Audi Dukung World Economic Forum 2011

14 Juni 2011. Audi dukunga ajang bergengsi dan berskala internasional, World Economic Forum di Asia Timur di Jakarta, 12-13 Juni 2011. Ada 10 unit Audi A6 tipe 2.8L dan 3.0L quattro, yang baru diluncurkan di Jerman, langsung didatangkan dari Jerman. Mobil tersebut dipakai sebagai kendaraan pemimpin forum dan tokoh kehormatan perhelatan besar ini selama berada di Jakarta. 

Menurut info, dukungan terhadap forum berskala dunia ini telah diberikan Audi selama 24 tahun berturut-turut dan merefleksikan dukungan Audi terhadap nilai-nilai yang diusung oleh forum tersebut. Tidak lain hal ini bertujuan untuk mencapai kesepakatan bersama dalam membangun dunia dalam bentuk kemitraan antara para pemimpin dunia, para pebisnis, politikus dan kaum intelektual.

Indonesia terpilih menjadi tuan rumah forum tahun ini karena Indonesia mengalami transformasi luar biasa dalam bidang ekonomi dan politik yang sekaligus mencerminkan pertumbuhan dan perkembangan kawasan ini selama lebih dari dua dekade terakhir. Mengusung tema “Menanggapi Globalisme Baru”, forum ini dihadiri oleh lebih dari 600 peserta dari 40 negara.

“Indonesia telah mengalami peningkatan kompetensi secara pesat dari peringkat ke-54 menjadi peringkat ke-44 dalam Global Competitiveness Index (GCI). Inilah yang menyebabkan Indonesia terpilih sebagai tuan rumah konferensi forum kali ini,” ujar Sushant Palakurthi Rao, Director and Head of the World Economic Forum.

“Merupakan kehormatan bagi Audi untuk terus dapat mendukung World Economic Forum, ajang pertemuan bergengsi berskala dunia. Selain itu, kami juga sangat bangga karena Indonesia terpilih sebagai tuan rumah pelaksanaan forum ini untuk pertama kalinya sejak 20 tahun terakhir. Kami harap dukungan yang kami berikan dapat berkontribusi dalam memberikan keamanan dan kenyamanan bagi para pemimpin dunia yang hadir dalam acara ini,” tutur Andrew Nasuri, CEO PT. Garuda Mataram Motor.

World Economic Forum 2011 di Jakarta

Pertemuan forum kali ini akan membahas permasalahan-permasalahan global yang tengah mengemuka seperti tekanan inflasi, kelangkaan sumber daya dan degradasi lingkungan. Para pemimpin di kawasan Asia Timur diharapkan dapat bekerja sama dalam mengatasi permasalah global dan menjamin keberlangsungan pertumbuhan di masa mendatang. Keseriusan para pemimpin dunia dan para CEO dunia dalam membicarakan permasalahan global tersebut memberikan sumbangan berharga terhadap seluruh masyarakat dunia pada umumnya dan masyarakat Indonesia khususnya. http://www.weforum.org/

 

Leave a Reply