Info MBH 2010: Pemilik Motor Honda Tau Beres!

Zemanta Related Posts Thumbnail
Jakarta, 7 September 2010
. Kebangetan juga konsumen Honda, hanya tau beres! Demikian pendapat SL.com saat berada di kantor PT Astra Honda Motor (AHM) di Sunter, Jakarta dalam acara pelepasan angkutan motor pemudik dengan 16 unit truk yang dilepas secara resmi oleh Dirjen Perhubungan Darat Dephub RI, Suroyo Alimoesa kemarin (5/9/10).

SL.com melihat sendiri bagaimana prosedur pengangkutan motor pemudik dengan konsep baru Mudik Bareng Honda (MBH) 2010, yang dimulai dari proses administrasi, check-list, dan sampai motor dimuat kedalam truk. Hanya butuh waktu 10 menit, dan pemilik motor pun sudah boleh pulang. Yang penting motor sudah diserahkan dan dimuat kedalam truk sesuai tujuan, apakah ke Yogyakarta atau Semarang. Benar-benar mudah!

Sebenarnya PT AHM membuka pelayanan penerimaan angkutan motor pemudik dimulai pukul 07.00 WIB, namun ada juga pemudik yang terlalu semangat datang jam 05.00 pagi dan terpaksa mereka harus menunggu. Ketika pelayanan pendaftaran dibuka, sontak terjadi antrian dan untung saja semua berjalan dengan tertib dan aman.

Sekitar pukul 11.00 WIB saat SL.com tiba di lokasi dan suasana acara pendaftaran sudah sepi, dan disana tak terlihat lagi kesibukan yang berarti. Nah, berikut ini urutan proses yang sempat dilihat oleh SL.com sesuai keterangan tambahan dari Irwan Wibisono, People & Network Development Department Head HC3 PT AHM:

Pertama, proses penerimaan kedatangan pemudik di pintu gerbang PT AHM, dimana motor pemudik dilihat dulu kondisi fisik motornya, antara lain aksesories berlebihan, seperti box, atau braketnya yang harus dilepas dulu,  atau datang kembali dengan kondisi standard, mengingat motor akan diangkut dengan truk secara rame-rame, maka braket dan box jangan dipakai. Namun kebanyakan, banyak pemudik lolos dan diizinkan masuk karena pakai motor dalam kondisi standard.

Kedua, pemudik parkir motor, dan pemilik motor menghampiri loket pendaftaran atau registrasi ulang sesuai dengan tujuan mudik, apakah ke Yogyakarta atau Semarang. Di loket pemudik diminta untuk menunjukkan KTP, STNK, serta isi formulir dan mendapatkan ID Card peserta. Semua dibuat dengan mudah dan tanpa berbeli-belit demi kenyamanan.

Rata-rata para pemudik sudah membayar biaya pengikatan sebesar Rp. 50 ribu di dealer Honda, dan kedatangan mereka ke PT AHM hanya ingin menyerahkan motor untuk diangkut dengan truk. ID card diperlukan untuk keberangkatan dengan bus pada hari Selasa subuh (7/9/10) start dari kantor PT AHM Sunter.

Ketiga, dengan ID Card dan formulir,  pemudik memindahkan motor mereka ke bagian check-list. Motor dicatat dengan formulir check-list, dan panitia memeriksa secara detail setiap bagian motor. Panitia memberikan tanda check-list pada setiap pemeriksaan. Jika ada bagian yang cacat, lecet, rusak, maka maka bagian tersebut ditempelin stiker “cacat”, artinya sudah mengalami cacat/rusak sebelum diangkut truk.

Sementara itu, sebuah box dibagi sebagai tempat penyimpanan helm, maximum dua unit helm. Box juga sebagai tempat penyimpanan jaket hujan, dan kaca spion memang sengaja dilepas oleh panitia. Akhirnya, pemudik sebagai peserta MBH 2010 hanya membubuhi tandatangan sebagai pernyataan check-list sudah diisi dengan benar. Setiap box tempat helm tadi, dan motor pemudik diberikan stiker dan nomor pendaftaran peserta MBH 2010.

Keempat, motor pemudik bergeser ke bagian kuras bensin. Dengan mesin kuras dan alat sedot, maka proses penyedotan bisa berjalan cepat. Namun SL.com dapat cerita dari Pak Irwan PT AHM, bahwa pelayanan dipagi hari cukup sibuk. Pantia malah sempat beli alat sedot manual, sebagai alat tambahan karena antrian kuras bensin lumayan panjang.

Tapi sekitar pukul 10.00 WIB antrian kuras bensi ini sudah tidak ada lagi. Apalagi ketika SL.com datang pukul 11.00 malah tidak ada lagi antrian disemua lini, karena tenaga yang terlibat sekitar100 orang anak muda dari sebuah EO. Semuanya bisa dikerjakan dengan cepat dan gesit.

Sepertinya bagi mereka yang datang belakangan, jauh lebih nyaman karena mereka tidak merasakan ada keramaian atau suasana yang berdesakan.

