E-mail Rifat Sungkar Atas Kemenangan Rally Class & Production Rally Perancis

9 Oktober 2012. Sebuah email diterima redaksi MediaSL yang dikirim langsung oleh pereli Rifat Sungkar setelah ia menjadi juara Rally Class dan Grup N – Production Car Rally Perancis pada hari Minggu, 7 Oktober 2012 kemarin (artikel ini). Apa kata Rifat? Simak emailnya berikut ini:

Ini adalah rally yang sangat challenging buat kita karena lintasan aspal di perancis sangat terkenal dengan kecepatan yang sangat tinggi dan satu hal lain adalah lawan yang kami hadapi sangat expert dilintasan ini karena sebagai catatan France Rally Championship hanya dilaksanakan di lintasan aspal dan tidak ada gravel.

Dari Leg 1 sampai Leg 3 track yang kita lewatin sangat beragam dari track winding dengan kecepatan yang saangat tinggi melintasi nai turun bukit2 (seperti jalanan puncak pas), kemudian track sempit dengan tikungan Square / 90 derajat di perkebunan anggur (seperti WRC Germany) dan juga Street Stages didalam kota yang selalu kita temui di akhir hari dengan tikungan yang luar biasa sempit tanpa adanya room for error.

Hasil yang kita dapatkan bukan tanpa usaha yang keras karena kita terlibat dengan battle yang sangat sengit dengan rekan team saya Ricardo Trivino. Di leg 1 section 1 kami memang unggul beberapa detik namun di section 2 pertarungan di mulai dan Ricardo mempertipis keunggulan kami.

Di Leg 2 section 1 kami bisa di bilang imbang dengan perolehan waktu tempuh, namun di section 2 kami mendapatkan kendala, yaitu sistem anti lag turbo kami bermasalah sehingga tenaga putaran bawah mobil kami hilang cukup signifikan dan celakanya justru di section ini sistem tersebut sangat fatal karena SS yang kami lalui di perkebunan anggur yang sangat banyak Square corner yang sempit yang butuh sekali tenaga bawah. Sebagai akibatnya, kami yang unggul 47 detik diawal hari harus menerima kekalahan sehingga Ricardo unggul 8.5 di akhir hari.

Di service akhir hari tersebut kami berdiskusi dengan mekanik dan akhirnya mereka menemukan bahwa throttle body sensor mobil kami rusak sehingga kalibrasi antara pedal gas, wheel speed dan throtlle position tidak matching sehingga komputer tidak bisa membaca pasti kecepatan mobil tersebut ketika mendekati tikungan slow speed dan seberapa besar tenaga yang perlu di keluarkan ketika berada di tengah tikungan tersebut. Team mekanik bekerja sangat sempurna dan berhasil memperbaiki kerusakan tersebut.

Leg 3, the final battle is on. Perakiraan cuaca menunjukan akan ada hujan dan team sudah menanyakan apakah kami akan mengunakan ban soft atau hard. Keputusan ini cukup rumit karena jika dilihat jarak tempuh, ban soft tidak akan mampu melewati 6 SS ini secara ber-turut-turut karena tidak ada service di tengah-tengah hari. Namun ban hard tetunya akan bisa bertahan namun apa bila cuaca hujan ban ini tidak memiliki grip sebaik ban soft. Hal ini sangat dilematis dan akhirnya kami memutuskan untuk jalan dengan ban soft.

Yang terjadi adalah, di pagi Leg 3 hujan sangat deras dan keunggulan Ricardo Trivino 8.5 detik kami “pay back” di SS pertama dengan keunggulan 30 detik. Setelah unggul 22 detik (30-8 detik) di SS selanjutnya kami yang mengalami masalah. Mobil kami berputar 180 derajat di gigi 4 (kecepatan 120-130km/h) karena menginjak lumpur di sebuah tikungan Fast corner. Untungnya, mobil masih bisa di kendalikan dan survive berhenti separuh mobil di luar lintasan dan bagian belakang mobil masih berada di aspal sehingga kami bisa kembali melanjutkan SS. Di SS ini kami kalah 12 detik dari Ricardo dan keunggulan kami menipis hingga tersisa 10 detik saja.

Dilanjutkan SS di dalam kota 5 Km, kami unggul 4 detik dan SS selanjutnya kami menggungguli kembali 4 detik dan 1 SS sebelum terakhir, Ricardo memaksa mengajar ketinggalannya dengan melakukan maximum attack. Namun, kali ini Ricardo tergelincir keluar lintasan di 1 tikungan sebelum tempat kami tergelincir di pagi dan akibatnya dia kehilngan 1.5 menit.

Keunggulan ini yang kami pertahankan sampai akhir rally dan berhasil menjadi juara 1 di Production Class dan juga Juara 1 di Rally Class.

Hari Sabtu 13 November kami sudah akan berangkat menuju Olbia – Italia untuk melakukan persiapan Rally Italia yang akan diadakan tanggal 18 – 21 Oktober 2012.

Wouw… MediaSL mengucapkan selamat dan sukses selalu buat pereli Rifat Sungkar bersama rekan navigator Scott Beckwith yang bernaung dalam Fastron World Rally Team.

Leave a Reply