Ben Spies patahkan ambisi Trio Honda

7 November 2011. Balapan MotoGP 2011 di Valencia, bukan hanya sebagai balapan terakhir tahun 2011, tetapi juga sebagai berakhirnya era mesin 800cc. Satu hal yang paling menarik adalah melihat kepiawaian pembalap Yamaha Factory, Ben Spies (11) yang mampu mematahkan ambisi Trio Honda bermain di kandang Repsol Honda. 

Ya, kita tau Repsol Honda punya ambisi besar ingin meraih podium MotoGP 2011 Valencia, dan hal itu sah-sah saja, tapi Yamaha Factory Team pun tak ingin diam saja dan tau mau menjadi pelengkap penderita, paling tidak balapan MotoGP bermesin 800cc yang terakhir ini harus cemerlang. Hasilnya, Spies bikin sensasi finish di urutan kedua setelah Stoner yang jadi juara pertama.

Lap 27: Stoner melebar, Spies overtake dari sisi dalam

Sebenarnya Spies asal pembalap Texas, USA mampu menyalip semua pembalap Trio Honda termasuk Stoner yang jauh berada didepan. Sebelumnya Spies menguntit secara dekat dengan dua pembalap Repsol Honda, Dani Pedrosa (26) dan Andrea Dovizioso (4) yang keduanya saling overtake. Kedua pembalap ini tidak sadar jika Spies sudah berada sangat dekat dengan mereka, akhirnya Spies bisa meng-overtake Dani dan Andrea (lihat rentetan foto ini).

Hebatnya, Spies mampu mengejar Stoner yang sudah berada jauh di posisi terdepan. Di lap ke-27 merupakan klimaks Spies melewati Stoner pemegang gelar The World MotoGP Championship 2011. Lap 30 sebagai lap terakhir, Spies sudah menyapu dan mematahkan ambisi semua pembalap Honda. Hanya saja, Stoner terlihat sangat edan, ia bikin overtake Spies di ujung garis finish dengan selisih waktu 0.015 detik (lihat rekaman moment penting di garis finish).

Ben Spies berujar dalam press conference (dikutip dari MotoGP.com)

“The conditions were really tough today, with the rain it was so difficult to know how hard to push so I was just concentrating on bringing the bike home. We were able to follow Dani and Dovi and get past them eventually and then get past Casey when he made a small mistake. When there’s no rider in front of you, you don’t have a judge on how slippery the track is so it’s difficult to judge speed in that last lap. When we came out of the last corner I got the paint sucked off the bike by Casey as he went past!”

“I’m happy enough; we made a huge charge at the end and finished well. Considering how the last month has gone it’s a great way to end. We’ll focus on the test now and aim to be up there and even more competitive next year. A huge thank you to Yamaha and my crew who made sure I had a great bike to ride today. This morning we all came out to make some noise and say goodbye to Marco, I’m pretty sure he heard us and I know he would have approved!

 

One thought on “Ben Spies patahkan ambisi Trio Honda

  1. wow dahsyat, selisih waktunya dikit sekali…

Leave a Reply