Menjajal Mercedes-Benz A200 Urban: Jakarta-Bandung (pp)

IF

27 Juli 2013. Pada hari Sabtu 20 Juli 2013, SL.com mendapat kesempatan menjajal langsung mobil terbaru Mercedes-Benz A200 Urban menempuh jalur tol Cipularang Jakarta-Bandung (pulang-pergi). Kondisi cuaca pada saat itu bervariasi antara terang mendung – hujan, namun beruntung perjalanan SL.com bersama keluarga berjalan dengan aman dan lancar. 

Kami start dari pintu tol Pondok Indah sekitar pukul 15.30, kemudian mampir di rest area Cipularang untuk istirahat, dan setelah itu kami sudah tiba di pintul tol Pasteur sekitar pukul 17.15. Maksud perjalanan singkat ini hanya sekedar mencicipi secara langsung dan mencari tahu kelebihan-kelebihan dari performance Mercedes-Benz A200 yang baru diluncurkan oleh PT Mercedes-Benz Indonesia pada 24 Juni 2013 (artikel launching).

Di Bandung, SL.com bersama istri dan seorang anak lelaki hanya sejenak menikmati suasana waktu buka puasa di kawasan Paris Van Java di Sukajadi, kemudian kami makan malam di restaurant Suharti di Cipaganti, membeli kue molen Kartika Sari di jalan Dago, dan sempat berbelanja t’shirt di kawasan Cihampelas yang macet total itu. Setelah itu kami meninggalkan kota Bandung pukul 21.30 dan kembali ke Jakarta dengan rute yang sama via tol Cipularang. Puji syukur kami sudah tiba dirumah pukul 23.00 wib.

Perjalanan SL.com bersama A200 ke Bandung tersebut memang terasa sangat singkat, namun cukup memuaskan, setidaknya sudah membawa A200 di lintasan tol yang sangat menantang. Disini SL.com dan anggota keluarga dapat merasakan sendiri secara langsung mobil petrol yang diisi bahan bakar Pertamax Plus RON95. Dan ternyata memang benar kinerja A200 ini sangat responsif dan stabil dalam setiap laju di kecepatan tinggi.

IF

A200 memiliki mesin 4 silinder in-line (segaris) berkapasitas 1,595 cc (1,600 cc) dijajal secara optimal di jalan tol TB Simatupang – tol TMII Cikunir – tol Cikampek dan tol Cipularang. Ini merupakan kesempatan langka bagi SL.com dapat merasakan sendiri mobil A200 lima pintu yang kental bernuansa sporty milik perusahaan PT Mercedes-Benz Indonesia.

A200 warna putih ini memiliki sensasi yang luar biasa, menggunakan pelek 17 inchi model 5 twin spoke light alloy wheels yang tampil keren. Sosok bodinya seperti mobil coupe/hatchback di permanis dengan tampilan 2 pipa kenalpot stainless steel berbentuk oval di kanan-kiri bodi belakang bawah, dan ground clearance-nya cukup rendah. Memiliki eksterior yang dinamis dan konturnya memikat. Pada bagian depan terlihat ekspresif logo bintang Mercedes-Benz, garis lekukan bodi samping yang dinamis. Pada bagian belakang terlihat bodinya cukup kokoh dengan punggung dan sayap yang lebar.

Ketika SL.com sudah duduk didalam mobil, pertama-tama melakukan adjusting tempat duduk kemudi secara elektronik dengan memainkan tombol pengaturan yang ada di pintu depan milik pengemudi. Memiliki sandaran kursi yang mantap seperti layaknya mobil sport maka posisi duduk pun dibuat rendah seperti posisi mobil balap.

IF

Setelah duduk dengan perasaan aman dan nyaman, maka sabuk pengaman dipasang. Sementara itu pedal rem ditekan dengan kaki kanan, dan tangan kanan langsung memutar kunci mobil immobilizer electronically. Dengan cepat mesin A200 pun segera menyala tanpa ada getaran. Pedal rem kaki kembali diinjak, kemudian tuas persneling yang terletak diposisi setir bagian kanan, dipindahkan dari posisi P ke R untuk manuver mundur. Setelah itu, tuas persneling di pindahkan ke posisi D untuk manuver maju.

Sehari sebelumnya, SL.com sudah mempelajari dengan seksama panel-panel instrumen yang ada di dashboard, serta tuas maupun tombol-tombol yang tersedia untuk memastikan kelancaran mengemudi, antara lain tuas cruise control, limiter kecepatan, tuas persneling di sisi kanan kemudi, tuas speedshift (minus dikiri, plus dikanan), tuas lampu sein, tuas wiper depan-belakang, dan juga tombol pencayahaan (lampu) baik untuk di luar maupun di dalam mobil.

Sebagai kendaraan mewah dengan tampilan model modern dan berteknologi tinggi, maka A200 tidak menyediakan tuas rem tangan, melainkan hanya tombol rem tangan yang perlu ditekan dengan jarik telunjuk kanan saja. Pemakaian rem tangan ini cukup di saat mobil lagi parkir saja. Untuk menonaktifkan rem tangan, tidak perlu repot karena pengemudi hanya injak pedal gas saja.

