The 7th Indonesia Classic Car Show 2013 diresmikan Menpora, Roy Suryo

DSC_0019

Bertempat di Hall B1 JI-Expo Kemayoran, Menteri Pemuda dan Olahraga, Roy Suryo secara resmi membuka pameran mobil klasik yang digelar oleh Otoblitz Media Synergi, “The 7th Indonesia Classic Car Show 2013” pada Jumat sore, 20 Desember 2013.

Pembukaan pameran dengan sebutan Otoblitz Indonesia Classic Car (OICC) Show 2013  disaksikan Pejabat Instansi Pemerintah, Dutabesar Negara Sahabat, perwakilan APM, perwakilan media massa dan classic enthusiast mancanegara, Classic Car Club Arab Saudi dan United Emirat Arab, para pecinta serta kolektor mobil klasik dan sepeda motor klasik, beserta undangan lainnya.

Peresmian ajang tahunan pameran mobil klasik terbesar di Asia Tenggara – yang kini merevitalisasi namanya menjadi “The 7th Otoblitz Indonesia Classic Car Show 2013 (OICC-Show 2013) – The Biggest and The Largest International Classic Car Show in South East Asia” – tersebut ditandai dengan penarikan selubung yang menyelimuti mobil klasik, antara lain:

BMW 3.0 CSI Coupe (1971), Porsche 356 (1934), Mercedes-Benz 170 VS Cabrio (1937), Mercedes-Bens 230 Cabrio (1934), VW Karman Ghia T 34 Coupe (1965), dan Mercedes-Benz 190 SL Roadster (1955).

Seluruhnya adalah mobil-mobil eksotis, langka, dan baru pertama kali tampil sebagai Stars of The Show OICC-Show 2013.

Sementara 13 Mobil Kenegaraan Soekarno RI-1 Presidential Limo yang amat ditunggu-tunggu, hadir dengan Chrysler Windsor Limo (1947), Chrysler Imperial Le Baron (1964), Buick Super Sedan (1949), Chrysler Imperial Crown Coupe (1953), Cadillac Fleetwood Series 75 Limo (1957), ZIL 111 Limo (1961), Imperial Crown 4 Doors Hdtp (1962), Cadillac Fleetwood Series 75 Limo (1964), Chrysler Crown Imperial Limo (1954), Imperial Crown Limo Ghia (1959), dan Oldsmobile 98 Sedan (1963).

Berhadapan dengan Stars of The Show, tampak kemilau parade HOT ROD ALLEY. Menampilkan Ford Hot Rod Pick Up (1934), Ford Hot Rod 5 Doors (1932), Ford Hot Rod Roadster (1932), hingga Pickup COE Plus yang ditunggangi Indian Classic Bike dan selalu menjadi favorit para Pengunjung.

Tak jauh dari situ, atmosfir CHEVROLET-AMAZING LIFE JOURNEY langsung terasa. Tampil dengan Chevrolet Bel Air Wagon (1956), Chevy Bel Air Coupe (1958), Chevrolet Bel Air Cabriolet (1957), Chevy Bel Air Sedan (1957), Chevy Nova Coupe (1969), dan Chevy Camaro Coupe (1971), Pengunjung seakan memasuki lorong waktu untuk menyaksikan perjalanan panjang Chevrolet dari masa ke masa.

Tepat di depan mereka adalah ITALIAN EXOTIC CAR, yang mengusung Ferrari 308 GTS (1980), Ferrari Dino 308/GT4 (1974), Maserati Merak (1974), Lamborghoni Countach (1988), dan Lamborghini Diablo (2000).

Beradu punggung dengannya, ada pula CELEBRATING 50 YEARS OF THE PAGODA, yang tampil dengan armada lengkap: dari Mercedes-Benz Pagoda 230 SL (1965), Mercedes-Benz Pagoda 250 SL (1970), dan tiga tipe Mercedes-Benz Pagoda 200 SL produksi 1970 sampai 1971 dengan berbagai gaya.

