedang berlangsung event international “Tour de Singkarak” (balap sepeda) yang juga menggunakan rute yang sedang kami lewati.

Perjalanan ke Batusangkar via Padang Panjang melewati jalan bukit dengan medan tanjakan dan turunan yang dipadukan dengan lahan persawahan yang hijau yang dibungkus dengan suasana alam pegunungan yang begitu asri. Wah.. ngga kecewa bro.. hanya siapkan waktu dan sebuah mobil yang nyaman seperti Chevrolet Spin maka berwisata ke Sumatera Barat ngga sia-sia. Bisa disebut indahnya alam Minangkabau ngga ada duanya.

Setibanya di Istano Basa Pagaruyung tentu saja kami manfaatkan untuk berfoto bersama dengan Chevrolet Spin. Kami beruntung selama perjalanan hingga tiba di Batusangkar mendapat cuaca yang sangat cerah, panas terik namun berawan serta mendapat hembusan angin pegunungan yang sejuk. Selama di mobil kami sekali-kali  membuka kaca jendela untuk merasakan udara sejuk.

Kami tidak berlama-lama di Istano Basa Pagaruyung dan selanjutnya perjalanan kami dilanjutkan lagi dengan rute yang sama menuju Padang Panjang untuk makan sate di Mak Syukur Restaurant. Uniknya ketika kami menuju arah balik, mungkin sekitar 10 km setelah meninggalkan Batusangkar tiba-tiba OTOSL terpana dengan sebuah pemandangan yang indah di sore hari.

Dengan cepat OTOSL minta sang supir untuk berhenti dan untungnya ada sebuah warung yang bisa dimanfaatkan untuk coffee break. Sementara itu warung kopi menawarkan minuman “Kopi Daun” yang rasanya seperti es cincau panas. OTOSL pun menikmati “Kopi Daun” ini sambil makan gorengan yang sekaligus menikmati pemandangan hamparan sawah dengan barisan pegunungan di kejauhan.

Usai coffee break perjalanan dengan Chevrolet Spin dilanjutkan lagi menuju Padang Panjang dengan tujuan makan sate padang di Mak Syukur Restaurant. Wah.. tempat ini sangat terkenal, dan saran bagi wisatawan agar jangan pernah melewatkan makan Sate Padang apalagi di rumah Mak Syukur Padang Panjang. Bagaimana rasanya? Eunak bro.. silahkan saja datang sendiri kesana.

Usai makan satu porsi sate padang dan ngobrol panjang tak terasa hari sudah gelap. OTOSL melangkah keluar menikmati suasana malam Padang Panjang dengan udara sejuknya mirip seperti berada di kawasan Puncak. Setelah itu rombongan dua mobil Chevrolet Spin 1.5L LTZ meninggalkan Padang Panjang masuk ke kawasan Lembah Anai dan terus menuju kota Padang.

Perjalanan sekitar 1.5 jam membuat OTOSL yang duduk dikursi depan sesekali memejamkan mata untuk beberapa saat sementara supir tetap mengemudikan mobil Chevrolet Spin dengan alunan musik yang merdu. Tak berapa lama kami sudah tiba di Premier Basko Hotel Padang sebagai tempat penginapan OTOSL bersama kedua rekan media dari Kompas dan Detik.

Masing-masing dari kami mendapat satu kamar, dan kabar bagusnya kami mendapat Suite Room yang sangat besar di Premier Basko Hotel Padang. OTOSL pun langung mandi dan tak lama kemudian sudah tertidur pulas sementara siaran langsung pertandingan bola World Cup terlewatkan begitu saja.

Ketika sedang menulis artikel ini, OTOSL jadi teringat dengan acara “Media Test Drive Chevrolet Spin” pada tahun 2013 bersama rekan-rekan media berwisata ke Candi Borobudur, Candi Prambanan dan juga menuju Ketep Pas (artikel ini). Dari pengalaman OTOSL bersama Chevrolet Spin baik di pulau Jawa maupun Sumatera ini, tampaknya sosok Spin memang sangat tepat buat keluarga Indonesia.

ALBUM FACEBOOK

One thought on “Menuju Istano Basa Pagaruyung bersama Chevrolet Spin 1.5L LTZ

  1. […] sejak Kamis 12/6/14. Ya.. sehari sebelumnya OTOSL sudah jalan-jalan ke Bukittinggi dan juga ke Istano Basa Pagaruyung di […]

Leave a Reply