Program Global Ford Driving Skills for Life Masuki Tahun Ke-5

22 Februari 2012. Mengurangi jumlah korban meninggal dunia dan cedera akibat kecelakaan lalu lintas tetap merupakan misi utama kampanye Driving Skills for Life (DSFL) di seluruh pasar global Ford. Program ini menggunakan pelatihan online, pengajaran di kelas dan praktik langsung di lapangan untuk meningkatkan proses pembelajaran dan menjembatani kesenjangan pengalaman lebih dari 500.000 pengendara dari berbagai tingkatan usia.

DSFL Ford saat ini memasuki tahun kelima atas pelatihan pengendara baru di pasar Ford di Asia Pasifik dan Afrika, yang mencakup Indonesia, Thailand, Vietnam, Filipina, Malaysia, China, India, Taiwan dan Afrika Selatan. Program DSFL telah disesuaikan untuk setiap pasar ini agar mencerminkan lingkungan berkendara dan kondisi jalan setempat.

Beberapa contohnya mencakup penyesuaian pelatihan DSFL di Asia Tenggara yang menyertakan kiat berkendara di saat banjir dan di area yang licin, dan di China dimana salju di bagian utaranya mengakibatkan kondisi jalan yang licin dan kadang berbahaya, serta di Amerika Serikat yang menargetkan pengendara remaja di tingkat sekolah menengah.

DSFL menyediakan pelatihan dalam keterampilan berkendara yang aman dan lebih hemat bahan bakar. Banyak peserta DSFL di Asia yang merupakan pengendara pemula karena peningkatan ekonomi wilayah ini telah mendorong kenaikan pesat dalam kepemilikan kendaraan. Sampai saat ini, 50.000 orang telah berpartisipasi dalam program di seluruh Asia dan 12.000 lainnya diperkirakan ikut serta di tahun 2012, termasuk 1.000 peserta di Indonesia.

Di Indonesia, pelatihan berkendara mencakup antisipasi terhadap kondisi jalan, penerapan teknik berkendara hemat bahan bakar, menghindari berkendara dengan kecepatan tinggi dan menjaga kendaraan tetap terawat dengan baik untuk mencapai penghematan bahan bakar yang optimal. Keterampilan berkendara aman berfokus pada penggunaan sabuk pengaman, pengenalan dan antisipasi terhadap perubahan kondisi lalu lintas, menghindari gangguan konsentrasi saat mengemudi dan menjaga jarak aman dengan kendaraan lain.

Sejak 2008, program DSFL global Ford di Indonesia telah melatih beragam peserta, termasuk pelanggan Ford, perusahaan armada, mahasiswa, organisasi internasional, perwakilan dealer, media, anggota kepolisian dan angkatan bersenjata, serta karyawan Ford, untuk membantu meningkatkan keterampilan dan teknik pengendara.

Ford mendapatkan dukungan dari Asia Injury Prevention Foundation (AIPF) dan bermitra dengan Jakarta Defensive Driving Center (JDDC) untuk meningkatkan kesadaran mengenai praktik berkendara aman, dan telah menyelenggarakan sesi untuk beragam peserta – yang semuanya disediakan secara gratis.

“Keamanan di jalan merupakan masalah yang sangat serius di Indonesia, dan ini merupakan hal yang berkaitan erat dengan bisnis kami,” ujar Bagus Susanto, Managing Director Ford Motor Indonesia.

“Kami bukan hanya berkomitmen untuk menyediakan kendaraan yang terdepan dalam hal keselamatan, kualitas dan penghematan bahan bakar kepada pelanggan, melalui pelatihan DSFL, kami berharap dapat meningkatkan pemahaman mereka dan membantu mereka berkendara dengan lebih baik, lebih aman, dan dengan tingkat kesadaran yang lebih tinggi terhadap kendaraan lain di jalan,” tambah Bagus.

Menurut data statistika pemerintah, kecelakaan lalu lintas terus mengakibatkan tingkat kematian yang tinggi setiap tahunnya. Kepolisian Negara Republik Indonesia melaporkan bahwa di tahun 2011 terjadi lebih dari 106 ribu kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan lebih dari 30 ribu kematian dan lebih dari 145 ribu korban cedera. Melanjutkan kampanye global Ford Driving Skills for Life (DSFL), Ford Motor Indonesia terus melibatkan pasar Indonesia dengan mengajarkan masyarakat mengenai pentingnya berkendara aman.

Please follow and like us:

Leave a Reply