Sean Gelael Akan Kembali Beraksi di Spa – Belgia

FIA F3 European Championship 2014 - Hungaroring

Sean Gelael akan kembali beraksi pada Kejuaraan FIA Formula 3 Eropa, di Sirkuit Spa-Francorchamps Belgia, tanggal 20 – 22 Juni mendatang. Sean akan berlaga di salah satu sirkuit dengan lintasan yang paling menantang dan paling panjang di kalender Formula 3 tahun ini.

Sirkuit Spa-Francorchamps Belgia memiliki kondisi panjang lintasan sekitar tujuh kilometer, angin berhembus cukup kencang terutama di seputaran perbukitan Ardennes, serta memiliki pemandangan yang sangat indah.

Sebenarnya Sirkuit Spa tidak masuk dalam kalender Formula 3 Eropa pada tahun 2013, tapi pebalap muda berbakat Indonesia, Sean Gelael, telah memahami sirkuit ini dengan sangat baik.

Tahun 2013 Sean berhasil naik podium di Spa, sebagai juara ketiga pada salah satu seri British Formula 3, mencatatkan dirinya sebagai pebalap tercepat dalam satu putaran, dan juga menjadi salah satu penampilan paling memukau Sean sebagai seorang rookie.

Sementara Tim Jagonya Ayam with Carlin menyiapkan Dallara-Volkswagen Sean untuk pertarungan ini, Sean bersantai sejenak dari balapan – dengan membalap. Minggu lalu, Sean ikut ambil bagian dalam Kejuaraan Lamborghini Super Trofeo di Sirkuit Sentul.

Walaupun sempat berada di bagian depan pada saat balapan, akhirnya harus terhenti karena mengalami masalah pada rem, di saat Ananda Mikola, sebagai pebalap kedua sedang beraksi.

Selanjutnya, Sean akan kembali kepada kejuaraan balap yang sudah sangat dikenalnya di Spa, dimana Sean akan berusaha mempertahankan prestasi memperoleh poin di dua balapan berturut-turut, sehingga menempatkannya di posisi pebalap yang memiliki finishing points di Kejuaraan FIA Formula 3 Eropa yang sangat kompetitif.

Tetapi harus diingat, bahwa Spa, seperti juga sirkuit-sirkuit lainnya, selalu memiliki tantangan-tantangan tersendiri yang sangat unik.

Sektor satu dan tiga, dari tiga sektor pada lintasan di Spa, berkarakter sangat cepat, dimana pebalap dapat melahap tikungan dan lintasan lurus dengan kecepatan penuh. Di sektor tengah, sebenarnya juga cukup cepat, tetapi memiliki tikungan-tikungan yang sulit.

Setingan kendaraan menjadi sangat penting, dan para mekanik Tim Jagonya Ayam with Carlin bekerja keras selama akhir minggu kemarin dengan menyisakan dilema. Apakah mereka akan mengurangi sudut sayap dan downforce kendaraan untuk sektor pertama dan ketiga, dengan resiko akan kehilangan waktu di bagian tengah lintasan, atau sebaliknya.

Taktik penggunaan ban juga sangatlah penting. Sean dan para pesaingnya, diperkenankan untuk mempergunakan tiga set ban kering baru Hankook dalam pertandingan nanti.

Biasanya, mereka akan menggunakan satu set saat melakukan sesi kualifikasi, dan menyisakan yang lain untuk pertandingan. Para pebalap akan memilih dua race dimana mereka memiliki posisi start terbaik, dan akan menggunakan ban baru di tiap racenya.

Tikungan-tikungan di Spa yang berkarakter sangat cepat akan sangat berpengaruh terhadap ban, terutama jika kendaraan ada pada setingan low downforce, yang akan membuat gesekan menjadi semakin besar. Pada umumnya, ban Hankook akan mencapai titik terbaiknya hanya untuk beberapa lap.

Tetapi panjangnya lintasan di Spa akan membuatnya menjadi semakin pendek, sehingga sangatlah penting bagi Sean dan para pesaingnya untuk mampu memperoleh hasil kualifikasi yang bagus, tepat pada saat ban mencapai titik terbaik performanya.

Tantangan besar lainnya adalah cuaca. Sangatlah jarang dalam suatu pertandingan yang tidak mengalami hujan di suatu titik tertentu. Para pebalap sebenarnya juga diperkenankan untuk mempergunakan tiga set ban basah Hankook.

Bisa anda bayangkan, tantangan bagi Sean dan tim mekaniknya pada saat mereka sudah berada di lintasan untuk melakukan start, dan lintasan sedang basah. Tetapi mereka juga dapat melihat bahwa di kejauhan matahari sudah mulai bersinar, dan sirkuit akan segera kering. Apakah mereka akan memilih ban basah atau ban kering?

Ini semua adalah bagian dari pembelajaran dalam mengikuti Formula 3. Dan semua ini merupakan tantangan yang harus dapat diatasi oleh para pebalap-pebalap muda ini dalam perjalanan mereka menuju Formula 1.

Please follow and like us:

Leave a Reply