All New Mazda CX-5 Berbekal 56 Liter BBM Mampu Jelajahi Pulau Jawa-Bali

Mazda SKYACTIV E-Halt Challenge_2

12 Februari 2013. Tujuh tim SKYACTIV E-Halt Challenge yang terdiri dari 14 peserta dan berkendara menjelajahi Jawa-Bali selama 4 hari menggunakan All-New Mazda CX-5, berhasil merampungkan perjalanannyadi tujuan akhir yaitu Pulau Bali pada hari Kamis, 7 Februari 2013 lalu.

Memulai perjalanan dari titik start SPBU Shell Jl. Gatot Soebroto, Jakarta, pada Senin, 4 Februari 2013 pukul 07.30 WIB, tangki ketujuh Mazda CX-5 dipenuhi bahan bakar masing-masing sebanyak 56 liter setelah sebelumnya sama sekali dikosongkan. Pengisian bensin ini juga turut disaksikan oleh para peserta untuk membuktikan kendaraan yang digunakan selama kegiatan ini berada di level dan kondisi yang sama.

Ketujuh tim berangkat dengan kondisi lingkungan kendaraan yang telah ditetapkan; komposisi berat badan pengendara dan 1 orang penumpang diatur agar setiap kendaraan memiliki beban yang sama, kendaraan dibebaskan dari beban bagasi apa pun termasuk perlengkapan pribadi kedua peserta dan air conditioner dipasang secara standar pada level 25 derajat (full auto dengan eco-mode).

“Hal ini dilakukan untuk mempermudah pengukuran penggunaan bahanbakar, dengan menciptakan standar lingkungan kendaraan yang sama dan perlakuan yang adil bagi peserta di ketujuh Mazda CX-5 tersebut.”,jelas Astrid Ariani Wijana, Marketing Manager PT. Mazda Motor Indonesia.

Presiden Direktur PT. Mazda Motor Indonesia, Keizo Okue hadir bersama Country Communication Manager Shell Indonesia,Inggita Notosusanto, untuk melepas tim E-Halt Challenge Mazda CX-5 dan sekaligus menyerahkan secara simbolis cindera mata dari Shell Indonesia kepada perwakilan peserta.

“Kami sangat bangga dipercaya oleh PT. Mazda Motor Indonesia sebagai official partner bahan bakar untuk program E-Halt Challenge Mazda CX-5 ini,” ujar Inggita.

Mazda SKYACTIV E-Halt Challenge_3

Menambah keceriaan program, masing-masing tim diberi nama unik seperti Tim Jambal Roti, Tim Cabe Rawit, Tim Tempe Bacem, Tim Rujak Cingur, Tim Garang Asem, Tim Terong Baladodan Tim Sambal Terasi. Pemilihan nama tim tersebut diambil dari nama makanan kesukaan anggota tim E-Halt Challenge Mazda CX-5.

Sejak dibekali bahan bakar dari Jakarta, empat dari tujuh tim yaitu Terong Balado, Cabe Rawit, Rujak Cingur dan Garang Asem-lah yang berhasil mendarat di pulau Bali tanpa menggunakan bahan bakar cadangan. Keempat tim tersebut tetap melaju hingga tetes bahan bakar terakhir untuk memperebutkan gelar juara dan membuktikan pemakaian bahan bakar yang begitu efisien.

Memasuki Jalan Raya Udayana – Gilimanuk Denpasar, Bali, mobil yang dikendarai oleh tim Garang Asem akhirnya berhenti dengan total jarak tempuh 1.074 km. Sekitar 30 km kemudian, tim Rujak Cingur juga berhenti dan keluar sebagai juara ketiga dengan total jarak tempuh 1.103,2 km.

Sementara tim Cabe Rawit menduduki posisi kedua dengan total jarak tempuh 1.109,7 km. Akhirnya pada total jarak tempuh 1.112,2 km, tim Terong Balado keluar sebagai pemenang pertama. Terpilihnya tim Terong Balado sebagai pemenang menandakan usainya tantangan SKYACTIV E-Halt Challengeini.

“Akhirnya program SKYACTIV E-Halt Challenge secara resmi selesai setelah kami semua melewati berbagai tantangan seru dan pengalaman mengesankan bersama All New Mazda CX-5 dalam perjalanan panjang selama 4 hari ini. Jalanan berlubang, kepadatan volume kendaraan yang didominasi bus dan truk-truk pengangkut barang, hingga gerombolan sapi yang menyeberang jalan membuat petualangan ini menjadi lebih menantang!”, jelasAstrid penuh semangat.

“Perjalanan ini berhasil membuktikan kualitas teknologi SKYACTIV persembahan Mazda dalam mewujudkan konsep eco-drive.” imbuhnya.

