HTML Depok Goes To Liwa With SINNOB

26 Januari 2012. Bro.. ini dia yang namanya kolaborasi antara Komunitas dan Produsen, dimana kali ini Sinnob menjadi sponsor “HTML Depok Goes To Liwa With Sinnob” yang telah melakukan perjalanan touring panjang menempuh jarak 1200 KM dari Depok – Danau Ranau Lampung Barat (pp) pada tanggal 20-23 Januari 2012. Lagi, Sinnob tetap konsisten dalam misinya yaitu melakukan Endurance Test Sprocket Gear.

Peserta turing dari HTML Depok (Honda Tiger Mailing List) berjumlah 13 orang, sebagian besar dari mereka menggunakan Sprocket Gear Sinnob. Dalam ajang turing endurance test ini, Sinnob terjun langsung menggunakan motor Honda Tiger dengan Sprocket Gear Tipe Racing warna Gold, dan pelumas rantai dari Sinnob yang merupakan produk terbaru yang akan dirilis pertengahan tahun 2012.

Tepat jam 01.00 malam dini hari turing dimulai yang terdiri dari Bro Rodex (Sinnob) dan selebihnya adalah anggota HTML Depok (Depokers), yaitu Bro Dody, Bro Ikbal, Bro Sule, Bro Yulius, Bro Dana, Bro Jarod, Bro Agung, Bro Hendrix, Bro Reza, Bro Ery Tamba, Bro Denny, dan Bro Nur dengan mengambil titik kumpul atau garis start di MCC Juanda Depok.

Dalam ajang endurance test ini, Sinnob ingin merasakan sendiri bagaimana produk Sinnob yang sudah dikenal memilik daya tahan, dan baik sesuai dengan standar kualitas internasional dapat dibuktikan memiliki  keunggulan.

Menempuh jarak 1200km, dimana etape pertama rute Depok- Merak ditempuh dalam waktu 3 jam, dengan medan jalanan perkotaan yang relatif datar, dan banyak beberapa jalan yang bergelombang dan berlubang didaerah Serang menuju Cilegon.

Tepat pukul 4.30 subuh, tim turing HTML Depok-Sinnob ini sudah menaiki kapal yang membawa peserta turing menyeberang ke Bakauheni Lampung. Penyebrangan dengan kapal fery ditempuh dengan waktu 2 jam.

Perjalanan etape kedua Bakauheni-Lampung, dimana tim turing melakukan istirahat dan makan pagi di rumah makan Kalianda, Lampung. Selepas sarapan pagi tim turing ini kembali melanjutkan perjalanan ke Bandar Lampung, dan dititik penjemputan sudah ada 4 bikers HTML Lampung yang menjemput, yang sekaligus mengantarkan ke rumah kerabat Bro Yulius yang merupakan tempat istirahat peserta turing.

Etape 3 merupakan medan terberat yaitu melewati pegunungan Kemuning dan selanjutnya ke Krui. Pukul 2 siang tim turing kembali melanjutkan perjalanan ke Liwa, dan jalur ini dirasakan sebagai jalur yang paling berat, dengan medan naik turun pegunungan Kemuning, juga jalanan berpasir dengan lubang disisi kiri kanan jalan. Selain itu, truk dan mobil sesekali muncul dengan tiba-tiba.

Jalur ini berada ditengah hutan dan rindangnya pohon disisi kiri kanan jalur menambah suasana perjalanan menjadi angker, padahal perjalanan dilewati pada siang hari. Pada jalur ini, ada dua 2 orang peserta turing mengalami insiden dan terjatuh, Bro Ikbal tergelincir karena licinnya pasir, dan bro Dana sempat bablas masuk ke semak-semak karena jalanan berlubang. Namun demikian keduanya masih tetap bisa melanjutkan perjalanan.

