Panel Diskusi Forwot Soal Standarisasi Euro-3

24 Februari 2012. Forum Wartawan Otomotif Indonesia (Forwot) menggelar diskusi tentang kesiapan industri roda dua di Tanah Air dengan standar Euro-3 pada hari Kamis siang kemarin (23/2), di Aula Garda Oto di Jl. TB Simatupang, Jakarta Selatan. Mengusung tema “Kesiapan Industri Sepeda Motor Indonesia Menuju Standar Euro-3 yang Ramah Lingkungan dan Hemat BBM” dimana gelaran di mulai dari pukul 13.30 s/d 15.30 WIB.

SL.com turut hadir memenuhi undangan acara tersebut. Disana SL.com melihat dan bertemu dengan rekan-rekan anggota Forwot yang menjadi panitia. Acara dibuka oleh Panitia Forwot yang dilanjutkan dengan sambutan dari Gunadi Sindhuwinata sebagai Ketua AISI (Asosiasi Industri Sepeda Motor) dan perwakilan dari IATO (Ikatan Ahli Teknik Otomotif).

Sebagai panelis terlihat ada sejumlah pejabat pemerintah, antara lain M.R. Karliansyah dari Deputi II Kementerian Lingkungan Hidup; Ir. Budi Darmadi Dirjen Industri Unggulan Berbasis Teknologi Tinggi dari Kementerian Perindustran; Perwakilan dari Pembangunan & LH Pemerintah DKI Jakarta. Selain itu turut menjadi panelis dari PT Pertamina (Persero), AISI dan IATO yang menjadi sponsor utama acara tersebut.

Juga turut hadir para pendukung acara, antara lain dari PT Astra Honda Motor, PT Suzuki Indomobil Sales, produsen ban IRC PT Gajah Tunggal, produsen oli Evalube, PT Asuransi Astra Buana (Garda Oto), FIF (Federal Int’l Finance) dan sejumlah nama lainnya.

Namun demikian, yang bikin ramai acara adalah kehadiran anggota komunitas dan klub sepeda motor dari berbagai nama, dan juga kehadiran sejumlah blogger otomotif. Kehadiran mereka tentu saja sangat berperan, selain ikut meramaikan ruangan acara, ikut pula dalam acara tanya jawab, ikut meramaikan doorprize, dan juga menghabiskan makanan yang cukup berlimpah disediakan oleh panitia.

Inti dari acara panel diskusi roda dua ini adalah, untuk mensosialisasikan soal kesiapan industri otomotif roda dua dalam memenuhi standard Euro-3, karena mulai tahun depan AISI akan menyemangati tentang penggunaan mesin injeksi untuk semua sepeda motor baru, khususnya yang diproduksi oleh anggota AISI itu sendiri.

Erry Aryoko Ketua FORWOT; Gunadi Sindhuwinata Ketua AISI dan M.R. Karliansyah Deputi II Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia

“Ya, acara diskusi ini didukung oleh AISI dimaksudkan untuk mendukung program standarisasi Euro-3. Harapannya kita bisa memberi masukan kepada industri otomotif khususnya roda-dua. Semoga saja untuk acara kedepannya kita bisa mengangkat topik yang lain, mungkin soal regulasi dan masalah kemacetan,” bisik Ery Haryoko, Ketua Forwot kepada SL.com.

SL.com memberikan masukan kepada Pak De, panggilan akrab Ery Haryoko, bahwa seharusnya anggota panelis pada forum diskusi tersebut adalah anggota AISI, karena merekalah yang menjadi industri sepeda motor di Tanah Air. Artinya, soal kesiapan industri dengan Euro-3 bisa dijelaskan secara langsung dari produsen sepeda motor itu sendiri.

Namun demikian, SL.com sebenarnya lebih penasaran kepada persoalan infrstruktur jalan di Indonesia yang mana kondisi jalan kini semakin sempit dan semakin padat karena bertambahnya laju produksi sepeda motor dan mobil yang tak seimbang dengan ruas jalan yang ada (lihat slide dibawah tentang jumlah produksi sepeda motor). Sengsara yang dirasakan oleh masyarakat kita pada saat ini adalah kemacetan, dan lagi-lagi kemacetan di setiap sudut jalan di Jabodetabek.

Slide presentasi dari Ir. Budi Darmadi, Dirjen Industri Unggulan Berbasis Teknologi Tinggi dari Kementerian Perindustran Republik Indonesia

Yang perlu ditanyakan disini adalah persoalan proyek pembangunan jalan. Siapa yang bertanggung jawab atas pembangunan jalan? Kemana saja uang pajak rakyat selama ini? Namun sayang sekali, para panelis bukanlah orang yang tepat untuk menjawab persoalan ini. Panelis dari pihak pemerintah, baik dari Kementrian LH dan Perindustrian yang hadir pada acara tersebut, malah pulang lebih dulu usai mereka memberikan presentasi.

ALBUM PHOTO

Please follow and like us:

Leave a Reply