Rally Argentina: 6 Angka Untuk Indonesia

30 April 2012. Pereli Indonesia, Subhan Aksa/Hade Mboi belajar dari kecelakaan di hari ketiga pada SS 8 sehingga tidak bisa menuntaskan lomba hingga SS13. Hari ke-empat atau terakhir “Rally Argentina” pada hari Minggu (29/4), pereli Indonesia ini memasukinya dengan prinsip waspada dan konsisten sehingga bisa finish rally dengan berada di urutan ke-7 dan memperoleh poin penting sebesar 6. 

Memulai rally hari terakhir dari posisi ke-6 sangat riskan jika ngotot mengejar pereli Italia Gianluca Linari yang menempati posisi ke-5 sementara PWRC karena selisih waktu mereka hampir 12 menit. Sebaliknya, mereka juga tak boleh lengah untuk mempertahankan peringkat ke-6 tersebut. Pereli tuan rumah E Campos yang menduduki peringkat 7 hanya tertinggal 3 menit 18,1 detik dan tampak agresif untuk menyodok posisi Subhan.

“Karena itu kami akan fokus untuk menjaga ritme saja. Tinggal 6 SS, konsistensi penampilan sangat dibutuhkan sampai garis akhir,” kata Subhan.

Hal itu diperlihatkannya di SS14 Matadero-Ambul sebagai ajang pembuka hari keempat. Ini SS terpanjang di Rally Argentina, 65,74 km, dan menyediakan banyak lintasan lurus. Subhan tak tergoda untuk tekan gas lebih dalam lagi dan finis ke-7 klasifikasi PWRC. Tapi, di SS ini Campos mencatat waktu lebih baik, finis di urutan kedua dan defisit waktunya dari Subhan tinggal 1 menit 28,2 detik.

Subhan/Hade pun tak lagi bisa santai. Sama-sama menggeber Mitsubishi Lancer Evo X, duel Subhan – Campos dimulai. Di SS 15 Mina Clavero-Giulio Cesare 1 (17.41km), Subhan yang start duluan membukukan waktu 18 menit 02,2 detik. Campos finis tercepat di SS ini dengan waktu 17:10,8 sehingga gap kedua pereli muda ini tinggal 36,8 detik. Subhan sendiri finis 4 Besar di sini.

Di SS 16 pegunungan El Condor-Copina (16,32 km), lagi-lagi Campos finis tercepat dan Subhan finish ke-3 setelah Campos dan Benito Guerra (Meksiko). Waktu keduanya tinggal 7,2 detik. Akhirnya di SS 17 Mina Clavero – Giuliu Cesaro 2, Campos berhasil memgambil alih posisi Subhan. Ia finis ke-3, Subhan ke-5, dan Campos balik unggul 9,9 detik. Ini kali pertama Subhan terlempar ke urutan 7. Sebelum kecelakaan di SS 8, posisinya selalu di urutan 4 atau 5 overall.

“Kami memang tak ingin memforsir diri karena target sejak awal adalah finis. Alhamdulillah, bisa finis dan juga dapat poin. Ini yang bisa saya dan Hade berikan. Terima kasih kepada manajemen tim dan Bosowa yang telah berjasa mewujudkan hasil ini, ” tutur Subhan yang tampil rileks di dua SS terakhir.

“Kita sudah melewati 1 seri dan kita sudah bisa lihat perbedaaan dengan pebalap-pebalap lainnya. Untuk seri-seri selanjutnya kita akan mengejar ketinggalan waktu dengan pebalap no. 1,” tutup Subhan melalui pembicaraan telepon kepada tim di Jakarta Senin (30/4) dini hari.

Di kejuaraan umum yang dimenangkan Sebastien Loeb (Citroen World Rally Team), Subhan menempati posisi ke 18 dari 41 starter seri kelima FIA World Rally Championship 2012 ini. Di klasifikasi kejuaraan PWRC sendiri , ia mengantongi 6 poin sebagai finisher ke-7. Ini poin perdananya di PWRC sekaligus poin pertama Indonesia di kejuaraan ini.

Para pereli PWRC yang menempati 5 Besar adalah Benito Guerra (Meksiko), Nicholas Fuchs (Peru), Valeriey Gorban (Ukraina), Marcos Ligato (Argentina), dan Gianluca Linari (Italia). Ini kemenangan kedua bagi Guerra setelah sebelumnya memenangi ajang serupa di negerinya. Berikutnya, calon-calon pereli WRC itu akan melakoni lima lagi seri kejuaraan PWRC. Terdekat adalah Acropolis Rally di Yunani, 25-27 Mei mendatang.

Please follow and like us:

Leave a Reply