Subhan Aksa, Ketua IMI Sulawesi Selatan Periode 2012-2016

image

24 Februari 2013. Hanya Subhan Aksa dan Yasir Mahmud yang maju ke pemilihan Ketua Pengprov IMI Sulsel yang menyelenggarakan Musyawarah Provinsi di Hotel Clarion, Makassar, Minggu (24/2). Karena hanya berdua, rivalitas pendukung kedua pengusaha muda itu pun berlangsung alot saat proses pemilihan berlangsung.

Masing-masing kubu kedua calon sibuk memperjuangkan kandidatnya dalam pemaparan sikap para anggota yang mewakili klub-klub otomotif Sulsel. Namun, suasana forum terasa agak panas seusai kedua kandidat memaparkan visi dan misi masing-masing. Adu argumentasi berlangsung sengit. Rapat diskors 10 menit dan pemilihan akhirnya disepakati dengan sistem voting.

Lewat proses penghitungan yang riuh penuh semangat, Ubang kemudian terpilih dengan suara mutlak sebanyak 40 dari peserta sebanyak 64. Dalam pemaparan visi dan misinya, Subhan yang dikenal masyarakat Sulsel secara luas dengan panggilan Ubang, kembali menegaskan semangat dan keinginan terbesarnya untuk membangun IMI Sulsel baik dari segi kualitas organisasi maupun prestasi sebagaimana ia deklarasikan pada Jumat (22/2) lalu.

Untuk meningkatkan kesempatan atlet Sulsel berprestasi di kancah nasional maupun internasional, tegasnya, tak ada cara lain kecuali membangun insfrastruktur yang memadai dan modern.

“Sulsel sudah harus punya sirkuit sendiri. Dan, saya pastikan IMI Sulsel akan memiliki perangkat timing system sendiri yang berteknologi mutakhir. Itu sangat mendasar dan penting untuk membangun iklim kompetisi balap yang sehat, fair, dan profesional. Kedepan kita tak lagi harus meminjam alat itu ke Jakarta,” tegas Ubang yang pada pagi hari tadi sukses menyelenggarakan lomba Bosowa 10K yang diikuti ribuan pelari.

Tanggapan beragam muncul dari floor pasca terpilihnya Ubang menjadi pemimpin IMI Sulsel. Umumnya peserta tak ragu dengan kepemimpinannya meski usia relatif muda. Pengalaman panjangnya sebagai atlet olahraga otomotif menjadi nilai plus karena pastinya sangat memahami berbagai persoalan di lapangan dan sekaligus solusinya. Kalaupun ada kekhawatiran, hanyalah soal pembagian waktu Ubang yang demikian sibuk. Tak hanya sibuk mengurusi bisnis grup Bosowa yang sudah menggurita keberbagai sektor industri dan jasa, tapi juga lantaran keikutsertaan Ubang dalam kancah reli dunia FIA-WRC2 tahun ini di sejumlah negara.

“Ia harus bisa bagi waktu, jangan sampai IMI Sulsel justru kurang perhatian. Semoga perwujudan sirkuit yang beliau janjikan juga bisa diwujudkan karena itu adalah harapan seluruh komunitas otomotif daerah ini,” ujar salah satu seorang pengurus klub lokal.

One thought on “Subhan Aksa, Ketua IMI Sulawesi Selatan Periode 2012-2016

Leave a Reply