Hari sudah mulai gelap, dan kelelahan pun mulai melanda peserta turing. Tujuan akhir Danau Ranau masih berjarak 4 jam lagi dari lokasi istirahat sebelum masuk kota Krui. Dijalur ini rombongan terpecah menjadi 2, karena tim yang memiliki speed turing sering kali meninggalkan rombongan dibelakang.

Setelah regrouping kembali, selepas magrib tim turing melanjutkan perjalan ke kota Krui yang berada di pinggir pantai. Kabar bagusnya, disana telah menunggu seorang biker cewek bernama Sister Bibin yang dikenal sebagai anggota HTML dari Lampung Barat. Ternyata ia dengan setia sudah lama menunggu kehadiran rombongan HTML Depok-Sinnob ini.

Tepat jam 12 malam, tim turing akhirnya masuk Kota Krui dan selanjutnya diantar oleh biker sister Bibin menuju Kota Liwa yang ditempuh dalam 1 jam perjalanan dengan jalanan menanjak.

Akhirnya rombongan disambut dengan udara pengunungan dingin. Selepas istirahat dan makan malam di rumah sister Bibin, rombongan turing kembali melanjutkan perjalanan ke Liwa, dan disana telah menunggu teman-teman dari HTLC (Honta Tiger Lambar Community).

HTLC inilah yang mengantarkan rombongan ke Danau Ranau dengan jarak 1 jam dari Liwa melewati medan pegunungan dan jalan yang sempit. Tepat jam 5 pagi tim turing sampai di penginapan di Danau Ranau yang elok.

Pesona Danau Ranau dan Sejarah Cerita Rakyat

Danau Ranau merupakan danau terbesar dan terindah di Sumatera Selatan yang terletak di kecamatan Banding Agung Kabupaten UKO Selatan (dahulu masuk dalam wilayah Kabupaten Ogan Komering Ulu). Berjarak sekitar 342 km dari kota palembang, 130 km dari kota Baturaja, dan 50 kilometer dari Muara Dua, ibu kota OKU Selatan, dengan jarak tempuh dengan mobil sekitar 7 jam dari kota Palembang.

Sementara dari Bandar Lampung, danau ini bisa ditempuh melalui Bukit Kemuning dan Liwa. Secara geografis, danau ini terletak di perbatasan Kabupaten OKU Selatan Propinsi Sumatera Selatan dan Kabupaten Lampung Barat Propinsi Lampung.

Danau Ranau yang mempunyai luas sekitar 8×16 km dengan latar belakang gunung Seminung (ketinggian ± 1.880 m dpl), dikelilingi oleh bukit dan lembah. Pada malam hari udara sejuk dan pada siang hari cerah suhu berkisar antara 20° – 26° Celsius. Terletak pada posisi 4°51’45″ bujur selatan dan 103°55’50″ bujur timur.

Menurut legenda yang ada, danau ini tercipta dari gempa besar dan letusan vulkanik dari gunung berapi yang membuat cekungan besar. Sungai besar yang sebelumnya mengalir di kaki gunung berapi itu kemudian menjadi sumber air utama yang mengisi cekungan/belahan itu. Dan lama-kelamaan lubang besar itu penuh dengan air.

Kemudian di sekeliling danau baru itu mulai ditumbuhi berbagai tanaman, di antaranya tumbuhan semak yang oleh warga setempat disebut ranau. Maka danau itu pun dinamakanlah Danau Ranau. Sisa gunung api itu kini menjadi Gunung Seminung yang berdiri kokoh di tepi danau berair jernih tersebut.

Etape Ke 4-Pulang ke Lampung

Di etape ke 4 ini, tim turing melewati jalur yang berbeda dari jalur berangkat, menurut informasi dari para biker HTLC jalur ini lebih cepat karena melalui lintas Tengah. Tim turing HTML Depok-Sinnob sepakat untuk mencoba jalur ini.

