Safety Riding Course HSX125 Community

13 Maret 2011. Mengapa “Safety Riding Course” harus digelar berulang-ulang? Safety Riding lagi! Mari kita lihat kecelekaan lalu-lintas yang kerap terjadi menimpa sepeda motor. Yang salah motor atau pengendaranya? Kalau pengendaranya, itulah dia problemnya dimana kita perlu memberi pengetahuan dan praktik cara mengemudi motor dengan benar. Caranya?

Memiliki SIM (Surat Izin Mengemudi) bukan jaminan seseorang sudah paham cara mengemudikan sepeda motor dengan benar. Jadi, SIM seringkali belum menjawab soal sikap dan etika berkendara sepeda motor dengan benar. Maka dari itu, perusahaan PT Wahana Makmur Sejati (WMS) selaku Main Dealer Honda untuk wilayah Jakarta dan Tangerang bersama ATPM Honda selalu konsisten memberikan ragam pelatihan keterampilan mengendarai sepeda motor.

Pelatihan dan keterampilan mengendarai sepeda motor dalam istilah bekennya adalah “Safety Riding Course (SRC)” dan salah satunya dimana PT WMS menggelar acara SRC khusus untuk komunitas sepeda motor Honda Supra X125 (HSX125) yang telah sukses dilaksanakan pada hari Sabtu, 5/3/11 yang lalu. Adapaun materi kali ini cukup pada prakteknya saja, antara lain cara pengereman, slalom, dan mengemudikan motor secara pelan di atas narrow plate.

“Hari ini memang giliran SRC untuk Honda Supra X 125 Community mengambil lokasi yang cukup sederhana di areal parkir Dinas Kelautan dan Pertanian UPT Laboratorium Kesmavet Jl. Raya Bambu Apus, Jakarta Timur. Honda secara konsisten akan menggelar pelatihan Safety Riding bagi semua klub dan komunitas Honda khususnya yang sudah bergabung dalam AHJ (red=Asosiasi Honda Jakarta),” ujar Bro Agust Sigit Wicaksono staff PT WMS yang kerap hadir memantau pelatihan SRC Honda di beberapa tempat.

Sebelum praktik SRC dimulai, setiap peserta harus melakukan stretching bersama Bro Wisnu, yang dilanjutkan dengan pengecekan kendaraan sepeda motor oleh Bro Agus Sani dan Bro Sigit. Pengecekan kendaraan bermotor wajib, karena salah satu syarat peserta SRC adalah, kondisi sepeda motor harus lengkap dengan surat-surat, lampu sein, kaca spion, rem berfungsi dengan baik, dan kondisi sepeda motor masih layak dipakai di jalan umum (bukan untuk balapan).

Singkat kata, motor peserta SRC hanya diminta dalam kondisi standard dan ini sudah pasti lolos dalam pengecekan. Nah, yang menarik, yang ikut acara SRC ini bukan cuma kaum laki-laki saja, tetapi juga berlaku untuk kaum wanita alias lady biker. Terlihat di acara SRC HSX125 kehadiran 2 orang lady biker ikut dalam pelatihan yang bersemangat menyelesaikan semua tugas yang diberikan instruktur.

“Ya, disini yang ikutan pesertanya adalah para calon anggota HSX125 Community dimana mereka memang wajib lulus SRC  jika ingin bergabung dengan komunitas HSX125 ini. Acara ini akan digelar secara terus menerus, biar kata acaranya sederhana, yang penting pelatihan dan pengenalan Safety Riding harus kita lakukan,” kata Bro Andre mantan Ketum HSX125.

Memang sih, secara tempat dan lokasi acara SRC untuk HSX125 Community terlihat sederhana, tak ada hiruk pikuk panggung, tapi yang lebih penting adalah isi materi SRC dan keseriusan setiap peserta. Terlihat semua peserta bikers Honda Supra X125 sangat antusias ketika Bapak Siswanto, salah satu instruktur SRC PT WMS memberikan pengarahan, serta praktik bagaimana menjaga keseimbangan ketika manuver zig-zag melewati beberapa cone.

Sudahkah klub dan komunitas sepeda motor bro sekalian ikut SRC?

 ALBUM PHOTO

2 thoughts on “Safety Riding Course HSX125 Community

  1. Safety Riding Course (SRC) emang perlu bwt smua pengedara motor khususnya community. dan salut buat Honda yang selalu mendukung program SRC..

  2. Safety Riding Course berguna banget bagi para pengendara sepeda motor………

    HONDA emang selalu memperhatikan kebutuhan konsumennya……..

    wajar aja kalo HONDA selalu lebih unggul dibandingkan dengan yang lainnya…..

    teruskan……

Leave a Reply