Sekilas Test Ride Honda CBR 250R

11 Maret 2011. Sesuai ajakan dari PT Astra Honda Motor (AHM) ke Surabaya untuk mengikuti sesi test-ride motor terbaru Honda CBR 250R, mungkin SL.com bisa memberikan cerita singkat tentang hasil atau sekilas pandang tentang motor tersebut ketika mencoba di lintasan Sirkuit Kenjeran, Surabaya. Tapi tunggu dulu, kenapa AHM bikin test ride di Surabaya, bukan di Jakarta ya?

Sebenarnya test-ride Honda CBR 250R sudah pernah berlangsung di Sentul, Bogor (26/2/11) sehari sesudah peluncuran secara nasional di Hotel Mandarin, Jakarta (25/2/11). Hanya saja, sesi test ride di Sentul tersebut lebih di prioristaskan untuk para wartawan kota Jakarta, sedangkan test ride untuk wartawan wilayah regional sudah dimulai dari kota Surabaya yang berlangsung kemarin (10/3/11). Nah, beruntung sekali nama SL.com terdaftar sebagai salah satu peserta dari Jakarta yang ikut test ride Honda CBR 250R di Surabaya tersebut.

Nah, seperti apa sih rasanya naik motorsport Honda CBR 250R?

Yang namanya naik motor baru pasti enak. Honda CBR 250R yang diproduksi di Thailand ini adalah produk Honda Global, artinya model dan bentuknya standard, dan ini berlaku sama untuk seluruh penjualan di seluruh dunia. Memiliki riding position yang cukup nyaman untuk pemakaian harian, maupun nyaman saat diajak ngebut di Sirkuit Kenjeran Surabaya walaupun dikasih jatah 3 putaran.

SL.com in action Honda CBR 250R Non-ABS (Silver)

Bagi SL.com dengan tinggi 176 cm dan berat 80 kg, terasa tinggi badan agak ketinggian dan bobot agak keberatan. Tapi, ketika sudah duduk di atas jok, switch on engine start, dan motor mulai bergerak, langsung saja posisi kedua kaki melipat dengan posisi nyaman. Panjang jok masih sesuai, dan badan sedikit menunduk karena motor langsung di geber. Visor pelindung untuk menahan terpaan angin tidak terlalu besar, dan ketika merunduk membuat SL.com seperti pembalap beneran. Asyik!

Masuk tikungan pertama adalah penyesuaian. Tapi ketika masuk tikungan ke kedua ke arah kiri, maka kaki kiri dibuka agak melebar agar motor sedikit merebah, dan kaki kanan cukup nyaman ditempel ke tangki bensin. Demikian pula menikung ke-kanan dilakukan dengan cara yang sama agar mendapatkan keseimbangan motor CBR 250R.

Yang pasti, saat masuk tikungan, merebah ditikungan, dan keluar ditikungan, terasa Honda CBR 25R sangat mumpuni.  Artinya, tikungan-tikungan kecil Kenjeran Surabaya yang mirip dengan Sirkuit Sentul Bogor memang asyik untuk dilahap sambil rebahan. Bermain dengan tikungan membutuhkan pengereman, dan SL.com merasakan pengereman Honda CBR 250R versi Non-ABS sudah terasa cukup bagus.

Dari sisi handling, motor Honda CBR 250R ini memang terasa sangat lincah di tikungan, dan tampaknya kelincahan motor ini harus dibuktikan untuk perjalanan ke luar kota, touring, dan juga merasakan sensasi tikungan-tikungan di kawasan Puncak. Yang membuat motor ini lincah, mungkin karena bobotnya yang tidak berat, serta memiliki sasis tubular.

Berapa top speed saat full throttle? Dalam hal ini SL.com memang tak mencapai gas pol. Hal ini karena lintasan Sirkuit Kenjeran yang pendek. Lagian, lintasan lurus di Kenjeran sepertinya tak bisa meladeni Honda CBR 250R hingga maximum speed, dan ini beda dengan lokasi Sentul Besar.

Angka digital yang sempat dilihat di speedometer (hanya sekilas) di trek lurus adalah 120 Km/jam dan sebenarnya gas masih masih bisa ditarik lagi (kalau mau). Mungkin kalau test di Sentul Besar, seharusnya motor ini bisa tembus di angka 150 km/jam atau lebih.

