ARRC 2012 Sentul: Sudarmono Tunjukan Determinasi Tinggi

18 Juni 2012. Pembalap tim Yamaha Yamalube KYT ASH, Sudarmono #54 berhasil memenuhi targetnya masuk dalam lima besar Kejuaraan Asia Road Racing Championship kelas Supersport 600 cc putaran kedua di Sirkuit Sentul kemarin (17/6). 

Mengawali start dari posisi kelima, Momon berhasil finish di urutan keenam di race pertama dan finish di posisi kelima di race kedua. Hasil ini menunjukan grafik performa Momon terus meningkat dari seri pertama lalu di Sepang Malaysia yang hanya finish di urutan ke 12.

Pembalap tim Yamaha Yamalube KYT ASH, Sudarmono #54 melesat kencang di trek lurus Sirkuit Sentul Bogor @Minggu, 17 Juni 2012

Melawan nama-nama besar Asia seperti Ryuichi Kiyonari (Jepang/Honda), Katsuaki Fujiwara (Jepang/Kawasaki) hingga Azlan Shah Kamaruzaman (Malaysia/Honda), Momon menunjukan kemampuan terbaiknya terutama selepas start. Persiapan teknis tim Yamaha Yamalube KYT ASH untuk seri ini memang lebih serius untuk memberikan hasil yang terbaik di kandang sendiri, termasuk settingan suspensi dari mekanik Ohlins Jepang.

Tidak heran, Momon mampu mencuri kesempatan terbaiknya untuk menyodok ke deretan pertama. Sayang, kemampuannya kurang diimbangi dengan ketahanan fisik yang prima, sehingga kehilangan kesempatan menuju podium.

Pebalap Sudarmono #54 bersama tim Yamaha Yamalube KYT ASH di starting grid Race-2 ARRC 2012 di Sirkuit Sentul Bogor @Minggu, 17 Juni 2012

Bertanding di Sentul memang seharusnya menjadi kesempatan untuk para pembalap tuan rumah unjuk gigi dengan segala kondisi yang ada. Track yang bumpy dan dan licin diakui pembalap Jepang, Kiyonari adalah tantangan terberatnya sehingga harus pintar menjaga ritme selama 16 lap.

Di race pertama, Momon menjadi pembalap tuan rumah yang bisa finish terdepan, sementara di race kedua, dia di belakang pembalap Yamaha lainnya, Dimas Ekky Pratama. Dari hasil seri kemarin, Sudarmono berhasil mengumpulkan total poin 21 dan berada di urutan keenam dari dua seri ARRC dengan 25 poin.

Pebalap Ali Adrian #12 bersama tim Yamaha Yamalube KYT ASH di starting grid Race-1 ARRC 2012 di Sirkuit Sentul Bogor @Minggu, 17 Juni 2012

Sedangkan Ali Adrian #12, pembalap binaan baru ASH Motorsport yang bernaung di bawah tim AR1-Anjany ASH Motorsport melakukan debutnya di ARRC dengan finish di posisi ke 16. Di race pertama, Ali mengalami kendala hingga jatuh di lap kedua.

Sudarmono, Posisi 6 :

“Seri kedua ini memang sangat ketat, karena pembalap Indonesia punya peluang besar untuk di depan melawan Kiyonari, Fujiwara, Azlan dan Zamri. Di race pertama saya kurang baik di start hingga tidak bisa merangsek ke depan dan akhirnya ada di grup kedua di belakang mereka,” jelas Momon.

Motor balap Yamaha R6 milik Sudarmono (Momon) sedang dipersiapkan oleh tim Yamaha Yamalube KYT ASH di Pit No. 16-17 Sirkuit Sentul Bogor @Minggu, 17 Juni 2012

“Pertarungan saya justru dengan Shu Sato yang bisa mencuri posisi saya untuk finish kelima. Namun di race kedua saya bisa di barisan depan menempel Fujiwara di lap awal, namun akhirnya saya melorot di posisi enam karena betul-betul menguras fisik menandingi mereka. Saya terus berdiskusi dengan tim terutama soal suspensi yang kini semakin membantu penampilan saya. Fisik memang menjadi masalah utama bagi saya dan berjanji akan mempersiapkan lebih keras untuk seri ketiga di Cina, Agustus mendatang,” tambah Momon.

Ali Adrian, Posisi 23 :

“Akhirnya saya bisa mengikuti kejuaraan ARRC tahun ini bersama tim saya AR-1 Anjany dan ASH Motorsport. Di race pertama saya terlalu bernafsu hingga baru 2 lap sudah mencium gravel Sentul. Menjelang race kedua, saya mencoba menganalisa dan berdiskusi dengan mekanik saya terutama soal suspensi, hal yang sebelumnya kurang saya pahami. Hasilnya, saya bisa di urutan kedua dan mencatat best time saya 1, 32,714 detik. Terima kasih untuk seluruh tim yang bisa membuat semangat tinggi debut saya di kejuaraan internasional.

Pembalap Ali Adrian #12 sebagai pembalap binaan baru ASH Motorsport yang bernaung di bawah tim AR1-Anjany ASH Motorsport

Eddy Saputra,Team Owner :

“Hasil yang dicapai Momon sebetulnya bisa lebih baik jika dia memiliki fisik yang prima. Namun bisa finish kelima pun sudah bisa membuka mata pembalap lainnya kalau dia memiliki kemampuan yang harus diwaspadai. Saya sudah mempersiapkan fasilitas untuk meningkatkan fisiknya, termasuk metode-metodenya bagi seorang pembalap,” kata Eddy.

“Kita sengaja mendatangkan teknisi yang khusus menangani suspensi dari Jepang, karena suspensi memiliki pengaruh besar di balapan ini. Sedangkan Ali Adrian memiliki semangat yang tinggi untuk maju hanya perlu waktu untuk bisa membuatnya tampil tenang dan konsisten,” tutup Eddy.

Pebalap Ali Adrian #12 (depan) bersaing ketat dengan pebalap Ratthapong Wilairot #28 dari AP Honda Thailand di trek lurus Sirkuit Sentul Bogor @Minggu, 17 Juni 2012
Please follow and like us:

Leave a Reply