Review Ford Fiesta: Hot Lap & Stability Control

12 Oktober 2010. Nyaman dan stabil, itulah Ford Fiesta yang sempat diuji oleh SL.com di lintasan Sirkuit Sentul (11/11/10). Kehadiran SL.com secara khusus ikut “Fiesta Drive And Action“ atas undangan PT Ford Motor Indonesia (FMI). Dalam acara tersebut, SL.com ikut pengujian tahap pertama: “Hot Lap & Stability Control” dengan hasil memuaskan.

Satu kelebihan acara “Fiesta Drive And Action” adalah masalah safety, dimana seluruh peserta diharuskan pakai helmet yang disediakan panitia. Tak cuma helmet, bahkan  panitia menyediakan balaclava atau sarung tipis untuk menutup bagian kepala hingga leher sang pengemudi. Selain itu, urutan peserta berjalan tertib mengingat semua nama peserta sudah dicatat dan masuk dalam antrian sesuai dengan nomor urutan.

Untuk pengetesan tahap pertama adalah hot-lap dan stability control, PT FMI menyediakan 4 (empat) unit mobil Fiesta dengan kombinasi transmisi versi manual dan otomatis. Beruntung SL.com dapat melakukan pengetesan kedua mobil tersebut, masing-masing satu lap.

Namun sebelum mobil dijalankan, ke-empat mobil tadi di kawal oleh seorang instruktur dari “Indonesia Defensive Driving Center/IDDC” dan sebelum Fiesta dijalankan oleh sang-pengemudi, kami diberikan arahan dan penjelasan aturan main yang harus dipahami oleh setiap peserta. Lihat gambar paling atas, ada salah satu orang instruktur wanita IDDC yang sedang memberikan arahan kepada seorang wartawan yang sudah duduk dalam kemudi Fiesta. Sabar bro.. dengerin dulu nih aturan mainnya!

Acara berjalan dengan tertib dan ketat, demikian aturan yang diberikan oleh para instruktur IDDC, namun yang lebih penting adalah masalah keamanan.  Ketika mobil sudah dijalankan, sebagai bagian pertama hot lap course adalah mengambil posisi di garis start yang biasa di pakai para pembalap sebagai garis finish dalam ajang balapan resmi di Sirkuit Sentul.

Hitungan mundur, tiga dua satu, and go! SL.com langsung injak gas untuk mendapatkan speed 100 km/jam.  Setelah jarum speedometer di angka 100, injakan gas Fiesta kemudian segera diturunkan, dan smentara itu sang instruktur mencatat perolehan waktu untuk kecepatan antara 0 s/d 100 km/jam. Tak lama kemudian Fiesta sudah bisa dipacu masuk dalam tikungan pertama R1, kemudian R2, dan mengikuti seluruh trek lintasan balap Sentul.

Sudah tentu, Fiesta harus menjalani sesi cornering, serta mengikuti seluruh racing line Sirkuit Sentul dalam kecepatan tinggi, hingga ban mobil menderit dalam setiap tikungan. Pada beberapa bagian lintasan, Fiesta menghadapi “handicap cone” dan SL.com dengan terpaksa harus segera mengambil manuver ‘zig-zag” dengan cepat agar merasakan kestabilam mobil dalam manuver-manuver tajam.

 Satu lap pun usai untuk menguji Ford Fiesta 1.4L Manual Transmission, sedangkan pada putaran kedua SL.com mencoba Ford Fiesta 1.6L Automatic Transmission. Kalau mau membandingkan power kedua mobil tersebut, sangat terasa Ford Fiesta 1.6L AT jauh lebih baik dari Fiesta 1.4L MT, hal ini disebakan karena mesin Fiesta 1.6L AT memiliki kapasitas mesin yang lebih besar dari Fiesta 1.4L MT. Demikian pula tenaga maksimal yang dihasilkan oleh Fiesta 1.6L AT adalah 120 hp @ 6,000 RPM dan torsi 152 Nm pada @ 4.050 RPM. Yang pasti kedua jenis Fiesta 1.4L dan 1.6L sama-sama menggunakan mesin Duratec 4 Silinder DOHC 16 Valve.

Sebagai catatan bahwa pengetesaan yang dilakukan oleh SL.com berada dilintasan balap, dengan trek lurus, dan bukan di jalur tanjakan gunung. Karena biasanya mobil dengan transmisi manual, khususnya di wilayah pegunungan akan jauh lebih mengutungkan ketimbang mobil transmisi otomatis, tarikan dan akeselerasi pastinya akan jauh lebih cepat karena perpindahan persneling secara manual yang dapat disesuaikan dengan medan, maupun kebutuhan dari pengemudinya.

Kesimpulan

Fiesta aman, nyaman dan stabil. Hal ini karena Fiesta sudah dibekali dengan suspensi depan yang mumpuni, yaitu independent MacPherson Strut, sedangkan pada supensi belakang dibekali dengan Semi Independet Twist Beam with Coil Spring. Namun yang lebih penting, Fiesta memiliki fitur canggih ESP (Electronic Stability Program) dan rangka/chassis mobil lebih dari 55% terbuat dari bahan baja Boron, ringan namun kuat.

Menurut keterangan salah seorang teknisi PT FMI, justru salah satu keunggulan dari Fiesta karena adanya perangkat ESP dan Traction Control yang mampu menjaga kestabilan Fiesta tetap dalam kendali pengemudi, apalagi ketika Fiesta melintasi permukaan yang memungkinkan Fiesta sampai kehilangan daya traksi, dimana Fiesta terbukti aman dan tidak mengalami limbung, out of track, atau melintir (ngepot). Pilihan ekstra ini (perangkat standard dengan Powershift) secara otomatis akan mencari situasi yang aman, dan dalam sekejap perangka ESP akan menjalankan tekanan rem ke roda apabila diperlukan.

PHOTO GALLERY

Please follow and like us:

4 thoughts on “Review Ford Fiesta: Hot Lap & Stability Control

  1. […] 13 November 2010. Melanjutkan artikel tentang Review Ford Fiesta: Hot Lap & Stability Control, maka disini SL.com berbagi tentang “Braking System” saat ikut test-drive Ford Fiesta […]

  2. […] saja Fiesta memiliki keunggulan karena adanya perangkat ESP (Electronic Stability Program) dan Traction Control yang mampu menjaga kestabilan Fiesta tetap dalam kendali pengemudi, apalagi […]

  3. Sangat mengutamakan savety…
    Smoga saja dengan keunggulan yg di miliki Fiesta memang aman, nyaman dan stabil, sesuai yang di harapkan…

  4. apa penyebab bunyi tok-tok saat putaran idil, pada mesin 1,4l ford fiesta

Leave a Reply