Berikutnya adalah STREET ROD ALLEY, yang menghadirkan mobil-mobil pickup dan sedan Amerika yang telah dimodifikasi dengan performa yang lebih dahsyat dari sebelumnya. Sebut saja Chevy Pick Up C 10 (1968), Chevy Pick Up Scootdale Big Foot (1980), Ford F100 Pickup (1955), Chevy Impala Sedan (1962), Chevy Impala Sedan/Donk (1975), Chevy Pick Up C 10 (1972), Holden Belmont (1970), Dodge Valiant Charger Coupe (1970), bahkan Chrysler New Yorker Sedan (1955).

BMW E-SERIES TUNING STYLE juga ambil bagian. Mobil-mobil andalan asal pabrikan Jerman itu tampil eksklusif dengan performa terbaiknya. Pssttt…, salah satunya (BMW E30 Coupe – BBS/1984) milik Andre ”OVJ” Taulani, lho, yang berparade mendampingi BMW E30 Cabrio-M TECH (1984), BMW E36 Coupe-M TECH (1996), dan BMW E36 Cabrio-Alpina Style (1996).

Yang tak kalah mencengangkan adalah kemunculan mobil-mobil eksotis tahun ‘80-an dari berbagai brand dalam kategori YOUNG TIMER SHOW OFF. Antara lain, Renault Fuego (1982) yang baru tahun ini menampakkan dirinya, Mercedes-Benz 190E 2.5 16V (1987), BMW E21 Coupe (1980), dan Toyota AE86 (1986).

Tepat di tengah-tengah arena, mobil-mobil “superstar” dari berbagai negara industri yang pernah berjaya di masanya, berbaris pula menyita perhatian.

Diawali EUROPEAN ALL STARS, yang menurunkan berbagai “bintang”. Dari Jerman, hadir Porsche 968 CS (1992), VW Scirocco (1975) yang tampil perdana tahun ini, dan Mercedes-Benz 230 Sedan (1934). Dari Inggris, muncul MG Midget (1962) dan Austin Healey (1958); dari Italia, Fiat 2300 Ghia (1969), dan dari Prancis, Citroen 2 CV.

Kemudian AMERICAN ALL STARS, yang mengusung kemilau “King Of Chrome” Oldsmobile Hardtop Coupe 98 (1958), dua unit Impala Sedan produksi 1959 dan 1962, Ford V8 Convertible (1936), Dodge Coronet 500 Coupe (1967), serta Chevy Bellair 4 Doors (1956).

Tak mau kalah, mobil-mobil ksatria produksi negara matahari terbit – seperti Toyota Corolla 2 doors (1972), Toyota Celica Liftback (1972), Mazda RX 3 (1970), hingga Datsun Fairlady (1974) – hadir pula dalam JAPANESE SAMURAI; dan saling beradu punggung dengan mobil-mobil klasik asal negeri kangguru (Holden Sandman/1975, Holden Torana GTR/1972, Holden Monaro/1975, Holden Statesman/1975) pada kategori AN AUSSIE PRIDE.

Menyelinap di belakangnya adalah AMAZING 4X4, yang khusus diperuntukkan bagi Anda penggemar eksotisme mobil-mobil berjenis jeep. Kemunculan Toyota Fj 40 (1980), Land Rover S 180 (1949), Toyota FJ Brimob Vers, Land Rover III Fire Fighter Vers, dan Toyota FJ45 LWB (1967) pasti bakal memuaskan minat Anda.

Tengok pula penampilan OLD PICKUP NEVER DIE, deretan mobil-mobil multifungsi dari berbagai custom yang pasti membuat Anda terpesona. Diawali dengan Holden UTE (1960), sepasang Ford Pick-Up F100 Marmon (1948), Chevy Pick-Up (1957), dan Chevy Pick Up C10 Californian Style (1969).

Melanjutkan antusiasme yang hangat dari publik sejak pertama kali muncul adalah FUTURE CLASSIC. Kehadiran mereka akan kembali menyadarkan Anda bahwa mobil-mobil yang terlahir di era sekarang pun sangat berpeluang menjadi collector items. Jika tak percaya, coba Anda cermati kehadiran Honda NSX (1995), Mercedes-Benz SLS Gullwing (2012), Lamborghini Aventador LP 570-4 (2013), BMW M6 Coupe (2013), Porsche Carrera (2013), Peugeot RCZ (2013), VW Scirocco (2013), dan Mc Laren MP4 (2013).