DSC_0026

Awalnya memang belum terbiasa dengan kendaraan “serba elektronis”, namun setelah mobil sudah di kemudikan, maka segalanya menjadi lancar. A200 memang serba otomatis dan ini sangat memudahkan pengemudi dalam berkendara, seperti cahaya lampu day lighting akan hidup secara otomatis ketika kunci start sudah di putar. Lampu besar untuk menyala secara otomatis ketika cahaya luar sudah gelap. Wiper akan bergerak secara otomatis ketika ada curahan air menyiram kaca depan, bahkan deru mesin akan mati sendiri ketika rem dinjak lama (eco mode).

Tak itu saja, di kemacetan atau lampu merah, biasanya SL.com merasakan kaki kanan terasa capek-pegel dan membutuhkan relaksasi, maka solusinya A200 menawarkan posisi hold, yaitu ketika mobil dirasa akan berhenti lama, maka rem cukup diinjak dengan mantap, setelah itu menu panel muncul teks “hold” yang menandakan kaki kanan boleh diangkat bebas dari injakan rem. Saat mobil harus bergerak maju, dengan mudah kaki kanan kembali menginjak pedal gas dan seketika itu deru mesin mobil akan hidup kembali (eco mode), dan mobil pun bergerak melaju sesuai injakan kaki kanan di pedal gas.

Pabrikan Mercedes-Benz asal Jerman ini sebenarnya memproduksi berbagai tipe A-Class berkode W-176 sebagai generasi ketiga A-Class. Konon A-Class generasi ketiga ini menggunakan paltform B-Class tapi di kategorikan sebagai A-Class. Model A-Class yang mulai dipasarkan tahun 2012 jelas sangat berbeda dengan A-Class generasi pertama dan kedua. Sebagai generasi baru, A-Class memiliki bodi eksterior yang lebih agrressive dan dinamis, bahkan memiliki karakter sport berjiwa muda yang siap melaju cepat seperti pelari atletik.

IF

Tingkat kepadatan dan keramaian sepanjang jalur tol TB Simatupang hingga pintul tol Pasteur Bandung pada saat itu terasa sangat bervariasi. Walalupun sepanjang jalan cenderung ramai, namun berkat akselerasi A200 yang mampu bergerak cepat, maka semua hambatan dapat dilewati dengan aman dan nyaman. Tak heran jika sekali kali SL.com perlu menambah kecepatan hingga 135 km/jam untuk mendahului beberapa kendaraan agar perjalanan terasa lebih lancar.

A200 putih ini memiliki tenaga maksimum 156 hp pada pada putaran mesin 5.300 rpm, dan torsi maksimum-nya hingga 250 Nm pada pada putaran mesin 1.250 – 4.000 rpm menjadikan mobil ini punya tenaga yang mumpuni. Dari manual booknya, catatan akselerasinya dari nol ke 100 km/jam dapat ditempuh dengan waktu 8.3 detik. Sedangkan top speednya bisa mencapai 224 km/jam, hanya saja disini SL.com tak sampai menempuh kecepatan lebih dari 135 km/jam dengan alasan keamanan.

Tenaga dan torsi yang disalurkan A200 melalui roda depan, lewat persneling tujuh tingkat kecepatan yang halus, spontan tanpa adanya interupsi karena memiliki teknologi dual clutch transmission 7G-DCT. Pada menu mode eco drive (E) terasa tarikan A200 sudah cukup mumpuni melahap jalan tol di kecepatan tinggi, namun sekali-kali SL.com ingin tarikan yang lebih kencang lagi, maka tombol menu drive dipilih ke menu sport (S), alhasil deru mesin direct injection A200 sedikit lebih bergaung dan pedal gas minta lebih ditekan lagi agar mobil melaju lebih pesat.

IF

Menu drive sport (S) ini sangat diperlukan ketika SL.com ingin lebih melesat pada saat mendahului kendaraan-kendaraan “lawan” yang berada didepan, atau saat SL.com ingin menjauh dari kendaraan yang mendekat atau ingin bersaing dengan A200. Bahkan sekali-kali SL.com memainkan tuas speedshift secara spontan untuk mendapatkan akselerasi optimum dengan cara oper gigi ke bawah (minus), oper gigi keatas (plus). Hal ini sebenarnya SL.com sedang memainkan persneling otomatis dengan cara manual (M), walaupun mesin secara pasti akan kembali “menyesuaikan diri” kepada menu otomatis.

Rute pulang, yaitu Bandung-Jakarta rasanya jauh lebih menantang. Pertama ditempuh malam hari, kedua lebih banyak turunan tajam khususnya di tol Cipularang, ketiga kondisi alam hujan dan berkabut tebal, dan ke-empat banyak jalan bergelombang. Diperlukan nyali besar mengendalikan A200 yang haus dengan kecepatan, apalagi ketika A200 bertemu dengan “lawan” yang ingin bersaing dan mendekat. Untung saja suspensi, pengereman A200 ini begitu sempurna sehingga tetap nyaman dikendalikan ketika diajak menikung dengan kecepatan di atas rata-rata.

