Rafid Topan Juara Underbone Asia 2011

20 Desember 2011. Pembalap Yamaha, Rafid Topan, berjaya di Kejuaraan Asia Road Racing Championship (AARC) 2011 dengan menjuarai kelas underbone 115 cc. Ini adalah gelar perdana Topan di ajang ini setelah tahun 2010 lalu berada di peringkat ketiga. Rafid menyelesaikan 6 seri AARC dengan penutupnya di sirkuit Losail, Qatar, Sabtu (17/12). 

Rafid bersama Yamaha CKJ TJM Racing Team berada di puncak klasemen akhir mampu mengemas poin 261. Memiliki selisih 75 poin di atas pembalap Indonesia lainnya, yaitu Hadi Wijaya, yang membela untuk tim Kawasaki NHK Rextor Manual Tech, dan selisih 154 poin dengan pembalap Malaysia, Md Affendi Rosli dari tim Harian Metro Y-TEQ SCK Honda Racing.

Peringkat empat hingga delapan masih dikuasai pembalap-pembalap Yamaha termasuk rekan setim Rafid, yaitu Ahmad Afif Amran, di posisi kelima.

Dominasi Topan dalam enam seri gelaran AARC tahun ini layak mengganjarnya gelar juara. Pembalap berusia 17 tahun ini meraih kemenangan manis di Sentul, Madras (India), Zhuhai (China) dan Losail. Hebatnya kemenangan tersebut diraihnya dengan menjadi yang terdepan di race 1 dan 2 pada empat seri itu.

Topan Fokus di Supersport Tahun 2012 

”Topan adalah pembalap yang lahir dari Yamaha Cup Race (YCR) dan dia akan diproyeksikan ke Supersport nasional dan Asia di 2012. Ini merupakan bukti Yamaha peduli anak bangsa,” ungkap Ari Wibisono, Manager Motorsport Yamaha Indonesia.

Pemilik tim Yamaha Tunggal Jaya Motor (TJM), Rudyanto Widjaja, mengatakan Topan memenuhi target juara tahun ini.

”Tahun pertama pembelajaran buat Topan untuk mengenal kondisi sirkuit di Asia. Tahun kedua targetnya juara. Kejuaraan Asia ini sangat penting untuk penjenjangan pembalap ke level dunia. Tahun depan Topan fokus di Supersport 600 cc untuk persiapan ke tingkat dunia,” papar Rudy.

Dia juga mengucapkan terimakasih kepada Yamaha Indonesia yang telah memberikan dukungan sehingga dapat berkompetisi di AARC. ”Kunci sukses utama kami lainnya adalah pada sektor engineer. Mekanik kami, Hawadis, mesin setingannya selalu bikin rekor di setiap sirkuit,” ucap Rudy.

Sementara itu, di kelas Supersport 600 cc AARC, Doni Tata menjadi pembalap Indonesia yang meraih hasil paling bagus. Meskipun hanya berada di posisi ke-6 klasemen akhir, Doni yang membalap untuk tim Yamaha Indonesia Racing, cukup membuktikan kemampuannya berada di atas pembalap Indonesia lainnya.

Di Losail, Doni menempati posisi ke-6 di race 1 dan ke-7 di race 2. Md Zamri Baba asal Malaysia menjadi pembalap Yamaha (Petronas Yamaha Malaysia) yang meraih hasil terbaik dengan berada di tempat ketiga.

Leave a Reply