Tuminen: The King Nominee ABT Final Battle 2010

6 Desember 2010. Kupu-Kupu Malam yang dikenal sebagai pemenang ABT Final Battle Tahun 2009 yang lalu, kembali hadir menghiasi panggung acara “AutoBlackThrough Final Battle 2010″ yang berlangsung di JCC Senayan, Jakarta (4-5 Desember 2010). Kali ini datang dengan mobil unik yang punya nama “Tuminem” dari modifikator asal Yogyakarta.

Mobil yang punya nama lengkap “Tuminem Project” ini sengaja dirancang dengan warna cerah untuk memancarkan kesan fresh (segar). Keunggulan mencolok dari mobil ini tentu saja di seputar wilayah ekterior yang dapat dibuka hingga setengan body dengan sistem motorized.

“Untuk tahun 2010 ini saya tetap membangun mobil dengan konsep independent car. Pemikiran kami ialah ingin menghasilkan sebuah karya yang keluar dari basic lazimnya mobil,” ujar Rudy selaku owner Kupu-Kupu Malam sekaligus konseptor Tuminem.”Walau tidak terlihat sebagaimana layaknya mobil kami tetap berpegang pada tiga aspek penting dalam pembuatan mobil yaitu aspek struktural, fungsional maupun aspek arsitektural,” ujar Rudi lagi.

Tidak dijelaskan secara pasti basic mobil ini namun seingat Rudy, chassis Tuminem ialah dari mobil Toyota. Sumbu roda dipotong kurang lebih tinggal 1,2 meter dan rancangan stir ditempatkan di tengah dengan konsep single seater. Dari sisi ketinggian mobil, Rudy mengklaim kalau Tuminem bisa jadi merupakan mobil terpendek di dunia kerena hanya mempunyai tinggi 0,9 meter.

Melengkapi penampilan luar, Tuminem diperkuat konsep pengecatan bergaya abstrak dengan menggunakan kuas. Hasilnya bukan saja terlihat artistik tapi malah nampak lebih futuristik. Penampilan segar di bagian eksterior juga diselaraskan oleh nuansa interior yang enerjik.

“Interior kita buat se-match mungkin sehingga kesan fresh dapat semakin terpancar. Pada bagian dashboard, indikator semuanya sudah elektrik dengan penempatan di tengah,” imbuh Rudy lagi. Pada bukaan kap depan juga sudah dilengkapi dengan Televisi. Untuk sektor audio Rudy tidak terlalu bekerja keras karena keseluruhan bagian ini sudah mendapat dukungan penuh dari Venom mulai dari headunit, speaker, subwoofer, amplifier, maupun juga connection.

Masuk ke bagian mesin, Tuminem sudah dijejali seperangkat engine swap yang memakai Twin Turbo serta ubahan karburator dan blow off valve. Untuk mesin sendiri baru dua hari jadi dan langsung dibawa final battle. Demi memuluskan langkah untuk jadi yang terbaik.

Tuminem juga turut partisipasi dalam tes-dyno attraction. Ketika ditanya tentang harapannya pada final battle tahun ini, Rudy hanya berujar dengan bijak: “Bagi saya menang kalah itu biasa dan kontestan lain juga bagus-bagus karena mereka menampilkan inovasi serta suguhan karya yang lebih baik.”

Berkat keunikan, kerapihan, dan inovasi yang ditawarkan Tuminem Project tak salah kalau para dewan juri memilih mobil ini jadi salah satu King Nominee Autoblackthrough Jakarta 2010. This is the real Indonesaian Modification!

ALBUM PHOTO

 

Please follow and like us:

One thought on “Tuminen: The King Nominee ABT Final Battle 2010

  1. Keren tp ya hanya untuk di liat2 ja…
    Masalahnya jalanan kt di Indonesia ga da bs menampung yg cecer abis bgitu.
    Bnar ga? Hehehe…

Leave a Reply