Kelenteng Sam Poo Kong Semarang

1 September 2011. Penerbangan Garuda jurusan Semarang-Jakarta delay dihari Sabtu 27/8 yang lalu, maka SL.com bersama dua teman yang lain diajak oleh PT Astra Honda Motor (AHM) berkunjung ke Kelenteng Sam Poo Kong. Lokasinya berada dikawasan Simongan, sebelah barat daya Kota Semarang dan tidak jauh dari Bandara A. Yani Semarang.

Bagi mereka yang menyukai wisata rohani, kelenteng Sam Poo Kong merupakan salah satu kelenteng yang terkenal, bahkan nilai wisata kelenteng ini sangat tinggi mengingat usia kleteng sudah berumur 600 tahun. Sementara itu, disana ada patung raksasa Laksamana Zheng He atau Laksamana Ceng Ho yang baru saja diresmikan oleh Gubernur Jawa Tengah, Bibit Waluyo pada tanggal 29 Juli 2011 yang lalu.

Patung raksasa ini dibuat untuk menggantikan patung Laksamana Cheng Ho yang sebelumnya hanya tinggi 1,8 meter, dan sekarang menjadi 12,7 meter (tinggi patung 10,7 meter ditambah tempat patung 2 meter). Hadirnya patung raksasa ini menjadikan Kelenteng Sam Poo Kong sebagai salah satu tujuan wisata utama rohani di Jawa Tengah selain Candi Borobudur.

Menurut literatur Wikipedia, disebutkan kelenteng ini konon dulunya adalah tempat persinggahan Laksamana Cheng Ho, seorang penjelajah asal Tiongkok yang beragama Islam. Adapula yang menyebutkan dulunya biasa disebut dengan Gedung Batu, karena bentuknya merupakan sebuah Gua Batu besar yang terletak pada sebuah bukit batu.

Situs www.xuezhengdao.com menjelaskan bahwa sosok Laksamana Ceng Ho dengan marga Ma dan bernama asli Ma He atau Ma San Bao. Keluarganya sendiri adalah pemeluk agama Islam, begitu juga dengan San Bao ini. Pada waktu Zhu Yuan Zhang menjadi Kaisar pertama Dinasti Ming, San Bao tertangkap dan dijadikan “kasim”. San Bao berteman baik dengan Putra Raja Ke-4 yaitu Zhu Di.

SL.com melihat sendiri spanduk peresmian patung yang masih menempel di salah satu sudut panggung terbuka. Menurut cerita dari seorang petugas, ketika diresmikan hari Jumat 29/7 malam diperkirakan ada 10.000-an pengunjung yang datang.

Prosesi peresmian patung Laksamana Cheng Ho dimulai malam hari pukul 19.30 WIB diawali dengan penyalaan lilin oleh Gubernur Jateng Bibit Waluyo. Suasana peresmian sangat meriah hingga pagi hari, karena ada parade seni dari daerah, dan negara-negara tempat persinggahan Laksamana Cheng Ho. Acara peresmian dimeriahkan dengan pesta kembang api.

Harga tiket masuk Kelenteng Sam Poo Kong adalah Rp. 3.000 untuk warga domestik, dan Rp. 30.000 untuk turis mancanegara. Tiket masuk kedalam kuilnya lain lagi, dikenakan ongkos paket Rp. 75 ribu per orang, tapi setiap pengunjung dapat bonus berfoto pakaian tradisional di seputaran kelenteng. Jam buka dari pukul 06.00 WIB s/d 23.00 WIB. Soal parkir, tempatnya  sangat luas.

VIDEO (rekaman tanggal 7 Oktober 2011 dalam event yang berbeda)

ALBUM PHOTOS

Please follow and like us:

2 thoughts on “Kelenteng Sam Poo Kong Semarang

  1. dsebryant says:

    Salut melihat keindahan patung yang sangat tinggi dan unik, Lihat Tim SL berfhoto ria disana jadi pengen liburan kesana juga …

  2. pernah kesana tahun 2009 tapi patungnya belum ada…. jadi ingin kesana lagi, kelenteng tersebut benar-benar mengagumkan keindahannya…. ngak rugi deh kalo ke semarang mampir kesana.

Leave a Reply