Driving Experience SUBARU LEGACY 2.5 GT

Legacy_021

27 Oktober 2010. Masih berkaitan dengan artikel sebelumnya tentang “Subaru All Wheel Drive Experience 2010” atau disingkat Subaru AWDE 2010 persembahan dari Subaru Motor Image yang telah dilaksanakan Kamis, 21 Oktober 2010 di Sirkuit Sentul, Bogor Jawa Barat. Sebelumnya sudah dibahas Impreza STi A-Line, dan Impreza WRX STi 2.5.

Artikel ini akan menceritakan Subaru Legacy 2.5 GT sebagai mobil generasi ke-lima Legacy (2009- sampai artikel ini ditulis). Kehadiran Subaru Legacy 2.5 GT di Indonesia diluncurkan pada ajang pameran mobil IIMS 2010 yang lalu. Harus diakui jika mobil ini merupakan sedan kelas atas berkarakter sporty dengan mesin turbo dan penggerak “All Wheel Drive”.

SL.com melihat sosok mobil sedan ini sebagai mobil mewah, oleh karena itu, sempat mencoba duduk di bangku belakang, sementara itu kemudi dipegang oleh seorang mantan pembalap nasional bekerja untuk majalah otomotif. Kemudian, pada sesi berikutnya kemudi dipegang oleh seorang jurnalis wanita dan ia lebih memilih dengan kecepatan sedang.

Pada saat kemudi dipegang oleh mantan pembalap, Subaru Legacy 2.5GT dipacu dengan kencang. Tak itu saja, saat melewati cone “zig-zag” Legacy juga dipacu dengan kencang. Bodi mobil terasa besar dari versi Subaru lainnya, terasa kokoh sehingga penumpang di belakang tetap merasa aman. Bicara soal kenyamanan dengan kecepatan tinggi, apalagi duduk sebagai penumpang tetap saja ada rasa was-was jika sang-pengemudi sampai error.

Yang pasti setiap tikungan tajam, bunyi ban menderit keras, mobil dapat dikendalikan sehingga keselamatan penumpang benar-benar terjamin karena adanya sistim penggerak “All Wheel Drive” yang bekerja secara sempurna untuk ke-4 roda mobil tersebut. Jadi, tak ada salahnya jika mobil ini diajak ngebut dengan manuver menikung tajam.

Namun demikian, soal keselamatan tetap harus diperhitungkan karena bagaimanapun juga pengemudi harus menguasai dengan benar kendaraan yang dibawa.  Memang diakui, Subaru Legacy 2.5 GT tidak menimbulkan gejala bodi limbung, meskipun ayunan suspensinya tetap terasa. Walaupun terdengar bunyi  decitan ban, tapi ban tetap bertraksi di lintasan yang menikung atau belok tajam, semuanya aman dan bisa terkendali.

Memilik kabin interior yang luas, mewah dan tenang. Seperti generasi sebelumnya, Legacy berkode BM (Sedan) dan BR (Wagon) hadir dengan suspensi depan jenis MacPherson Strut, namun suspensi belakangnya benar-benar baru yaitu jenis Double Wishbone yang lebih halus, tetap stabil, dan menjadikan ruang bagasi lebih luas.

Subaru Legacy 2.5 GT mengusung mesin DOHC 16-valve turbocharged engine 2500 cc. Mobil bermesin bensin ini mengadopsi Active Valve Control System (AVCS) yang membuatnya efisien, serta menggunakan Lineartronic Continuously Variable Transmission yang halus dan dapat menghemat bahan bakar. Transmisi otomatis menggunakan 5 speed SPORTSHIFT automatic.

Keunggulan dari sitem traksi ban “All Wheel Drive” karena mobil Subaru dilengkapi dengan Subaru Intelligent-Drive (SI-Drive) dengan mode “Intelligent”, “Sport”, dan “Sport Sharp”. Ini memberikan tenaga mesin sesuai kondisi yang dibutuhkan. Intelligent dapat menghemat bahan bakar cocok digunakan di dalam kota dengan lalu lintas padat.

Sport digunakan untuk kecepatan tinggi, di luar kota, dan berakselerasi di jalan lurus. Sport Sharp (S#) dengan putaran mesin tinggi digunakan untuk menyalip dan berakselerasi responsif pada jalan yang berkelok dan banyak tikungan.

Selain itu, yang dapat memberikan kestabilan mobil saat menikung tajam, karena Subaru hadir dengan VDC (Vehicle Dynamics Control) yang dikontrol secara elektronik untuk memonitor gerak roda, posisi kemudi, dan gaya segala arah sehingga membuat mobil tetap stabil di segala kondisi jalan. Rem tangan diganti dengan rem elektronik yang dihubungkan dengan Hill-Holder.

Bagaimana pengalaman SL.com mengemudi Subaru Legacy 2.5 GT? Bagi SL.com tak perlu kencang, cukup menikmati kabin pengemudi yang memang terasa mantap dan nyaman. Pada tahap awal posisi Intelegent pada SI-Drive, kemudian transmisi diposisi D, selanjutnya injak gas, maka mobil melaju dengan tenang. Suara mesin Boxer 4 silinder turbocharger tak terdengar lagi. Tenaga mesin 265 PS dan torsi 350 NM.

Setiap tikungan dan manuver “zig-zag” dikendalikan dengan santai saja, karena tadi sudah cukup “kapok” jadi penumpang dimana pengemudinya adalah mantan pembalap. Cukup menikmati satu putaran lintasan Sikuit Sentul, kemudian SL.com akhirnya masuk ke pit-lane untuk rehat makan siang, sekaligus mengakhiri test-drive Subaru Legacy 2.5 GT.

Info lebih lengkap silahkan ke TopSpeed.com atau klik halaman Subaru Legacy 2.5 GT.

Subaru Legacy 2.5 GT Specification

year: 2010
Layout: AWD
Displacement: 2.5 Liter Cc
Energy: gas
Engine: Boxer 4 turbo
Torque @ RPM: 258 lb-ft
MPG(Cty): 18
Horse Power @ RPM: 265 HP
MPG(Hwy): 25
0-60 time: 5.9 seconds sec.

Sumber tabel: http://www.topspeed.com/cars/subaru/2010-subaru-legacy-25-gt-ar84186.html

PHOTO GALLERY

Please follow and like us:

3 thoughts on “Driving Experience SUBARU LEGACY 2.5 GT

  1. […] Jakarta, 28 Oktober 2010. Artikel ini sebagai lanjutan dari artikel sebelumnya tentang “Subaru All Wheel Drive Experience 2010” atau disingkat Subaru AWDE 2010 dari Subaru Motor Image hari Kamis, 21 Oktober 2010 di Sirkuit Sentul, Jawa Barat. Sebagai referensi lihat artikel sebelumnya, yaitu Impreza STi A-Line, Impreza WRX STi 2.5 dan Legacy 2.5GT. […]

  2. […] Melihat sosok Subaru Exiga dari luar, tampilannya sebagai MPV sangat eksotis dan memiliki perbedaan dengan merek lain. Apalagi ketika melirik tipe 2.0GT yang sudah dilengkapi dengan airscoop pada kap mesinnya, terkesan sebagai legenda mobil sport Subaru WRC STi 2.5, Subaru STi A-Line dan Subaru Legacy 2.5 GT. […]

  3. […] Boxer dengan kapasitas mesin 2500 cc dan ini sama secara spesifikasi mesin seperti dengan mobil Subaru Legacy 2.5GT, Subaru WRX STi, Subaru STi A-Line, yang mana ketiga mobil tersebut sudah pernah dicoba oleh […]

Leave a Reply