Mudik Naik Motor: Kenapa Harus Ambil Resiko?

Pemudik Motor di TL Jl. D.I. Panjaitan mau masuk Jl. Kali Malang @Selasa 7/9/10 pukul 03.25 WIB (subuh)

9 September 2010. Hari ini adalah puncak para pemudik ramai-ramai pulang kampung, merayakan hari Raya Idul Fitri bersama keluarga, dan tentu saja sebagian besar warga Indonesia masih banyak yang menggunakan sepeda motor. Hal ini tidak lain karena buruknya transportasi KA, dan juga biaya bus/travel yang mahal. Apalagi naik pesawat, ongkosnya malah lebih parah lagi, muahal banget!

Alasan utama pemudik pulang kampung naik motor, merupakan situasi dan kondisi yang sangat terpaksa, atau tidak ada pilihan lain. Lain cerita, kalau kalau nasib pemudik lebih baik, dan dapat rejeki yang berlimpah, tentu saja pemudik tidak akan memilih naik motor, ya kenapa pula harus ambil resiko bahaya naik motor kalau bisa naik mobil, bus, KA atau pesawat?

Namun demikian, sesuai dengan himbauan dari POLRI dan DISHUB, bahwa perusahaan ATPM sepeda motor sudah dianjurkan untuk membuat sebuah konsep mudik yang berbeda, antara lain pemudik harus naik bus dan motornya (sebisanya) diangkut dengan truk. Dan, jangan ada lagi penyelenggaraan konvoi motor dari perusahaan.

Menurut SL.com penyelenggaraan seperti ini adalah sangat baik, karena hasil pemantauan SL.com ketika melihat acara “Mudik Bareng Honda” (MBH 2010) yang sudah diselenggarakan oleh PT Astra Honda Motor (AHM) bisa menjadi contoh bagi ATPM lainnya. Artikel lengkap dengan judul “Info MBH 2010” bisa ditelusuri di blog ini.

Sebenarnya perusahaan penyelenggara tidak perlu membuat acara mudik bareng yang besar, tapi paling tidak setiap perusahaan yang sering bikin mudik bareng naik motor, bisa membuat sebuah konsep atau format baru yang bisa dirasakan langsung oleh setiap konsumennya, yaitu adanya jaminan “keselamatan dan keamanan konsumen”, entah itu naik bus bareng, naik KA bareng, atau yang lainnya.

Semoga hal ini menjadi perhatian bagi banyak pihak agar mudik dengan sepeda motor bisa dialihkan atau dikurangi dengan cara-cara yang lain yang lebih aman dan nyaman. Demikian pula bagi setiap konsumen, paling tidak kini harus lebih smart, dalam artian konsumen harus lebih pintar mencari perusahaan yang punya program “kenyamanan dan keselamatan konsumen” baik untuk acara mudik atau acara lainnya.

Akhir kata, salam hormat dari SL.com untuk semua pengunjung blog ini dengan ucapan “Selamat Hari Raya Idul Fitri 1431 H. Mohon Maaf Lahir dan Bathin”.

Please follow and like us:

10 thoughts on “Mudik Naik Motor: Kenapa Harus Ambil Resiko?

  1. Sebagai sesama blogger, saya turut senang dan bangga atas terbentuknya KoBOYS…
    Saya masih ingat awal bulan Juni 2010 ketika pertamakali saya bertemu dengan KoBOI(Mas Taufik mungkin lupa pernah bersalaman dengan saya &AHM di launching Scoopy di Senayan.
    Saat itu saya bertanya kepada salah seorang PIC Community AHM,bagaimana AHM memandang eksistensi blogger??? Saat itu dijawab, bahwa AHM melihat blogger dan komentatornya sebagai komunitas dunia maya dan pewarta individu yang meiliki independensi dan status yang sejajar dengan ATPM, sehingga AHM menempatkan bloger sebagai partner untuk saling memberikan masukan positif demi kemajuan bersama.
    Kemudian saya bertanya,apakah mungkin AHM melakukan partnership dengan bloger2 di daerah???
    Saat itu dijawab, sangat mungkin… tergantung dari keaktifan blogger didaerahnya dan menunggu momentumnya.
    Ternyata hanya dalam waktu 3bulan setelah itu,apa yang menjadi perbincangan itu terwujud.
    Saya sangat appreciate dan salut kepadaAHM sebagai ATPM yang memberikan perhatian kepada blogger, tidak seperti kompetitornya yang memandang bloger hanya sebagai sarana promosi, terbukti yang diundang dalam event mereka hanya blogger2 yg memiliki hit tinggi, sedangkan AHM di beberapa event mengudang KoBOI sebagai suatu institusi.Saya pribadi melihat bahwa AHM turut membantu perkembangan dunia blogger di Indonesia, semoga AHM turut memfasilitasi HARI BLOGER NASIONAL…Bravo AHM, Bravo KoBOI, Bravo KoBOYS!!!

  2. Maaf Bro Edo, saya numpang comment…
    Karena 3 kali saya posting di tempat Mas Taufik, selalu dimoderasi, tidak ditampilkan…
    mohon masukan, apakah ada yang salah di komen saya??? makasih Bro…

  3. Ups…maaf salah ketik, maksudnya Bro Stephen…

    • maapnya belum diterima nih.. karena gw minta no hp bro P2R segera..
      tolong di SMS/email ke saya mas.. sudah punya no HP SL.com??

  4. wow lagi lagi Honda membuat terobosan baru.dalam mendukung program pemerintah untuk tidak mudik dengan cara konvoi motor,maka AHM melakukaan program mudik bareng dimana para pemudik mudik dengan menggunakan bis,sedangkan motor mereka diangkut dengan mengunakan truck.
    Konsumen aman dan nyaman sampai d tujuan.
    Salam One Heart.

  5. Honda tidak hanya menjadi trend setter dalam hal produk,tapi dalam hal mengakomodir kebutuhan konsumen untuk mudik pun Honda tetap menjadi yang terdepan dalam menawarkan mudik bareng dengan menggunakan bis.
    pastinya konsumen lebih merasa nyaman dan aman,dan gak perlu was wasapalagi motor mereka diangkut dengan truck.
    So Honda is the trend setter…..

  6. berdasarkan himbauan dari POLRI dan DISHUB mengenai ketentuan mudik yang dianjurkan,maka AHM memberikan solusi yang sangat baik bagi para costumernya.
    Mereka tidak perlu capek2 mudik menggunakan motor tapi mereka diakomodasi oleh AHM untuk mudik bareng menggunakan bis.
    wah nyaman banget dah.
    Thnks Honda.

  7. jika ad yang menawarkan mudik tanpa memikirkan resiko yang berlebihan,kenapa tidak pilih yang itu aj?
    kita tunggu aj terobosan AHM berikutnya untuk melayani konsumen nya.
    Salam One Heart

Leave a Reply