Mazda SKYACTIV E-Halt Challenge_4

Astrid mengakui, “Hasil yang dicapai tim Terong Balado sangat luar biasa. Memanfaatkan 56 liter bahan bakar untuk menempuh jarak 1.112,2 km merupakan bukti efisiensi pemanfaatan bahan bakar yang luar biasa. Pencapaian ini bahkan memecahkan rekor uji coba yang selama ini pernah diadakan oleh Mazda Motor Indonesia.”

Efisiensi dan efektifitas dalam berkendara tersebut dimungkinkan dengan elemen-elemen utama dari teknologi SKYACTIV seperti SKYACTIV-G2.0, transmisi SKYACTIV-DRIVE, SKYACTIV-BODYdan SKYACTIV-CHASSIS. Kombinasi keempat elemen SKYACTIV Technology dari Mazda ini merupakan bagian terpenting dari performa All New Mazda CX-5 sebagai salah satu maha-karya Mazda yang menerapkan desain “KODO – Soul of Motion”.

Para peserta mengaku dapat merasakan keunggulan SKYACTIV-G, teknologi mesin yang menjadi bagian dari inovasi total SKYACTIV Technology. Mesin kendaraan yang didukung SKYACTIV-G menitikberatkan pada tenaga yang besar dan kinerja emisi bahan bakar yang sangat baik.

Mesin revolusioner SKYACTIV-G mempunyai rasio kompresi tertinggi di dunia yaitu 13:1, dilengkapi dengan inovasi canggih sistem pembuangan 4-2-1 yang meminimalisasi knocking untuk menghasilkan respon pedal gas yang begitu baik. Dengan memaksimalkan kemampuan mesin SKYACTIV-G, penghematan bahanbakar dapat mencapai hingga 15%, output torsi mencapai 15% lebih besar, serta emisi  CO2 yang 15% lebih rendah.

Astrid mengatakan, “Kondisi jalan dan volume kendaraan selama perjalanan ini juga merupakan tantangan bagi para peserta dalam mengemudi. Kemacetan dan kondisi jalanan yang berlubang mengharuskan para peserta untuk sigap dalam mengatur kecepatan. Situasi ini dapat disikapi secara taktis oleh salah satu elemen dalam SKYACTIV Technology yaitu SKYACTIV-DRIVE, sebuah teknologi transmisi enam kecepatan otomatis yang memiliki kemampuan dalam pengoperan gigi otomatis secaralembut dan sigap dengan kesan transmisi manual yang responsif dan memuaskan.”

Astrid menjelaskan bahwa para peserta juga dapat mengandalkan kenyamanan dan keamanan dalam mengendarai All New Mazda CX-5 yang didukung teknologi SKYACTIV-BODY. Teknologi ini melengkapi kendaraan dengan material terbaru untuk mewujudkan kekokohan fisik kendaraan dan pengendalian yang terbaik pada kendaraan.

“Pengurangan bobot badan kendaraan yang dihasilkan melalui teknologi SKYACTIV-BODY lebih besar dibandingkan body kendaraan lain pada umumnya yang menggunakan materi konvensional,” lanjut Astrid.

Selama perjalanan SKYACTIV E-Halt Challenge ini, ketujuh All New Mazda CX-5 tersebut juga didukung oleh SKYACTIV-CHASSIS yang menyempurnakan esensi fun-to-drive dari Mazda. Astrid menuturkan, “SKYACTIV-CHASSIS dikembangkan untuk mencapai sebuah keseimbangan tingkat tinggi antara kenikmatan dan kepuasan berkendara yang seutuhnya demi kenyamanan para penumpangnya.”

Penerapan SKYACTIV-CHASSIS juga mencakup gerakan yang lincah, stabilitas ketika sedang mengemudi dalam kecepatan tinggi, kenyamanan berkendara yang superior, serta kualitas postur pengereman yang ditingkatkan  kualitasnya, sehingga memberikan rasa percaya diri yang lebih besar pada pengendara.

Pemenang SKYACTIV E-Halt Challenge dianugerahi penghargaan secara langsung oleh Presiden Direktur PT. Mazda Motor Indonesia, Keizo Okue di Nusa Dua, Bali. Melalui program SKYACTIV E-Halt Challenge, yang merupakan fase pertama dari tiga fase kampanye SKYACTIV Technology Unleashand Believeini, konsumen dapat merasakan pengalaman utuh berkendara dengan teknologiter depan SKYACTIV Mazda dalam mewujudkan komitmen menyediakan kenyamanan dalam berkendara dengan performa tinggi yang ramah lingkungan, sesuai dengan semangat Zoom Zoom Mazda.

Please follow and like us:

Leave a Reply