Ford rayakan Ulang Tahun ke-100: Manufaktur Canggih dan Fleksibel

DSC_0478

9 Oktober 2013. Menandai ulang tahun ke-100 dari lini perakitan bergerak yang diciptakan oleh Ford Motor Company di bawah kepemimpinan Henry Ford, Ford memanfaatkan warisan inovasi ini dengan memperluas kemampuan manufaktur canggih dan memperkenalkan teknologi inovatif yang bisa merevolusi produksi massal dalam beberapa dasawarsa yang akan datang.

Ford dengan pesat mengembangkan kemampuan manufaktur canggih dan meningkatkan produksi global untuk memenuhi peningkatan permintaan konsumen. Pada tahun 2017, Ford akan meningkatkan manufaktur fleksibel global untuk memproduksi rata-rata empat model yang berbeda di setiap fasilitas produksinya di seluruh dunia untuk memperbesar kemampuan beradaptasi berdasarkan pada berbagai permintaan pelanggan.

Ford juga memproyeksikan 90 persen dari fasilitasnya di seluruh dunia akan menggunakan model tiga shift atau awak pada 2017, yang akan membantu meningkatkan waktu produksi hingga lebih dari 30 persen.

“Seratus tahun yang lalu, kakek buyut saya memiliki visi untuk membangun transportasi yang aman dan efisien untuk semua orang,” kata Bill Ford, Ford Executive Chairman melalui siaran pers resmi Ford pada 7 Oktober 2013. “Saya bangga karena ia mampu membawa kebebasan mobilitas bagi jutaan orang dengan membuat mobil yang terjangkau bagi keluarga dan visinya melayani masyarakat masih mendorong segala sesuatu yang kami lakukan hari ini.”

DSC_0183

Juga pada tahun 2017, hampir semua kendaraan Ford akan diproduksi dari sembilan platform inti, yang meningkatkan efisiensi produksi, sekaligus memberikan pelanggan fitur, efisiensi bahan bakar dan teknologi yang mereka inginkan di mana saja di dunia. Hari ini, Ford memproduksi kendaraan di 15 platform dan memiliki rangkaian kendaraan paling baru di industri.

“Prinsip-prinsip inti Henry Ford yaitu komponen berkualitas, alur kerja, pembagian kerja dan efisiensi masih relevan hari ini,” kata John Fleming, Ford Executive Vice President of Global Manufacturing.

“Dengan memanfaatkan tradisi itu, kami mempercepat upaya untuk menstandarisasi produksi, membuat fasilitas produksi menjadi lebih fleksibel dan memperkenalkan teknologi canggih untuk secara efisien memproduksi kendaraan terbaik pada nilai terbaik bagi pelanggan kami di mana pun mereka berada.”

DSC_0470

Ekspansi terbaru Ford dalam manufaktur dan produksi global telah membantu mempertahankan 130.000 pekerjaan tetap dan per jam di seluruh dunia. Ford juga menggerakkan perusahaan untuk memproduksi 6 juta kendaraan pada tahun 2013 – sekitar 16 kendaraan setiap 60 detik di seluruh dunia. Hingga tahun 2015, Ford akan membuka fasilitas di bawah ini:

• 2011: Fasilitas Perakitan Ford Sollers Elabuga – Rusia
• 2012: Fasilitas Perakitan Ford Sollers Naberezhnye Chelny – Rusia
• 2012: Fasilitas Perakitan Chongqing #2 – China
• 2012: Fasilitas Produksi Mesin Craiova – Rumania
• 2012: Ford Thailand Motors – Thailand
• 2013: Fasilitas Produksi Mesin Chongqing – China
• 2013: Fasilitas Perakitan Nanchang – China
• 2014: Fasilitas Produksi Mesin Camaçari – Brasil
• 2014: Fasilitas Perakitan Chongqing #3 – China
• 2014: Fasilitas Produksi Transmisi Chongqing – China
• 2014: Fasilitas Perakitan Sanand – India
• 2014: Fasilitas Produksi Mesin Sanand – India
• 2015: Fasilitas Perakitan Hangzhou – China
• 2015: Fasilitas Produksi Mesin Ford Sollers Elabuga – Rusia

Sebuah inovasi yang mengubah dunia

Tepat pada hari ini, seratus tahun yang lalu, Henry Ford dan timnya di fasilitas perakitan Highland Park meluncurkan kontribusi terbesar di dunia untuk manufaktur – lini perakitan bergerak pertama. Inovasi ini menyederhanakan perakitan 3.000 komponen Ford Model T dengan memecahnya menjadi 84 langkah berbeda yang dilakukan oleh kelompok pekerja bersamaan dengan tali menarik sasis kendaraan di lini perakitan.

DSC_0473

Proses baru ini merevolusi produksi dan mengurangi waktu perakitan untuk satu kendaraan dari 12 jam menjadi sekitar 90 menit. Dengan mengurangi uang, waktu dan tenaga kerja yang dibutuhkan untuk membangun mobil bersamaan dengan Henry Ford menyempurnakan lini perakitan selama bertahun-tahun, Ford mampu menurunkan harga Model T dari $850 menjadi kurang dari $300.

