Fitra Eri Raih Podium Pertama Mercedes-Benz Pertamina CCTC Seri-3

18 April 2011. Pembalap nasional dari TOP 1-GT Radial Racing Team, FITRA ERI akhirnya berhasil menjuarai Kelas Master Seri-3 Kejuaraan Mercedes-Benz Pertamina C-Class Touring Championship (Mercedes-Benz Pertamina CCTC) yang digelar di Sirkuit Sentul, Jawa Barat, Minggu (17/4) dalam event ISOM (Indonesia Series of Motor Sport) 2011 Seri Perdana.

Fitra yang menempati pole postion mendominasi jalannya balap sejak start hingga menyentuh garis finish. Fitra menyelesaikan balap dengan waktu 23 menit 22,625 detik, sekaligus mencatat fastest lap dengan waktu 1 menit 54,827 detik. Sementara itu, lawannya Moreno Soeprapto (Sentul Auto Stage) yang mana di balapan sebelumnya di ajang Seri-2 Mercedes-Benz CCTC dapat podium teratas, kal ini hanya mampu menyelesaikan di posisi kedua, di depan rekan satu timnya, Arief Pinastrio.

Bertarung sebanyak 12 lap, ketiga pembalap kelas Master tersebut mempertontonkan aksi memukau dengan C-Class CGI. Bahkan pembalap senior andalan Jawa Barat, Chandra Alim dari tim B2T Racing, sempat pula menekan Fitra di awal-awal lomba namun belakangan Chandra Halim tak mampu mengejar Fitra.

Terlihat Fitra tampil lebih prima pada balapan dengan penuh percaya diri. Kondisi tersebut membuat upaya lawan mengejar Fitra, agak kewalahan. Bahkan Chandra sendiri pun akhirnya harus masuk pit dan tidak bisa melanjutkan lomba pada lap ke-11. Kondisi hampir serupa juga dialami oleh Ananda Mikola (Sentul Auto Stage) yang terpaksa harus menghentikan lomba ketika balap baru berlangsung tujuh putaran.

“Sebuah kebanggaan bagi tim balap TOP 1- GT Radial Racing Team bisa menjapai tujuan utama kami, juara. Saya juga berterimakasih kepada Mercedes-Benz dan Pertamina yang telah membuat balapan touring car premium ini semakin  kompetitif di Indonesia”, ujar Fitra dalam acara press-conference usai menerima piala kemenangan Mercedes-Benz C-Class Touring Chamnpionship Seri-3.

“Inilah kemenangan yang sudah saya tunggu. Saya sangat senang dengan hasil di seri ketiga ini. Saya memang sempat bertarung ketat dengan Chandra Alim, tapi sepertinya Chalim mengalami masalah dengan mobilnya,” jelas Fitra.

“Tim kami telah melakukan penyempurnaan di bagian transmisi yang mana pada eri sebelumnya transmisi mobil kami mengalami panas yang menyebabkan sistem safe mode Mercedes-Benz C-Class menurunkan tenaga mesin. Akibatnya mobil tidak bisa melaju. Teknologi  ini bagus buat mobil mewah yang dipakai buat harian, tapi disini kami ingin mobl bisa melaju dengan cepat,” papar Fitra.

“Akhirnya kami mencari solusi dam tim bisa  memperbaiki pendinginan dan menggunakan oli dengan viskositas berbeda . Selain itu saya harus menyesuaikan diri dalam karakter dalam mengemudi mobil. Semuanya harus dilakukan agar tidak lagi terjadi masalah yang sama pada seri sebelumnya,” sambung Fitra Eri sebagai pembalap senior bagi tim TOP 1-GT Radial Racin Team.

Balapan Seri-3 Kejuaraan Mercedes-Benz Pertamina C-Class Touring Championship diikuti 33 pembalap, termasuk sebuah mobil eksebisi yang dikendarai tim manajemen PT Mercedes-Benz Indonesia, Roland Staehler. Namun garis start akhirnya hanya diisi 32 pembalap setelah satu mobil peserta mengalami kecelakaan pada sesi latihan hari sebelumnya.

Seluruh peserta Mercedes-Benz Pertamina C-Class Touring Championship yang mengendarai model Kompresor dan CGI terbagi dalam tiga kelas, yaitu Master, Non-Seeded, dan Novice.

Kelas Non-Seeded

Di kelas Non-Seeded Rudi S. Laksmana (Northstar Mahaka Racing Team) menempati finish terdepan dengan wakktu 23 menit 26,421 detik, diikuti Antyo Widianto (Sentul Auto Stage) dan Boutros Hadiyanto (B2T racing) di peringkat kedua dan ketiga.

Kelas Novice

Sementara itu pada kelas Novice Adrian Herbowo (Northstar Mahaka Racing Team) menjadi yang tercepat dengan waktu 24 menit 00,581 detik, disusul Harry Goenawidjaya (Forza Auto One Racing) di tempat kedua, dan Mohamad Prapanca (Northstar Mahaka Racing Team) di peringkat ketiga.

Seri III Kejuaraan Mercedes-Benz Pertamina C-Class Touring Championship berlangsung di tengah kondisi cuaca cerah, meski sempat beberapa waktu diliputi awan gelap. Selain diisi pembalap-pembalap muda, beberapa pembalap senior, seperti Tinton Soeptrapto (Sentul Auto Stage) dan Rio Sarwono (Top One Sentul Team), ikut mewarnai ajang balap mobil premium pertama di Indonesia ini.

“Seluruh pembalap nasional kembali membuktikan keandalan inovasi dan teknologi sedan premium Mercedes-Benz C-Class pada Seri Ketiga hari ini. Kami terdepan untuk performa, keselamatan, dan kenyamanan. Ini yang membuat kami optimis bahwa C-Class Touring Car akan selalu menyuguhkan kompetisi yang sengit,” ungkap Deputy Director Marketing PT Mercedes-Benz Indonesia Yuniadi Hartono.

Sekilas Mercedes-Benz Pertamina C-Class Touring Championship

Mercedes-Benz Pertamina C-Class Touring Championship merupakan balap profesional khusus sedan premium Mercedes-Benz C-Class yang dibuat PT Mercedes-Benz Indonesia, serta didukungan PT Pertamina (Persero) dalam hal ini pelumas Fastron dan Pertamax Racing sebagai penyedia bahan bakar khusus balap pertamax racing, dan PT Gajah Tunggal sebagai produsen ban merek GT Radial.

Mercedes-Benz Pertamina C-Class Touring Championship yang akan dilangsungkan dalam lima seri sejak Oktober 2010. Pada balapan ini semua pembalap nasional menggunakan Mercedes-Benz C-Class terbaru berbasis model W204, baik tipe Kompressor maupun CGI.

Sedan C-Class terbaru yang tampil pada kejuaraan ini telah dimodifikasi sesuai spesifikasi balap Group N standar FIA. Meski begitu, komponen mesin, sistem transmisi, dan sistem pengereman masih berstandar pabrik atau sama dengan unit yang dijual PT Mercedes-Benz Indonesia.

Hadirnya Mercedes-Benz Pertamina C-Class Touring Championship ini sekaligus menjadi balap mobil premium pertama di Indonesia dalam kalender Ikatan Motor Indonesia (IMI).

ALBUM PHOTO

Please follow and like us:

Leave a Reply