Bagusnya pencahayaan A200 dilengkapi dengan lampu depan Bi-xenon yang inovatif, mampu memberikan penyinaran yang sangat terang, jelas, dan sangat aman. Hal ini berkat teknologi xenon di masing-masing lampu dekat dan jauh yang terlihat dari rumah lampunya yang besar melebar. Selain karena tingkat keterangan dan ketahananannya yang baik, lampu Bi-xenon A200 ini juga mampu menyajikan tampilan yang elegan dan kuat di malam hari.

IF

Bagaimana soal konsumsi bahan bakar? Mercedes-Benz terbukti terus berinovatif soal ramah lingkungan untuk setiap produk-produk terbarunya, baik dari teknologi mesin maupun desain bodi/model. Untuk koefisien A200 Urban ini hanya 0.28 cd, dimana angka ini sudah cukup membantu penghematan konsumsi bahan bakar, sekaligus membuat kendaraan A200 ini menjadi salah satu mobil yang paling aerodinamis di kelasnya yang diperkuat dengan BlueEFFICIENCY.

A-200 Urban ini juga menawarkan angka emisi rendah, yaitu 127g/km. Dengan standar emisi Euro 6, konsumsi bahan bakarnya adalah 5.4 liter/100 km atau 1 liter mampu menempuh perjalanan sejauh 18.5 km (rute kombinasi). Pasalnya A200 ini sudah ini dilengkapi dengan standar fungsi ECO start/stop yang bisa membuat mobil ini menjadi sangat efisien dan ramah lingkungan. Jadi, jangan kaget dengan menu ECO On (aktif) maka deru mesin akan berhenti/mati (iddle) seketika saat mobil lagi berhenti dengan injakan rem.

Bicara soal interior jangan ditanya lagi. Pertama lihat bagian interior A200 pada bagian jok atau kursinya yang dibalut dengan bahan kulit ARTICO buatan tangan. Kemudian kemewahan dashboard serta panel petunjuk disekitar kemudi, bisa dikatakan sangat lengkap, mewah dan keren bergaya anak muda. Yang pasti A200 ini menawarkan serangkaian fitur hiburan, seperti Mercedes-Benz radio audio 20 dengan CD changer dan 6 loudspeakers yang dikonfigurasikan dengan interior kendaraan. Seluruh fitur hiburan ini bisa dikendalikan dari setir kemudi yang multifungsi.

IMG_00001916Setiap pengemudi A200 antara lain Suami-Istri-Anak dan seorang supir pastinya memiliki posisi duduk yang berbeda-beda. Disini A200 menawarkan istilah “tak perlu repot-repot lagi” mengatur posisi duduknya. Soalnya A200 memiliki paket memori yang memungkinkan setiap pengendara memiliki “memory seat” sendiri-sendiri maximum untuk 4 orang yang bisa menyesuaikan kursi pengemudinya secara otomotis ketika pengemudi sudah berganti orang.

Kenyamanan dan keamanan menjadi prioritas Mercedes-Benz, karena A200 juga sudah memiliki sistem keamanan yang inovatif seperti Attention Assist, Adaptive Break Assist, Tire pressure loss warning system, Active Parking Assist termasuk PARKTRONIC dan Rescue Assistance.

Dari perjalanan singkat Jakarta-Bandung-Jakarta ini, SL.com menyatakan rasa puas telah mengemudikan Mercedes-Benz A200 Urban berwarna putih. Tak terasa kelelahan yang berarti, pasalnya memang harus diakui Mercedes-Benz menawarkan kendaraan dengan teknologi dan performa tinggi, berkualitas, serta memiliki kenyamanan dan keamanan pada level kendaraan premium. Tak heran jika harga unit A200 Urban ini ditawarkan dengan harga Rp. 499 juta Off The Road yang mana saat ini sudah bisa dipesan dan dibeli oleh masyarkat Indonesia.

ALBUM PHOTO

Please follow and like us:

3 thoughts on “Menjajal Mercedes-Benz A200 Urban: Jakarta-Bandung (pp)

  1. Om Stephen kalo ngereview mobil – mobil di pasar Indonesia dibikin seperti Mr. saabkyle04 dong supaya lebih detail, karena di Indonesia belum ada yang ngereview mobil seperti Mr. saabkyle04 yang selalu update.

  2. […] Juli 2013. Setelah menjajal Mercedes-Benz A200 ke Bandung, pada hari berikutnya SL.com memenuhi undangan Majalah MOTOR Modified Cars & Lifestyle hadir di […]

  3. […] Mercedes-Benz A45 AMG Edition akan dibawa langsung dari Jerman dan kemungkinan besar akan ditawarkan kepada penggemar mobil Mercedes secara terbatas. Sosok bodinya nyaris sama persis dengan Mercedes-Benz A200 yang pernah di jajal SL.com menempuh kota Bandung (artikel ini). […]

Leave a Reply