Liang melihat Indonesia sebagai batu loncatan ke Olimpiade

liang-wenchong-

24 Maret 2013. Pemain golf terkemuka asal Cina, Liang Wenchong melihat Enjoy Jakarta Indonesia PGA Championship yang akan diselenggarakan minggu depan sebagai batu loncatan untuk bisa berpartisipasi dalam pertandingan golf Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro.

Liang adalah salah satu pemain bintang dalam turnamen berhadiah US$1,000,000 yang merupakan kolaborasi antara OneAsia dan Japan Golf Tour Organization. Ia tidak menyembunyikan keinginan besarnya untuk menjadi perwakilan dari Cina yang akan berangkat ke Olimpiade di Rio, dan ia juga menata dengan sangat baik jadwal turnamen yang ia ikuti untuk mengamankan posisinya menjadi perwakilan Cina di Olympic Games.

“Dimana pun saya bermain tahun ini, tujuan saya adalah untuk menambah poin dalam peringkat dunia dan seluruh usaha saya itu saya lakukan untuk mempersiapkan Olimpiade pada 2016,” ungkap Liang, yang telah empat kali menjadi pemenang dalam turnamen One Asia dan 14 kali memenangkan turnamen lain termasuk didalamnya, tur Asia dan Eropa.

LIANG WENCHONG

“Selain itu, juga ada dua acara besar di Cina tahun ini. Yang pertama adalah China National Games dan saya berharap dengan kerjasama bersama tim, kami dapat memenangkannya untuk Provinsi Guangdong. Acara lain adalah Mission Hills World Cup dimana saya berharap dapat bermain untuk Cina dan memberikan permainan terbaik.”

Pegolf berumur 34 tahun ini, tumbuh dalam asuhan Zhang Lianwei, yang dianggap sebagai legenda golf profesional Cina, Liang sekarang menjadi penerus dan telah menginspirasi generasi muda, dimana beberapa diantara mereka saat ini sedang memecahkan rekor dunia dalam olahraga yang pada dua dekade lalu tidak terlalu dikenal di Cina.

Pada hari Rabu, pemain amatir merusia 12 tahun, Ye Wocheng memenangkan kualifikasi daerah untuk mendapatkan tempat di Volvo China Open bulan April mendatang, Kolaborasi antara OneAsia dan European Tour, menjadi pemain termuda yang pernah bermain dalam sebuah tur turnament profesional dan tahun lalu melampaui rekor rekan senegaranya Guan Tianlang yang mendapatkan gelar tersebut di usia 13 tahun dan 177 hari.

Guan akan menjadi pemain termuda yang pernah bermain di U.S Masters ketika ia berlaga di Augusta pada bulan depan di usia 14 tahun, yang sama dengan rekan senegaranya Andy Zhang, yang lolos tahun lalu dalam US Masters pada usia yang sama.

Sementara olahraga ini mulai masuk ke negara dengan populasi terbesar, Liang mengatakan bahwa pemain muda dari Cina masih memiliki jalan panjang sebelum mereka dapat memegang gelar dan bertanding dengan pemain terbaik dunia.

“Saya agak terlambat masuk ke golf club, sebelum saya berumur 15 tahun saya belum pernah menyentuh club,” kata Liang, yang merupakan pemenang dalam turnamen OneAsia Nanshan China Masters di bulan Oktober, dimana turnamen tersebut telah membawanya ke peringkat 167 dunia, yang merupakan peringkat terbaiknya dalam dua tahun.

“Golf bagaikan mimpi yang tak terjangkau bagi anak-anak pedesaan seperti kami, jadi ini sangat sulit untuk saya untuk memahami bagaimana golf berkembang begitu cepat di Cina. Saya pikir alasannya terletak pada kondisi negara yang semakin terbuka, peningkatan standar hidup dan upaya China Golf Association untuk mempromosikan olahraga ini.”

Meski demikian, golf masih menjadi olahraga minoritas saat ini dan keberhasilan beberapa orang tidak menyembunyikan fakta bahwa golf mulai tumbuh di Cina.

“Para pemain muda hanya bagaian kecil dari olah raga golf di Cina. Dibandingkan dengan negara-negara lain, kita masih di tahap awal … kita masih perlu menempuh jalan yang panjang.”

Liang berniat untuk mempertahankan bendera Cina berkibar di Emeralda Golf Club pekan depan ketika ia mengambil salah satu bidang terkuat di Asia-Pasifik yang pernah dirakit berdasarkan hubungan berkembang antara OneAsia Tour dan Jepang.

Prayad Marskaeng naik lebih dari 100 peringkat di dunia dan menduduki ranking ke- 218 setelah kemenangannya di Thailand Open pekan lalu, dan Liang mempunyai target untuk medapat poin terbaik yang di tawarkan di Enjoy Jakarta Indonesia PGA Championship.

“Saya pikir kenyataan bahwa OneAsia menggaet Japan Tour sangat baik dan hal ini menciptakan lebih banyak peluang di level atas untuk pemain serta mendapatkan sorotan yang lebih banyak dari media di seluruh dunia,” kata Liang, yang mendapatkan hasil terbaik di negeri matahari terbit dan juga sebagai runner-up tahun lalu di ANA Open.

“Saya akan sangat senang jika OneAsia bisa diselenggarakan di Jepang, terutama karena saya berbasis diJapan Tour dan saya bisa mendapatkan poin peringkat baik di Jepang dan di OneAsia. Ini sangat baik sekali!.”

Liang tahu ia harus menjadi yang terbaik di Emeralda minggu depan – Liang selesai di posisi kesembilan di Indonesia Open yang diadakan tahun lalu – sebagai bintang lapangan yang menunjukkan beberapa pemain terbaik, termasuk juara bertahan Andre Stolz, empat kali pemenang European Tour – Jeev Milkha Singh dari India, dan pemain nomor satu Asia, Thaworn Wiratchant.

Pemain lain yang akan di sorot dalam turnamen adalah yang telah dua-kali memenangkan U.S PGA, Daniel Chopra – yang menghabiskan masa mudanya di Indonesia – Kim Kyung-tae, pemain Korea pertama yang memenangkan Japan Tour Order of Merit, legenda golf dari Jepang Shingo Katayama dan bintang Indonesia Rory Hie.

“Emeralda sangat indah dengan pemandangan yang luar biasa, tetapi memiliki fairways yang kesat dan sempit,” kata Liang. “Jika kondisi berangin, itu bisa menjadi tantangan besar bagi para pemain.” tutupnya.

Please follow and like us:

Leave a Reply