Honda CBR 250R memiliki mesin satu silinder, namun demikian performa mesin-nya masih cukup bisa diandalkan. Saat sesi test ride, SL.com berusaha mengejar satu peserta yang sudah berada didepan, hanya saja sosok SL.com bukanlah seorang pembalap, lebih suka disebut pe-touring. Yang dicari bukan top speed di sirkuit, tapi lebih suka menikmati touring jarak jauh (speed touring). Jelas, motor ini sangat pas buat touring.

Seperti sudah disebut diatas, saat test ride SL.com dapat jatah menunggang Honda CBR 250R versi Non-ABS (warna abu-abu), dan mesinnya sama dengan versi ABS (Anti Block System). Meskipun hanya memiliki satu silinder, tapi motor ini tapi sudah dilengkapi dengan Programmed Fuel Injection (PGM-FI).

Jadi, saat keluar ditikungan, akselerasi di putaran bawah Honda CBR 250R sangat responsif, bisa dibilang lumayan galak. Adapun salah satu keunggulan CBR 250R memiliki torsi yang besar, mesin memang terasa lebih bertenaga. Apalagi selebihnya dan kekurangan-nya? Silahkah dibaca artikel-artikel yang sudah ditulis beberapa teman blogger yang ikut test-ride Honda CBR 250R, salah satunya artikel Bro Taufik TMCBlog.

ALBUM PHOTO

Please follow and like us:

5 thoughts on “Sekilas Test Ride Honda CBR 250R

  1. Keren motornya.. tumben gak ada UG yang terekam..biasanya banyak bertebaran hehe..

  2. Honda CBR kereeeen abiezz pokoknya…
    buat para cowok2 makin oke deh kalo naek Honda CBR,oiya denger-denger di Lampung mau ada acara hiburan lauching CBR,ada yang tau jadwalnya ga???

  3. […] Sekilas Test Ride Honda CBR 250R […]

  4. sepertinya honda cbr 250r emang motor yg top abiz ya…dri critanya yg pda udah nyobain smua komentarnya pda sneng udah nyobain, emang nie motor menggoda abiz buat para penggemar motor sport.

  5. Mo sharing buat all riders nih tentang Konsep Produk Honda CBR 250R,Honda CBR250R dikembangkan dari konsep yang memadukan styling, performance & comfort dengan tampilan desain mewah sporty full fairing yang mengacu ke gaya motor sport kelas atas eropa maupun asia serta didukung teknologi canggih kelas dunia:
    1.GAYA SPORT MEWAH (SPORT-LUXURY STYLE)
    Dirancang dari bentuk yang sporti & dinamis berdasarkan “mass centralization form” serta terinspirasi dari model Honda VFR1200F & Honda CBR1000RR yang dikembangkan lebih lanjut dari sisi fungsional, sehingga menghasilkan tampilan total desain yang berbeda.
    2.PERFORMA EKSTRIM (EXTREME PERFORMANCE)
    Mesin baru Honda 250cc berpendingin cairan (radiator), 6-Kecepatan, PGM-FI, DOHC, 4-Valve dan sesuai dengan standar EURO 2, selain menawarkan kemampuan akselerasi, kelincahan dan kemudahan dalam pengendalian, juga hemat bahan bakar dan ramah lingkungan.
    3.FITUR TAK TERTANDINGI (UNRIVALED EQUIPMENT)
    Honda CBR250R dilengkapi berbagai fitur istimewa berteknologi tinggi, seperti: Combined Antilock Braking System (Combined-ABS)*, Front & Rear Disk Brake, Alloy Wheel with Tubeless Tire, dan Pro-link Rear Suspension.
    4.KENYAMANAN SEMPURNA (PERFECT COMFORT)
    Posisi berkendara yang sporti dirancang lebih ergonomis dengan mempertimbangkan ukuran dan bentuk tubuh pengguna (baik pengendara maupun pembonceng), sehingga memberikan kenyamanan sempurna bagi setiap pengendaranya.

    So nggak bakalan rugi kalau memiliki produk keluaran Honda ini.

    Salam One HEART.

Leave a Reply