Untuk pertama kalinya dalam sejarah, kendaraan berkualitas menjadi terjangkau bagi masyarakat. Akhirnya, Ford memproduksi sebuah Model T setiap 24 detik dan berhasil menjual lebih dari 15 juta unit di seluruh dunia pada 1927, mencapai separuh dari semua mobil yang terjual saat itu.

“Pendekatan baru Ford menyebar dengan cepat, tidak hanya ke produsen mobil lain tetapi juga ke produsen piringan hitam, penghisap debu, lemari es dan barang-barang konsumen lainnya,” kata Bob Casey, mantan kurator transportasi di The Henry Ford, dan penulis The Model T: A Centennial History. “Lini perakitan menjadi karakteristik gaya produksi Amerika.”

DSC_0475

Pada tahun 1914, Ford menetapkan “upah harian $5”, upah yang signifikan pada saat itu, untuk memungkinkan karyawannya membeli kendaraan yang mereka produksi. Langkah ini menciptakan loyalitas di kalangan pekerja Ford dan diakui memunculkan konsumen kelas menengah baru yang tidak terhalang oleh batas geografis, bebas bepergian di jalan terbuka, tinggal di mana pun yang mereka inginkan dan mengejar impian “Amerika” mereka.

Para penggemar Ford hari ini menghormati Henry Ford dan lini perakitan bergeraknya yang orisinal. National Geographic Channel akan menandai peristiwa ini dengan sebuah film dokumenter mendalam baru sebagai bagian dari program “Ultimate Factories” yang ditayangkan pada hari Jumat, 18 Oktober. Informasi tentang film dokumenter ini dan jam tayangan lokalnya dapat ditemukan di sini.

Teknologi baru membentuk masa depan

Ford telah mewujudkan manfaat dari teknologi manufaktur canggih yang akan membentuk masa depan. Sebagai contoh, para teknisi Ford mengembangkan teknologi berhak paten satu-satunya yang sangat fleksibel untuk dengan cepat membentuk komponen lembaran logam untuk penggunaan produksi bervolume rendah.

DSC_0474

Teknologi ini, yang dikenal sebagai Ford Freeform Fabrication Technology, atau F3T, akan menurunkan biaya dan mempercepat waktu pengiriman untuk cetakan prototipe – dalam waktu tiga hari kerja dibandingkan dengan dua sampai enam bulan untuk prototipe yang dibuat dengan menggunakan metode konvensional.

Selain itu, Ford memperluas kemampuan dalam pencetakan 3D, yang menciptakan komponen 3D yang mewakili produksi lapis demi lapis untuk prototipe yang dapat diuji. Dengan pencetakan 3D, Ford dapat membuat beberapa versi dari satu komponen setiap kalinya dan memberikan bagian prototipe kepada teknisi untuk pengujian dalam hitungan hari, bukan bulan.

Ford juga berinvestasi dalam inovasi robotika untuk meningkatkan kualitas kendaraan dan efisiensi produksi. Sebagai contoh, sistem deteksi kotoran baru Ford menggunakan visi robotika untuk membuat model digital dari setiap kendaraan dalam perakitan akhir untuk menganalisis ketidaksempurnaan cat dan permukaan dibandingkan dengan model yang sempurna.

DSC_0469

Hasilnya telah secara signifikan meningkatkan kualitas permukaan pada kendaraan Ford dan lebih banyak waktu bagi operator di lini perakitan untuk mengatasi masalah yang kompleks. Robotika, dalam hal ini, memungkinkan Ford untuk bekerja lebih cerdas dalam meningkatkan produk bagi pelanggan dan memungkinkan pekerja untuk berfokus pada tugas-tugas yang lebih memerlukan pemikiran kritis.

Akhirnya, melalui “pabrik virtual”, Ford dapat meningkatkan kualitas dan mengurangi biaya dalam fasilitas manufaktur dunia nyata dengan menciptakan dan menganalisis simulasi komputer dari proses produksi kendaraan yang lengkap. Hal ini termasuk simulasi mengenai bagaimana pekerja lini perakitan harus mencapai dan meregang saat memproduksi kendaraan untuk memastikan kondisi kerja yang memenuhi standar ergonomis Ford. Sejak penerapan proses virtual ini pada tahun 2001, jumlah masalah ergonomis selama produksi fisik telah berkurang hampir 20 persen.

“Teknologi seperti pencetakan 3D, robotika dan manufaktur virtual dapat digunakan dalam penelitian tetapi memiliki aplikasi dunia nyata di masa depan,” kata Paul Mascarenas, Chief Technical Officer and Vice President, Ford Research and Innovation. “Kami menggunakan semangat inovasi Henry Ford sebagai patokan untuk membawa teknologi baru ke dalam proses manufaktur.”

Please follow and like us:

Leave a Reply