Sementara tepat di sudut kanan ruang pameran, tampak HAUWKE AUTO GALLERY yang tampil elegan memajang Ford Roadster (1935), ESSEX Supeer Six (1928), dan Rugby (1928) dalam suasana Broadway.

Bersebelahan dengannya adalah mobil-mobil era 90-an dalam area MODERN CLASSIC. Penampilan mereka kembali membuktikan bahwa mobil-mobil klasik memang tak pernah lekang oleh waktu. Fairlady ZX produksi 1992, atau Lotus Esprit (1990), Toyota Celica Supra RZ (1995), dan Mercedes-Benz 300CE-24 (1991) adalah beberapa contoh diantaranya.

Masih di selasar yang sama, hadir pula G-SPEED PERFORMANCE LOUNGE. Di booth yang juga menampilkan Holden Monaro (1969) ini, Anda bisa berkonsultasi atau mendapatkan parts, accessories, bahkan engine dari brand terkenal dunia; seperti edelbrock, summit racing, classic industries, rare spares, dan banyak lagi.

Namun, untuk Anda yang ingin tahu lebih banyak tentang fitur-fitur portal otoblitzclassic.com, silakan mampir ke OTOBLITZ MEDIA SYNERGY LOUNGE. Di situ, Anda dapat berselancar sepuasnya sambil mendengarkan otoblitz.radio.com dan membaca majalah Motor Trend atau Classic & Sports Cars edisi Indonesia, ditemani Lotus Europa S2 (1969) dan Triumph Spitfire MKII (1969).

Di sebelahnya, hadir pula displai produk dari strategic partner, NOVA SPEKTRA INDONESIA, yang mendukung piranti multimedia LED dengan teknologi terkini, yang menampilkan visualisasi event, baik di indoor maupun outdoor.

Dari situ pula, Anda bisa melayangkan pandang ke Classic Stage, yang terus-menerus menyajikan hiburan acoustic live music, berselang-seling dengan Classic Car Workshop dipandu para restorer berpengalaman.

Namun, yang tak kalah unik adalah kemunculan mobil-mobil VW dari berbagai jenis dan tipe. Berada di sana, Anda serasa hadir langsung di Automuseum Wolfsburg, Jerman.

Bermula dari KOMBINATIONSKRAFTWAGEN, yang memamerkan koleksi langka dari VW Dakota (1963), VW Combi Double Cab, dan VW Combi Panel Van (1954). Oh ya, Anda pun ”diundang” merayakan CELEBRATING 60 YEARS VW KARMAN GHIA bersama VW Karmann Cabrio (1966), Karmannghia Type 34 (1965), dan Kharmannghia Coupe Type 1 (1964).

Mereka tampil didampingi ”saudara mudanya”, THE HOTTEST VW GOLF, yang memajang Golf MK1 2 Doors (1979), Golf MK1 4 Doors (1978), serta Golf MK1 Cabrio. Juga ada BUG, THE PEOPLES CAR, dengan VW Beetle Ovale (1954), VW Beetle Split Window (1950), VW Beetle (1964), dan VW Beetle 1303 (1974).

Bahkan, di sudut dekat pintu masuk, terselip pula VW Beetle 1302 (1971), maskot dari ”Pameran Filateli Dunia 2012 (World Stamp Championship)”, koleksi Letjen (Purn) R Soeyono, Ketua Persatuan Filateli Indonesia.


Please follow and like us:

2 thoughts on “The 7th Indonesia Classic Car Show 2013 diresmikan Menpora, Roy Suryo

  1. […] BIKE SHOW juga hadir melengkapi ajang pameran “The 7th Indonesia Classic Car Show 2013” dan kehadiran motor-motor klasik bakal mendapat even khusus dengan sebutan “Indonesia […]

  2. […] ingin melihat kejuaraan nasional drifting ini yang sengaja digelar berbarengan dengan ajang The 7th Otoblitz Classic Car Show 2013 di Hall C dan D JIExpo Kemayoran. Singkat kata bisa saya katakan penonton puas dengan ajang […]

Leave a Reply to Hujan bikin semangat drifter berlomba di Kejurnas Drift 2013 putaran terakhir | StephenLangitan.com Cancel reply