Michelin Indonesia Akan Bangun Pabrik Karet Sintetis Pertama di Indonesia

DSC_0005

PT Michelin Indonesia dan PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (CAP) bersama dengan Compagnie Financière Michelin (Michelin Group) resmi bekerjasama dan akan mendirikan pabrik karet sintetis pertama di Indonesia. Pabrik ini nantinya akan beroperasi dan dikelola oleh PT Synthetic Rubber Indonesia (SRI) pada 2017 mendatang.

Hal ini disampaikan langsung oleh Jean-Dominique Senard, General Managing Partner dan CEO Grup Michelin, dalam jumpa pers yang berlangsung di kediaman Corinne Breuzé, Duta Besar Prancis untuk Indonesia pada Selasa (o5/11).

“Inisiatif ini menunjukkan komitmen jangka panjang Michelin untuk Indonesia. Investasi yang berkelanjutan dan signifikan di Indonesia ini menunjukkan bahwa kami sama-sama berkomitmen untuk pertumbuhan, pengembangan ekonomi dan lingkungan Indonesia ke depannya,” jelas Jean-Dominique Senard.

Peresmian kerjasama ini merupakan kelanjutan dari perjanjian antara PT Petrokimia Butadiene Indonesia (anak perusahaan PT CAP) dengan Michelin, yang telah ditandatangani pada Juni 2013. Dengan alokasi dana investasi sebesar US$ 239,25 juta maka Michelin berhak atas 55% saham kepemilikan perusahaan karet sintetis ini.

Menurut  Erwin Ciputra, Presiden Direktur PT Chandra Asri Petrochemical Tbk, pembangunan pabrik akan dimulai pada awal 2015, dan mulai beroperasi pada awal 2017. Selanjutnya, PT Synthetic Rubber Indonesia akan memproduksi Polybutadiene Rubber (PBR) with Neodymium Catalyst, dan Solution Styrene Butadiene Rubber (SSBR) sebanyak 120.000 ton per tahun. Kedua bahan ini merupakan bahan baku ban ramah lingkungan Michelin.

“PT Synthetic Rubber Indonesia akan memproduksi bahan baku untuk ban ramah lingkungan dan seiring dengan tren pemakaian ban ramah lingkungan secara global. Kehadiran SRI diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi perekonomian Indonesia dengan berkurangnya impor bahan baku serta mendorong peningkatan ekspor ban,” ucap Erwin.

Pabrik ini akan melayani 80-90% suplai karet sintetis Michelin di seluruh dunia. Keyakinan Michelin mendirikan pabrik ini di Indonesia karena dalam 10 tahun ke depan negra ini akan menjadi pusat perekonomian di kawasan Asia. Semoga saja dengan hadirnya pabrik ini, setidaknya bisa sedikit menurunkan harga ban Michelin yang mulai berkembang di pasar Indonesia.

Please follow and like us:

2 thoughts on “Michelin Indonesia Akan Bangun Pabrik Karet Sintetis Pertama di Indonesia

  1. informasi yang sangat bermanfaat untuk pecinta otomotif

  2. Dear Country Directur Michelin Indonesia.
    Kami adalah supplayer di PT Angkasa Pura Sumatra Barat, saat ini kami sangat membutuhkan Ban Michelin 24R21 XZL sebanyak 9 Ea.
    Kami sudah menghubungi beberapa sub agen Michelin untuk membeli Ban tersebut, dan saat ini yang mempunyai stock untuk ban tersebut adalah PT BJU, akan tetapi PT BJU tersebut tidak bersedia mensuppor kami yaitu dengan tidak memberikan kami Harga yang tidak sesuai untuk Harga Retailler.
    Untuk itu Kami Mohon Kepada Michelin Indonesia Untuk melakukan tindakan Tegas Terhadap PT BUKIT JAYA UTAMA dan PT CHITRA PARATAMA untuk tidak melakukan Perilaku MONOPOLI.
    Kami Mengharapkan Respons yang Cepat dari Michelin Indonesia, karana kegiatan pengadaan barang kami di Angkasa Pura Sumatra Barat sudah sampai Pada Tengat Waktu Kami Harus Mengirimkan Ban Tersebut.
    Terima Kasih

    PT PLA

Leave a Reply