IIMS 2013 Usung Strategi Pintar “Smart Vehicle Mobility”

image006

12 Februari 2013. Isu efisiensi energi telah menjadi perhatian semua pihak; pemerintah, pemangku kepentingan, penggerak industri, organisasi swasta, serta masyarakat luas. Dan dengan pesatnya pertumbuhan aktvitas kendaraan di kota-kota besar Indonesia, saat ini mobilitas yang hemat bahan bakar, bebas emisi menjadi jawaban utama atas tuntutan pergerakan ramah lingkungan yang kian menggaung.

Dengan dukungan pemerintah, industri otomotif menggodok beragam program ramah lingkungan, yang terkini adalah Low Carbon Emission Program (LCEP) yang seyogyanya akan dikeluarkan dalam waktu dekat ini. LCEP merupakan sebuah payung besar yang menaungi berbagai program ramah lingkungan seperti program Low Cost Green Car (LCGC), kendaraan hybrid, kendaraan berbahan bakar bio serta kendaraan elektrik.

Penggalakan program tersebut juga menginspirasi pemilihan tema The 21st Indonesia International Motor Show (IIMS) 2013. Dengan semangat yang sama, IIMS 2013 mengusung “Smart Vehicle Mobility” sebagai tema dan kembali membuktikan konsistensi nya dalam mengusung tema teknologi ramah lingkungan.
Mencatat Sejarah

LCGC adalah salah satu program di bawah payung LCEP yang paling populer dipublik Indonesia saat ini, pengenalan program kendaraan yang akan dipasarkan dengan harga terjangkau ini akan menjadi catatan penting dalam sejarah industri otomotif di Indonesia. Pasalnya, produk tersebut mendukung rencana pemerintah mengurangi konsumsi bahan bakar minyak bersubsidi dan emisi gas karbon.

Mendapat dukungan penuh dari merek dan pemain besar di industri otomotif Indonesia, kendaraan berteknologi hemat konsumsi bahan bakar dengan harga terjangkau bukan lagi jadi impian semata bagi masyarakat Indonesia. Program LCGC merupakan langkah dari industri otomotif Indonesia untuk mengembangkan inovasi teknologi. Teknologi eco-inovasi sendiri telah diidentifikasi sebagai solusi kunci untuk mengurangi pemborosan bahan bakar pada sebuah mobil, dan membuka insentif baru bagi industri otomotif Indonesia untuk berinvestasi di dalamnya.

Ketua Umum Gaikindo yang baru saja terpilih untuk periode ke-duanya, Sudirman M.R mengatakan bahwa program LCGC merupakan upaya pemerintah dan industri otomotif menekan pemborosan bahan bakar sekaligus menciptakan kesempatan bagi industri otomotif Indonesia berkembang lebih besar lagi,

“Program LCGC akan menjadi langkah kongkrit kepedulian dan peran aktif industri otomotif dalam semangat efisiensi energi di Indonesia” ujarnya.

Sudirman juga meyakini bahwa dengan teknologi dan kemampuan sumber daya manusia yang dimiliki Industri otomotif Indonesia, peluang untuk para pelaku otomotif di dalam negeri meningkatkan investasi terbuka sangat lebar.

Optimisme yang diungkapnya itu sesuai dengan 2 dari 5 program kerja Gaikindo tiga tahun ke depan. Dua program kerja tersebut adalah meningkatkan kandungan lokal semaksimal mugkin untuk menghadapi persaingan pasar bebas dan mendorong kemajuan industri otomotif khususnya dalam hal rancang bangun.

Strategi Pintar : Hemat, Bersih dan Terjangkau

Sudirman MR juga menjelaskan bahwa melalui IIMS, salah satu kegiatan yang rutin dilaksanakan oleh Gaikindo untuk menunjukkan perkembangan industri otomotif di tanah air, tema “Smart Vehicle Mobility” digaungkan sebagai bukti langkah kongkrit kepedulian dan peran aktif industri otomotif memimpin jalan untuk semangat efisiensi energi di Indonesia.

“Smart Vehicle Mobility adalah pengenalan sistem transportasi yang memiliki standar efisiensi yang mengurangi pemborosan bahan bakar, serta mengurangi emisi gas buang berlebih. Karena lewat teknologi energi yang hemat dan bersih akan terbangun sistem mobilitas masa depan” paparnya.

Tujuan akhir dari tema IIMS kali ini adalah untuk mendorong pengembangan mobilitas cerdas berkendara yang tidak hanya mempertimbangkan kenyamanan visual, dan juga keterjangkauan dalam sisi ekonomikal, namun juga memiliki teknologi hemat energi yang mumpuni hingga dapat mengurangi emisi yang ditinggalkan. Dan program LCGC dengan teknologi ramah lingkungan yang hemat dan bersih, serta ditawarkan dengan harga yang terjangkau adalah gambaran pasti dari tema “Smart Vehicle Mobility” yang diusung IIMS 2013.

Bukan hanya Gaikindo yang mempercayakan IIMS sebagai wadah informasi dan sekaligus edukasi yang mempromosikan semangat efisiensi energi, para Agen Pemegang Merek (APM), sebagai pelaku industri otomotif juga memilih IIMS 2013 sebagai salah satu wahana untuk menunjukkan komitmen mereka mengusung semangat yang sama dengan memperkenalkan berbagai teknologi yang mereka kembangkan untuk mempercepat pengembangan teknologi kendaraan hemat energi di area pamer mereka.

Dengan tema yang selaras dengan program Gaikindo dan industri otomotif Indonesia, IIMS 2013 yang berlangsung pada 19 – 29 September tahun ini, akan benar-benar memaksimalkan penyelenggaraannya. Berlangsung selama total 11 hari, IIMS 2013 akan memenuhi seluruh area JIExpo – Kemayoran dengan kehadiran 35 Agen Pemegang Merek (APM) dan industri pendukungnya yang juga akan hadir dengan tampilan maksimal.

Pameran unggulan yang dilaksanakan Dyandra Promosindo ini menggunakan area pamer lebih dari 75.000 m2, meliputi seluruh area hall, yakni area Hall A, B, Hall C1 dan C2, Hall D1 dan D2, dan juga seluruh area outdoor serta lima semi permanent hall yang diperuntukkan khusus bagi industri pendukung otomotif Indonesia.

Pemilihan tema “Smart Vehicle Mobility” pada IIMS 2013 diharapkan akan mendorong pengunjungnya untuk ikut berkomitmen memilih cara cerdas berkendara, dan lewat produk-produk kendaraan dengan teknologi LCGC yang dihadirkan dalam pameran kali ini, IIMS 2013 juga ingin mengedukasi pengunjung setianya dalam memilih kendaraan yang dilengkapi teknologi efisiensi bahan bakar maksimal untuk menemani kegiatan hariannya.

Dengan kesadaran dan dukungan penuh dari seluruh lini, perubahan bukan lagi mimpi, dan Indonesia yang efisien dalam menggunakan energi bahan bakar serta bersih dari emisi berlebih akan terwujud.

Please follow and like us:

Leave a Reply