Ford-Toyota Kerja Sama Untuk Hybrid Baru

25 Agustus 2011. Ford Motor Company dan Toyota Motor Corporation, dua produsen kendaraan hybrid terkemuka dunia, pada hari Senin (22/8) yang lalu telah mengumumkan bahwa mereka secara setara akan bekerja sama dalam pengembangan sistem hybrid canggih yang baru bagi konsumen SUV dan truk ringan. 

Menurut siaran pers yang diterima SL.com, bahwa Ford dan Toyota telah menandatangani (MOU) mengenai kerja sama pengembangan produk yang diperkirakan akan ditindaklanjuti dengan kesepakatan formal tahun depan.

Kedua perusahaan secara terpisah telah mengembangkan sistem hybrid rear-wheel drive generasi baru mereka sendiri. Keduanya saat ini telah berkomitmen untuk bekerja sama sebagai mitra setara dalam mengembangkan sistem hybrid baru untuk SUV dan truk ringan.

Powertrain hybrid baru ini akan memberi pengalaman hybrid sepenuhnya dalam penghematan bahan bakar yang lebih besar kepada sekelompok konsumen baru SUV dan truk tanpa berkompromi terhadap kemampuan yang mereka perlukan dari kendaraan mereka.

Ford dan Toyota yakin bahwa kerja sama ini akan memampukan mereka menyediakan teknologi hybrid ini kepada konsumen secara lebih cepat dan lebih terjangkau dibandingkan jika mereka mengembangkannya secara terpisah.

“Kesepakatan ini menyatukan kemampuan kedua pemimpin global dalam kendaraan dan teknologi hybrid untuk mengembangkan solusi yang lebih baik secara lebih cepat dan terjangkau kepada konsumen,” ujar Derrick Kuzak, Group Vice President Global Product Development Ford.

“Ford mencapai sebuah terobosan melalui Ford Fusion Hybrid, dan kami berniat untuk melakukan terobosan lain untuk kelompok baru pembeli SUV dan truk konsumen-konsumen yang kami kenal dengan baik,” tambah Derrick.

Takeshi Uchiyamada, Executive Vice President, Research & Development Toyota, mengatakan “Tahun 1997, kami meluncurkan Prius generasi pertama, mobil hybrid gasoline-electric pertama yang diproduksi secara massal. Sejak itu, kami telah menjual sekitar 3,3 juta kendaraan hybrid. Kami berharap dapat menciptakan teknologi-teknologi menarik yang bermanfaat bagi masyarakat bersama dengan Ford – dan kami dapat melakukannya melalui pengalaman yang dimiliki kedua perusahaan dalam teknologi hybrid.”

Kedua perusahaan juga sepakat untuk bekerja sama dalam penentu yang saling melengkapi standar platform telematika yang dimiliki kedua perusahaan saat ini, sehingga dapat membantu membawa lebih banyak layanan berbasis Internet dan informasi yang berguna bagi konsumen secara global.

Berdasarkan kesepakatan MOU, kedua perusahaan akan memberikan teknologi dan pengetahuan powertrain hybrid terbaik mereka yang telah dikembangkan secara terpisah ke sistem hybrid baru yang dikembangkan bersama, yang akan digunakan pada truk ringan rear-wheel-drive yang akan diluncurkan pada akhir dasawarsa ini. Secara spesifik, Ford dan Toyota akan:

  • Mengembangkan teknologi komponen dan sistem hybrid rear-wheel drive baru untuk SUV dan truk ringan secara bersama sebagai mitra setara
  • Secara terpisah mengintegrasikan sistem hybrid baru pada kendaraan masa depan mereka

Selama bertahun-tahun, Ford dan Toyota secara terpisah telah mengembangkan sistem hybrid rear-wheel-drive baru serupa yang bertujuan untuk memberikan peningkatan penghematan bahan bakar pada SUV dan truk ringan. Saat kedua perusahaan mulai mendiskusikan kemungkinan kerja sama ini, mereka segera menemukan persamaan.

“Dengan bekerja sama, kami akan dapat menyediakan powertrain canggih terbaik yang terjangkau bagi konsumen, yang menyajikan peningkatan penghematan bahan bakar,” ujar President dan CEO Ford, Alan Mulally.

“Ini adalah jenis kerja sama yang diperlukan untuk menghadapi tantangan global yang besar mengenai kebebasan energi dan kesinambungan lingkungan,” tambah Alan.

President Toyota, Akio Toyoda, menambahkan, “Toyota sangat bangga bergabung bersama Ford dalam mengembangkan sistem hybrid untuk SUV dan truk pickup. Kerja sama ini bukan hanya bertujuan untuk pembuatan mobil yang lebih baik dibandingkan sebelumnya, tapi juga menjadi dasar penting mobilitas masa depan di Amerika Serikat. Dengan membangun hubungan global jangka panjang dengan Ford, kami berharap dapat terus menyediakan kendaraan yang melebihi harapan masyarakat di Amerika.”

Sistem hybrid rear-wheel-drive ini akan menjadi dasar arsitektur baru yang menyajikan kemampuan SUV dan truk yang diinginkan konsumen sekaligus memberikan penghematan bahan bakar yang lebih besar.

Walaupun sistem hybrid rear-wheel-drive akan berbagi banyak komponen dan teknologi yang sama, Ford dan Toyota akan secara terpisah mengintegrasikan sistem tersebut ke dalam kendaraan mereka. Setiap perusahaan akan menentukan karakteristik dinamika performa dan kalibrasi dari SUV dan pickup ringan mereka masing-masing.

Sebagai tambahan, karena telematika semakin memainkan peran penting dalam suasana dalam kendaraan, kedua perusahaan sepakat untuk bekerja sama dalam standar dan teknologi yang diperlukan untuk menciptakan pengalaman dalam mobil yang lebih aman dan lebih nyaman bagi sistem telematika generasi mendatang. Kerja sama telematika hanya berkaitan dengan standar dan teknologi, dan setiap perusahaan akan terus mengembangkan fitur dan produk dalam kendaraan mereka secara terpisah.

“Ford telah membuat kemajuan besar di bidang telematika,” ujar Kuzak. “Saat ini kami memiliki solusi yang unik dan sangat baik, yaitu SYNC dan MyFordTouch. Bekerja sama mengembangkan standar dalam kendaraan akan semakin meningkatkan pengalaman konsumen kami dengan kendaraan mereka.”

Uchiyamada menambahkan, “Toyota juga telah melakukan investasi besar di bidang telematika di berbagai negara di seluruh dunia, melalui layanan seperti G-BOOK dan G-Link. Di Amerika Serikat, kami telah memperkenalkan Entune yang mudah digunakan dan diakses. Dengan berbagi pengetahuan dan pengalaman, kami ingin menawarkan layanan telematika yang semakin baik di masa depan.”

Leave a Reply