Jam 10.30 rombongan pertama berjumlah 7 orang, antara lain Rodex Sinnob, Henji Lampung, Ikbal, Ery Tamba, Reza Nusantara Ride,dan Jay Nusantara Ride, dan ternyata benar jalur ini memang sangat enak untuk diliwati walaupun jalurnya sangat extrim namun jalannya relatif mulus dan bagus.

Aneka tikungan dipegunungan ini sangat cocok melakukan test Sprocket Gear Sinnob karena dari beberapa jalur menyuguhkan aneka tikungan tajam, tanjakan-turunan,jalur lurus, dan dibutuhkan skill riding yang baik.

Selepas melewati jalur pegunungan tim turing memasuki jalur lintas Lampung-Palembang, jalur ini ramai dengan kendaraan truk dan bus, jalur relatif datar, namun kepadatan lalulintas kendaraan sangat perlu diwaspadai karena jalur ini termasuk jalur neraka yang sering memakan korban kecelakaan.

Perjalan dari Danau Ranau – Bandar Lampung di tempuh dengan waktu 6 jam dengan kecepatan rata-rata 100km/jam. Tiba di Bandar Lampung sekitar jam 16.30 dijemput oleh teman-teman HTML Lampung.

Acara selanjutnya di Bandar Lampung, tim turing HTML Depok-Sinnob ini melakukan Talk Show dan Promosi SINNOB di Radio Rajawali Lampung mulai on air jam 19.00 hingga 20.00. Selepas acara Talk Show, selanjutnya tim turing di jamu makan malam dan pesta durian khas Lampung oleh rekan-rekan bikers HTML Lampung sebagai tuan rumah.

Ombak Besar Menemani Perjalanan Pulang

Hari Senin siang jam 2 tim turing HTML Depok-Sinnob berangkat pulang menuju Depok. Usai makan siang dirumah Bro Henji Lampung, tim meluncur ke Jalan Panjang untuk membeli oleh-oleh khas Lampung. Perjalanan pulang dari Lampung sampai ke Bakauheni lancar, hanya saja namun ombak dan badai rupanya sudah menanti Tim Turing, tampaknya Selat Sunda sedang tak bersahabat.

Setelah menunggu, akhirnya tim turing baru bisa memasuki kapal sekitar jam 19.00 WIB, dan semua yang masuk kapal ferry merasakan ombak yang masih besar dan peserta maupun motor ikut terobang-ambing selama 5 jam diatas kapal. Tim turing mengalami pusing dan mual, karena kondisi fisik yang sudah lelah.

Selepas dari pelabuhan Merak, tim turing HTML Depok-Sinnob melakukan perjalanan dimalam hari menuju Kota Depok, dan ada beberapa peserta yang mengalami trouble pada motornya, sehingga memaksa peserta touring untuk menitipkan motornya di kota Cilegon.

Pukul 07.00 Selasa 24 Januari 2012 akhirnya peserta turing memasuki Kota Depok dan kembali pulang dengan selamat.

Ucapan terima kasih disampaikan kepada rekan-rekan bikers HTML Lampung, Bro Henji atas kebaikannya yang sudah mengantar dan memberikan tempat menginap, Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada sahabat HTLC yang senantiasa mengawal dan menjaga rombongan HTML Depok-Sinnob selama di Danau Ranau.

Sekali lagi, Sinnob Sprocket Gear telah membuktikan kualitas dan terbukti kuat dan tahan untuk melakukan perjalanan jarak jauh dan melintasi medan jalan yang berfariatif, mulai dari perkotaan,pegunungan. (By Rodex13)

ALBUM PHOTO

Please follow and like us:

3 thoughts on “HTML Depok Goes To Liwa With SINNOB

  1. YamahaAndFriendS says:

    Permisi nitip lapak, gan… 😀

    http://www.yamaha-friends.com/?act=articles&aid=1015

  2. Selamat datang di Lampung, semoga bisa menyenangkan dan berkesan bagi HTML Depok…

  3. kren bnget perjalananya n mengharukan sekali, HTML emang top nie comunity yg solid sepertinya.

Leave a Reply