Ini dia.. daftar ragam kendaraan BMW yang diproduksi di Indonesia

DSC_0186

Mobil asal Jerman dengan merek BMW sudah lama meramaikan pasar otomotif di Indonesia, dan pada hari Rabu, 30 April 2014 BMW Indonesia merayakan produksi kendaraan BMW ke-50,000 yaitu BMW 528i terbaru. Mungkin banyak pembaca OTOSL.com ingin tahu, sebenarnya BMW tipe apa saja yang sudah pernah dirakit di Indonesia dibawah bendera BMW Indonesia? Nih simak data-data kendaraan BMW yang dirakit di pabrik PT Astra International Tbk berlokasi di Gaya Motor Sunter Jakarta Utara. 

 

BMW Periode mulai produksi
BMW X1 sDrive18i Oktober 2011
BMW 520i

BMW 528i

Desember 2011
BMW X1 sDrive20d Januari 2012
BMW 520d Februari 2012
BMW X3 xDrive20i

BMW X3 xDrive20d

Mei 2012
BMW 320i

BMW 328i

Oktober 2012
BMW 320d Juni 2013

 BMW Seri 5 terbaru.

BMW Seri 5 terbaru dilengkapi dengan modifikasi yang jitu untuk menonjolkan desainnya yang sporty dan fungsionalitasnya yang semakin canggih, ditambah lagi dengan adanya fitur-fitur tambahan yang didukung oleh teknologi BMW ConnectedDrive.

Dengan semua ciri khas mulai dari performa dinamis, kenyamanan dan efisiensi, sampai daya tarik estetika dan inovasi yang dirancang untuk meningkatkan kenikmatan berkendara, BMW Seri 5 terbaru memiliki semua yang diperlukan untuk menjadi model terlaris di segmen kendaraan premium eksekutif. Sampai saat ini, lebih dari 6,6 juta mobil BMW Seri 5 telah dikirim kepada penggunanya.

BMW Seri 5 terbaru ini diharapkan akan melampaui rekor yang telah dicatat oleh dua generasi sebelumnya, yang masing-masing sangat sukses dalam meraup penjualan lebih dari 1,4 juta unit kendaraan.

BMW Seri 3.

Generasi keenam dari BMW Seri 3 mengungkapkan kualitas terpenting dari sebuahkendaraan sedan premium, seperti kelincahan, performa sporty dan kedinamisandalam cara yang inovatif. Model BMW terlaris di Indonesia ini telah meraih beberapa penghargaan di tingkat global maupun di Indonesia.

Meskipun jarak antara generasi pertama dan keenam dari BMW Seri 3 cukup jauh, yaitu 35 tahun, namun bagian depan dari kedua kendaraan ini membuktikan identitas brandyang sangat jelas dan, terlepas dari perbedaan usia yang besar, keduanya segera dikenali sebagai anggota dari keluarga yang sama. Pada zaman itu, seperti sekarang, desainnya yang khas membentuk gaya dan kepribadian yang unik, dinamis, kontemporer.

Selain itu BMW Seri 3 juga menjadi penentu trend, serta inovasi dan estetika.Oleh karena itu, setiap generasi dari sedan premium sport kompak ini melambangkan baik tradisi khas maupun modernitas BMW. Dan masing-masing model memadukan unsur klasik dan inovatif yang menafsirkan tema ini dengan cara mereka sendiri.

BMW X3.

Menawarkan kombinasi unik antara kelincahan dan serba bisa, BMW X3 melanjutkan kisah sukses yang dialami generasi sebelumnya.Mesin yang kuat, desainterbaru dan interior yang canggih telah mendatangkan banyak pujian untuk salah satu ragam kendaraan BMW Sports Activity Vehicle (SAV) ini.

Dengan beragam fitur dan teknologi terbaru, BMW X3 memiliki segala yang diperlukan untuk memperkuat posisinya di segmen kendaraan premium SAV.BMW X3 hadir dengan karakter yang dinamis, sedangkan interiornya didominasi oleh material terbaik, garis-garis mengalir secara dinamis, dan pola desain warna elegan.

Dengan hadirnya BMW xDrive-sistem penggerak roda aktif pada BMW X3 menghadirkan pengalaman berkendara sempurna dan nyaman baik di lalu lintas perkotaan, hingga penggunungan.

BMW X1.

BMW X1 adalah SUV mewah kompak terlaris di Indonesia. Di seluruh dunia, BMW X1 telah menikmati popularitas yang tak tertandingi, dan telah memenangkan berbagai penghargaan termasuk ‘Off-Roader of the year’,  ‘Red Dot Award’, ‘Auto Bild Design Award’, serta ‘peringkat Euro NCAP dengan lima bintang ‘.

Desain BMW X1 melengkapi karakternya dengan kedinamisan,desain elegan dan serba bisa.BMW X1 menampilkan desain lampu depan yang inovatif dengan nuansa LED dan foglampsurrounds, serta indikator samping yang terintegrasi ke dalam kacaspionluar. BMW X1 hadir dalam berbagai warna cat eksterior dan memiliki velg alloy berkelas.

Leave a Reply