Lunch with Peter Fleet, President Asean Ford Motor Company

20 Maret 2012. SL.com hadir memenuhi undangan PT Ford Motor Indonesia (FMI) untuk makan siang bersama dengan orang nomor satu Ford ASEAN bertempat di restaurant The Cafe Hotel Mulia Jakarta tadi siang (Selasa, 20/3/12). Acara tersebut merupakan jamuan makan siang spesial, yaitu bersama dengan rekan-rekan wartawan senior dan orang nomor satu Ford ASEAN, Peter Fleet sebagai President ASEAN Ford Motor Company yang berbasis di Bangkok, Thailand. 

Apa saja yang dibicarakan dalam pertemuan tersebut?

Kehadiran Peter Fleet yang punya tinggi badan lebih dari 2 meter itu ditemani oleh Bagus Susanto (Managing Director FMI), Lea Kartika Indra (Communications Director FMI), Neal McCarthy (ASEAN Communications Director Ford Motor Company), serta Mark Winslow (Executive Director of Sales Ford Asia Pacific). Sedangkan dari kalangan media nasional yang hadir terbatas hanya 11 orang dan mereka adalah para wartawan senior, termasuk SL.com hadir disana.

Fleet memiliki darah asal Inggris itu datang ke Indonesia untuk jangka waktu singkat hanya dua-tiga hari, dimana kemarin-nya ia sudah lebih dulu mengadakan pertemuan dengan jaringan dealer Ford Indonesia. Kunjungan Fleet ke Indonesia sebelumnya, yakni pada bulan November 2011 yang lalu dimana pada saat itu ia datang  bersama bos-nya Joe Hinrichs, President Asia Pacific and Africa.

Peter Fleet, President ASEAN Ford Motor Company

Kehadiran pejabat tinggi Ford tersebut malah sempat di-isukan kalau-kalau Ford sedang mempelajari kemungkinan akan membangun pabrik mobil di Indonesia. Nah, yang bikin penasaran apakah kunjungan kedua Peter ini merupakan langkah follow up dari kunjungan sebelumnya? SL.com sempat berbisik dengan Fleet apa aja sih agendanya selama di Indonesia?

Ia pun menjelaskan bahwa kunjungannya ke Indonesia kal ini merupakan hal yang biasa. Pada prinsipnya ia hanya ingin melihat dari dekat setiap perkembangan dan kemajuan Ford di masing-masing wilayah kerjanya. Ia pun mengakui bahwa Ford Motor Indonesia telah bekerja dengan baik, melalui pencapaian penjualan Ford selama 10 tahun di Indonesia benar-benar sangat menonjol.

Sambil menyantap makanan pembuka berupa modern nicoise salad, torched shaved yellofin tuna with traditional garniture, select field greens in albacore-Xeres dressing, Fleet yang ditunjuk oleh Ford Global untuk memimpin Ford Asean sejak 1 April 2010 yang lalu, tak hentinya mengemukakan kegembiraan-nya atas prestasi yang telah dicapai oleh Bagus Susanto bersama team-nya atas penjualan Ford di Indonesia.

Fleet menjelaskan prestasi Ford Indonesia sepanjang tahun lalu, dimana tahun 2011 tersebut merupakan hasil prestasi yang terbaik yang pernah dicatat oleh Ford melalui penjualan retail yang terus meningkat hampir mencapai dua kali lipat (94 persen) dibandingkan dengan tahun 2010, yaitu hampir mencapai 16 ribu unit (tepatnya 15.988 unit).

“Kami mencatat angka pertumbuhan yang sangat baik, dimana tahun 2011 merupakan brand otomotif dengan tingkat pertumbuhan terpesat di Indonesia. Tak itu saja, secara market share Ford di Indonesia telah mencapai 1.8% untuk tahun 2011 dan angka ini naik dari 1.1% pada tahun 2010 yang lalu. Hal terpenting adalah Ford mencatat rangking ke-9 dalam industri otomotif,” jelas Fleet.

Suksesnya penjualan rangkaian produk Ford di Indonesia didominasi oleh kesuksesan besar penjualan All-New Ford Fiesta dengan penjualan sebanyak 7.005 unit sejak kehadirannya di Indonesia. Setelah itu penjualan Ford Ranger, Ford Everest dan Ford Focus. Untuk jaringan dealer dalam rangka mendukung penjualan dan servis mobil Ford di Indonesia, targetnya adalah 48 dealer sudah tersedia hingga akhir tahun 2012.

