Ayo Naik Sepeda.. Mengurangi Kemacetan & Polusi Udara

Jakarta, 24 Agustus 2010. Berbagai masalah lingkungan dan perusakan alam saat ini menjadi fokus perhatian di seluruh dunia. Hampir di seluruh kota-kota besar umumnya, dengan makin banyaknya jumlah kendaraan bermotor, maka jelas akan mengakibatkan berbagai permasalahan kemacetan, pencemaran udara, bahkan perubahan iklim yang drastis.

Dampak yang lebih luas lagi adalah kerusakan alam yang pada akhirnya akan mengganggu kehidupan manusia maupun makhluk hidup lainnya di muka bumi ini. