Mercedes-Benz Indonesia Launching Minibus Sprinter & Chassis Bis O 500 R 1836

482473_10151541634677530_1719484777_n

4 Juni 2013. Mercedes-Benz Indonesia kembali menetapkan standar terbaru di pasar kendaraan komersial mewah dengan meluncurkan kendaraan yang telah lama dinantikan, Sprinter minibus dan chassis bis O 500 R 1836. Acara peluncuran berlangsung di kawasan pabrik Mercedes-Benz Indonesia di Wanaherang Bogor, Jawa Barat pada Senin 3/6/13.

Kedua kendaraan ini hadir untuk memenuhi permintaan pasar yang meningkat akan kebutuhan bis-bis mewah dengan fitur-fitur keamanan dan kenyamanan yang baik. Kendaraan ini juga membawa keuntungan bagi para operator bis karena nilai ekonomis dari segi pengoperasian dan perawatannya.

“Saat ini dengan pasar yang berkembang pesat dan semakin kompetitif, operator bis juga dituntut untuk bisa menawarkan penumpang sebuah kendaraan yang tidak hanya mewah dan nyaman, namun juga aman,” ujar Dr. Claus Weidner, Presiden & CEO Mercedes-Benz Indonesia pada saat acara peluncuran di pabriknya.

1218_10151541634477530_964878344_n

Olaf Petersen, Direktur Penjualan Kendaraan Komersial saat mempresentasikan produk memaparkan, “Sprinter minibus ini, dengan desain berbasis monocoque, menjadi sangat berbeda dari standar minibus lain di Indonesia yang dibangun dari chassis berbasis truk.”

“Desain tersebut membuat Sprinter menjadi lebih ringan yang artinya menghemat konsumsi bahan bakar, lebih stabil bagi penumpang, dan memberikan perlindungan anti-karat yang lebih baik karena menggunakan cat dengan sistem celup (KTL), sehingga otomatis mengurangi biaya perawatan body.”

“Sprinter ini didukung oleh kekuatan mesin diesel dengan torsi tinggi mencapai 150hp dan 330 Nm; sehingga memungkinkan kendaraan dengan mudah mencapai kecepatan maksimum untuk membawa penumpang ke tujuan mereka secara aman dan lebih cepat.”

969919_10151541634617530_287197533_n

“Dengan torsi yang tinggi, membuat kendaraan ini ideal untuk kondisi jalan raya maupun jalan bebas hambatan di Indonesia yang terkadang menantang, seperti pada saat tanjakan terjal dan tikungan tajam,” lanjutnya.

Dengan tiga versi A2 (14 kursi), A3 (20 kursi) dan A4 (22 kursi), minibus Sprinter menawarkan kenyamanan antara lain memiliki pijakan pintu masuk yang rendah, pintu geser otomatis, tinggi interior 1,9 m, kursi yang nyaman dan sound system untuk menghibur penumpang. “Model premium Sprinter minibus ini cocok untuk transportasi mewah para wisatawan, hotel, antar-jemput bandara, transportasi sekolah dan juga penggunaan pribadi,” tambah Dr. Weidner.

Chassis bis O 500 R 1836 juga merupakan terobosan di segmennya, berkat mesin 12 L yang memungkinkan bis ini untuk mendaki bukit tanpa mengurangi perpindahan percepatan (gigi) secara signifikan.

945291_10151541635952530_42601167_n

“Dengan torsi mesin bis 1.750 Nm, O 500 R 1836 lebih kuat dua kali lipat dibandingkan dengan standar bis yang tersedia di pasar,” jelas Olaf. “Bis ini juga dilengkapi dengan teknologi Voith retarder yang secara signifikan mengurangi pengoperasian services brake hingga 85 persen. Dengan demikian, hal ini juga meningkatkan umur pakai brake linings hingga delapan kali lipat. Fitur yang dimiliki ini meningkatkan kenyamanan dan memungkinkan waktu perjalanan menjadi lebih cepat.“

O 500 R 1836 memiliki panjang 12,8 m, sehingga bisa menambah satu baris kursi ekstra dibandingkan dengan standar bis 12 m. Lebih dari itu, karena desain ruang-nya, bis ini menawarkan bagasi yang luas bagi para penumpang untuk menyimpan barang-barang.

“Dengan memperkenalkan chassis bis O 500 R 1836 ini, akan memperkuat posisi Mercedes-Benz di pasar bis Indonesia,“ ujar Dr. Weidner.

Baik Sprinter maupun chassis bis O 500 R 1836 didesain dengan teknologi tinggi dengan sangat memperhatikan kenyamanan dan keamanan untuk menjamin kepuasan dalam mobilitas customers.

Olaf menjabarkan, “Fitur-fitur keamanan minibus dan bis kami mengungguli standar dari kendaraan lain di segmen ini. Contohnya, tidak seperti kebanyakan kendaraan lainnya, Sprinter didasarkan pada rem cakram dan as roda yang memberikan kinerja rem lebih baik.”

Kinerja rem pada Sprinter ini didukung oleh berbagai sistem terpadu, terutama Anti-lock Braking System (ABS), Acceleration Skid Control (ASR), Electronic Brake System (EBS), Brake Assist (BAS) dan Electronic Brake Distribution (EBD) dan Electronic Stability Program (ADAPTIVE ESP®).

Sedangkan pada bis O 500 R 1836 dilengkapi dengan fitur Electronic Brake System (EBS), Anti-lock Braking System (ABS), dan Acceleration Skid Control (ASR).

Selain dari fitur keselamatan dan kinerja kecepatan rata-rata kendaraan yang meningkat, Sprinter minibus dan bis O 500 R 1836 juga dirancang untuk memberikan pengemudi dan penumpang ruang dan kenyamanan dalam berkendara.

Hadir juga pada acara peluncuran, konsultan perjalanan independen, Amalla Vesta yang mengatakan bahwa turis lokal atau asing dan grup bisnis semakin gencar mencari operator bis yang dapat menyediakan bis yang mewah, nyaman dan aman.

“Permintaan untuk kenyamanan, kemewahan dan keamanan bahkan lebih besar ketika perusahaan multi-nasional mengadakan pertemuan di lapangan atau saat mengadakan acara liburan perusahaan,” ujarnya.

“Ini merupakan kesempatan bagi operator bis untuk mengembangkan bisnis dan meraih pendapatan yang berkelanjutan,” tutup Dr Weidner.

Kedua kendaraan ini didukung oleh jaringan dealer bis Mercedes-Benz yang meliputi pulau Jawa, Sumatera, Bali, Kalimantan dan Sulawesi.

ALBUM PHOTO

Leave a Reply