Subhan Aksa Raih Otomotif Award, Bekal Spirit ke Reli Dunia 2013

Subhan Aksa (kiri)

22 Maret 2013. Sebagaimana sudah ditulis pada artikel ini, kelompok media Otomotif Group menggelar Otomotif Award 2012. Ini ajang tahunan untuk memberikan penghargaan kepada insan otomotif nasional yang berkontribusi positif di bidang masing-masing, salah satunya olahraga otomotif.

Untuk penghargaan Motorsport Driver of The Year, Otomotif Group yang merupakan anak perusahaan Kelompok Kompas Gramedia ini menjatuhkan pilihan kepada Subhan Aksa. Itu berkat perjuangan dan prestasinya di kancah FIA 2012 Production World Rally Championship (PWRC). Para juri menilai perjuangan Subhan di reli dunia itu layak diapresiasi mengingat level dan ketatnya persaingan di PWRC yang merupakan pintu gerbang ke kelas utama WRC (World Rally Championship).

Terlebih karena Subhan mampu memberikan prestasi yang mengharumkan nama Indonesia. Dari enam seri yang dikuti sepanjang 2012, pereli asal Sulawesi Selatan ini mampu menapak ke podium sebagai runner up di seri Acropolis Yunani dan Selandia Baru dan podium ketiga di seri Spanyol.

Di podium itu Subhan dan navigatornya senantiasa membawa bendera Merah Putih dalam ukuran besar dan mengibarkannya di tengah sorotan kamera media dari seluruh dunia. Di akhir kompetisi 2012, Subhan sukses menempati di 5 Besar kejuaraan umum, dan itu merupakan prestasi tertinggi pereli Indonesia di kancah dunia.

Tahun sebelumnya, penghargaan di bidang motorsport diberikan Otomotif Group kepada Rio Haryanto, pembalap muda Indonesia yang tengah meniti karir menuju balap F1 dan kini berkompetisi di ajang GP2.

“Saya bersyukur dan berterima kasih atas penghargaan ini, apalagi diberikan saat saya baru melakoni reli dunia itu secara regular di tahun pertama. Jujur saja, saya benar-benar tak menduga akan mendapat apresiasi sebesar ini. Sekali lagi terima kasih buat keluarga besar Otomotif Group dan pastinya apresiasi ini akan menambah spirit kami untuk kembali berjuang di reli dunia,” komentar Subhan seusai penganugerahan.

Musim kompetisi 2013 ini Subhan sudah mengagendakan turun kembali di gelanggang WRC2. Itu kelas baru bentukan FIA yang berputar mulai 2013. Kelasnya masih setingkat di bawah WRC, tapi mobil-mobil kompetisinya bisa dikatakan hampir sama dengan mobil-mobil WRC. Hanya sebagian kecil regulasi teknisnya yang berbeda, seperti ukuran pipa turbo yang beda beberapa milimeter. Untuk itu Subhan pun mengganti pacuan agar bisa kompetitif di WRC2.

“Karena itu kami belum bisa bicara soal target ataupun tantangan yang bakal dihadapi. Yang pasti butuh kerja dan perjuangan keras. Untuk hal itu kami sudah siap. Harapannya ya tentu lebih baik dari musim lalu,” kata Subhan yang baru saja membentuk kepengurusan Pengprov IMI Sulsel setelah terpilih jadi ketua lewat Musprov pada 24 Februari lalu.

Pada kesempatan ini ia pun mempertegas komitmennya untuk membangun prestasi atlet otomotif Sulsel. Janji membangun sirkuit yang ia janjikan saat deklarasi menjadi Ketua Pemprov IMI Sulsel, misalnya, sudah direalisasikan dengan memulai pembangunannya dengan penimbunan lahan di Tanjung Bunga, Makassar. Sirkuit permanen itu diharapkan bisa beroperasi pada 2014 sehingga para pembalap Sulsel tak lagi perlu berlatih ke Jakarta seperti selama ini.

Leave a Reply