“Hal yang perlu ditekankan adalah, pertama Ford akan terus bertumbuh dalam industri otomotif, dan yang kedua, Ford memiliki produk berkualitas yang semakin dibutuhkan dan disukai oleh konsumen modern. Nah, selanjutnya silahkan rekan-rekan media untuk menanggapi atau mengajukan pertanyaan dalam suasana yang informal,” papar Fleet  membuka obrolan sambil menyantap makan siang The Cafe Hotel Mulia.

Menu kedua pun hadir di meja, yaitu white truffle and wild mushroom “cappucino” dan beberapa pertanyaan dilontarkan oleh rekan media dalam suasana santai di dalam ruangan tertutup. Lagian, jumlah kapasitas kursi yang tersedia berjumlah 16 orang, yang terdiri dari 11 rekan media dan 5 orang adalah orang-orang Ford termasuk Peter Fleet yang kebetulan duduk bersebelahan dengan SL.com.

Kiri-kanan: Peter Fleet (Ford), SL.com, Bagus Susanto (Ford) dan James Luhulima (Kompas)

Sementara tanya-jawab antara rekan wartawan dengan Peter Fleet masih berlangsung, menu ketiga hadir di meja yakni diver sea scallops in shell with tender “melting” leeks, saffron glascage. Seorang wartawan bertanya lagi soal kemungkinan Ford bakal membuka pabrik mobil di Indonesia mengingat Fleet sebelumnya sudah menjelaskan soal penjualan Ford di Indonesia yang terus meningkat.

“Saya saya datang ke sini untuk mewakili Ford Global dalam rangka untuk mengetahui potensi pasar Ford Indonesia dan sampai saat ini saya belum bisa memberikan informasi soal rencana Ford untuk melakukan investasi atau menanamkam modal membuka pabrik mobil Ford di Indonesia. Belum ada rencana untuk membangun pabrik baru,” tegas Fleet yang berusia 43 tahun ini.

“Prinsipnya hubungan Ford dengan pejabat pemerintah Indonesia melalui pertemuan di bulan November 2011 yang lalau, pihak Ford hanya ingin memastikan pemerintah Indonesia tetap transparan, menjaga persaingan bisnis yang juga meminta, bila mengeluarkan kebijakan baru, pemerintah setidaknya ikut menyertakan Ford sebagai salah satu calon investor di masa mendatang,” tambah Fleet.

Sambil menikmati makanan utama (main course) berupa flat ink black angus beef tenderloin with porcini, scallop and prawn “pot pie” in flaky pastry, plus baby vegetables, and bundles chateau potatoes tak terasa penjelasan Fleet sudah cukup panjang. Terdengar ada pertanyaan soal target penjualan Ford untuk tahun 2012 dan dijawab oleh Fleet bahwa Ford tak punya target tertentu kecuali menjual mobil yang sesuai dengan permintaan pasar atau kebutuhan konsumen.

Pembicaraan masih berlanjut, dimana Fleet terus berupaya menjawab beberapa pertanyaan wartawan, antara lain soal pilihan mobil masa mendatang, apakah Ford memilih full electric car atau hybrid car. Kemudian ada pertanyaan soal teknologi mesin dan desain mobil. Terus ada lagi yang menyangkan mengapa sejarah Ford di Indonesia tidak konsisten, maksudnya sudah lama hadir di Indonesia sejak tahun 1959 tapi terputus, dan kembali hadir pada tahun 2002.

Ya, semua pertanyaan wartawan dijawab oleh Fleet dengan santai sementara makanan berupa signature dessert trio, passion fruit creme brulee, melted chocolate truffle cake and cashhew crunch, coconut sorbet in tuile, dan terakhir chocolate praline mengakhiri acara jamuan makan siang tersebut.

Catatan SL.com bahwa Ford akan terus menghadirkan inovasi produk terbarunya seiring dengan permintaan pasar yang terus meningkat. Yang sudah pasti dalam waktu dekat ini adalah kehadiran All New Ford Ranger. Kemudian disusul dengan Ford Focus yang sarat dengan teknologi terbaru, dan kemudian Ford EcoSport. Total ada 8 unit produk baru selama lima tahun kedepan.

Dari beberapa sumber tercatat bahwa sosok Peter Fleet adalah orang lama di Ford. Ia bergabung dengan Ford sejak tahun 1989 sebagai graduate trainee di Ford Britain. Karirnya terus meningkat hingga posisi senio untuk Sales & Marketing untuk penjualan Ford di UK (United Kingdom) dan Eropa.  Sebelum ia ditunjuk sebagai President Asean Ford Motor Company (Thailand, Philippines, Indonesia, Malaysia dan Vietnam), ia menjabat sebagai Regional Director, European Sales Operations untuk Ford Eropa sejak tahun 2007.

ALBUM PHOTO

Leave a Reply