Subhan Masih Coba-Coba Sesi Latihan PWRC Jerman 2012

23 Agustus 2012. Berita dari Trier/Jerman yang diterima SL.com pada hari Kamis (23/8) siang waktu Jerman atau petang WIB, pereli Subhan Aksa akhirnya tuntas menjalani sesi shakedown (latihan resmi) Rally Jerman. Ia bersama navigator Jeff Judd (Selandia Baru) sempat dua kali menjalani sesi ini. Ditambah dua hari survey pada Selasa dan Rabu lalu, sepertinya belum cukup buat pereli Bosowa Rally Team itu untuk beradaptasi dengan lintasan aspal yang mendominasi rute seri kejuaraan dunia 2012 ini.

“Kami memang minim pengalaman di sini. Apa yang tampak saat shakedown banyak berubah dengan yang kami alami saat survey. Awalnya, lintasan aspal yang dihamparkan memang mulus. Tapi, begitu mobil-mobil kelas WRC lewat dan memotong jalan maka banyak serpihan kerikil dan tanah dari pinggir lintasan yang tergerus dan mengotori lintasan. Itu sangat berbahaya buat mobil-mobil PWRC yang lewat sesudahnya,” tutur Subhan dalam wawancara per telepon dari Jakarta.

Ketiadaan pengalaman di trek ini membuat Subhan dan timnya cenderung masih coba-coba dalam menentukan ban maupun setingan mobil. Setelah mencoba tipe soft dan hard tyre, ia dan Jeff memutuskan pakai ban berkompon keras untuk mengarungi 6 special stage pada Jumat besok.

Untuk setingan Mitsubishi Evo X yang dipacunya, Subhan pun mengakui tak ada hal-hal khusus. “Itu tadi karena minim pengalaman, setingannya pun normal saja,” tambahnya.

Meski begitu, pria asal Makassar berusia 25 itu tetap bersemangat untuk meraih hasil maksimal di putaran ke-4 dari 6 putaran FIA 2012 Production World Rally Championship (PWRC) yang ia ikuti musim ini. “Hari pertama pastinya kami lalui dengan pendekatan moderat, artinya tak terlalu memaksakan diri dan juga tak terlalu bertahan. Setelah itu kita lihat apa yang harus dilakukan pada leg berikutnya,” lanjutnya.

Pada shakedown hari ini, Sebastian Loeb meraih catatan waktu terbaik. Juara dunia 8 kali dari tim Citroen WRC itu membukukan waktu 2 menit 25,2 detik di lintasan berjarak 4,55 km di wilayah pedesaan Kommlingen. Para pembalap PWRC rata-rata tertinggal di kisaran dua detik. Ironisnya, sesi ini sempat dihentikan akibat insiden yang dialami pereli PWRC, Marcos Ligato (Argentina/Subaru). Salah satu rival berat Subhan ini alami kecelakaan dan sampai malam ini belum diketahui apakah ia bisa melanjutkan lomba atau tidak.

Leave a Reply