Sebenarnya para pemudik MBH 2010 sudah mendaftar melalui jaringan AHASS atau dealer Honda, sehingga nama mereka sudah terdaftar, bahkan ada 15 orang pemudik terpaksa perlu dilacak lagi, karena mereka belum hadir. Acara kemarin memang semacam pendaftaran ulang, namun yang pasti PT AHM kemarin tak membuka pendaftaran on the spot (daftardan bayar ditempat). Oh ya.. nanti di tempat tujuan, motor pemudik dapat bensin satu liter.

Kelima, proses berfoto. Pemilik dan motornya difoto sebagai bukti dan dokumen panitia, bahwa inilah sang-pemilik yang sebenarnya untuk motor yang akan diangkut oleh truk MBH 2010. Siapa tau ada orang yang mengaku pemilik, atau melalui ID Card yang tercecer, dan tak punya KTP ikut-ikutan mengaku pemilik. Foto diperlukan untuk mencegah kriminal.

Keenam, motor dan box tempat helm langsung dimuat kedalam truk MBH 2010, dan proses ini mengakhiri untuk mengangkut motor dengan truk.  Usai dari seluruh proses tadi, para pemudik tadi sudah boleh pulang, tapi jangan lupa harus datang lagi ke kantor PT AHM untuk berangkat bersama-sama naik bus yang dijadwalkan start pada hari Selasa, 7 September 2010 pukul 05.00 WIB.

Bagi para pemudik MBH 2010 sudah boleh datang ke kantor PT AHM lebih awal, yaitu hari Senin, 6 September 2010 dimulai pukul 19.00 WIB. Nantinya, pemudik akan menempati ruangan aula untuk lesehan atau selonjoran menunggu waktu keberangkatan. Selama menunggu di kantor PT AHM tentunya para pemudik akan mendapat konsumsi hingga saur bersama. Ketika nanti naik bus dan pada saat perjalanan mudik, PT AHM sudah menyediakan konsumsi dan juga tempat perhentian khusus (restaurant) untuk makan.

Kesimpulan

Walah.. hanya dengan biaya pengikatan Rp.50 ribu, para pemudik sudah mendapatkan aneka ragam fasilitas, antara lain jaket baru, asuransi untuk personal accident dan asuransi untuk motornya. Selain itu, pemudik dapat jatah motornya diangkut ke Yogya/Semarang, dapat angkutan naik bus, dapat konsumsi, terus dapat sovernir PT AHM. Mau apa lagi?

Jadi, disini benar-benar Konsep MBH 2010 ini dibuat sedemikian rupa, agar konsumen Honda benar-benar menjadi nyaman, dan aman. Singkat kata, pemudik Honda benar-benar sangat dimanjakan! Cuma tau beres! Tahun depan ada yang mau ikut mudik MBH 2011?

Jika tak ada halangan, SL.com akan meliput acara keberangkatan pemudik dengan bus langsung dari kantor PT AHM, Selasa subuh (7/9/10), dan setelah itu SL.com terbang ke Yogyakarta untuk menyambut kedatangan pemudik di kota Yogyakarta pada malam harinya. Nantikan artikel berikutnya.

PHOTO GALLERY

Please follow and like us:

8 thoughts on “Info MBH 2010: Pemilik Motor Honda Tau Beres!

  1. Enak kali jd konsumn Honda skrng ya… Sdahlah orangnya diantar mudik lbaran, motornya jg di manjain kyak pemiliknya. Cuma Rp.50 ribu, para pemudik mendapatkan aneka ragam fasilitas,,

  2. Kerennnnn banget Honda……
    Gak cuma tau-nya jualin motor ke konsumen,
    malahan konsumen mw mudik aza……
    di-kasih enak………

  3. Gimana ga enak jadi konsumen Honda, banyak banget fasilitas yang dikasih sm Honda bwt konsumennya…Kebayang coba Mudik bareng diadain, biaya pendaftaran murah banget, keamanan sama kenyamanan diutamain, Motor dinaikin truk trus orang pake Bis…wuih enyak bener :rate

  4. aank wijaya says:

    siiippp dagh logh gitu…!!!!!!!!!!!!
    wkwkwkwkwkwkwk….

  5. …ayo…..ayo….. berlomba lomba memanjakan konsumen…..
    kawasaki, suzuki, yamaha……apa ga ngiri lihat honda kaya begini…?
    kalau tiap tahun kaya gini….ga heran jatah kue honda semakin banyak….
    tapi jangan lupa bos…kwalitas ditingkatkan….sukses buat HONDA.

  6. tah kitu atuh, alus pisan ieu program

  7. enak nya menjadi customer HONDA,produknya berkualitas,pelayanan memuaskan.pemudik pun dilayani layak nya raja.ayo mudik dengan Honda tahun depan.

  8. waaaaahhh……memang honda tuh memanjakan konsumen ey!!!!
    dari produk udah bagus..servis apalagi..

    ckckkckc

    Proud to be honda communuty!!!!!

    next time adain acara kayak gini lagi lah…

    BRAVO HONDA

Leave a Reply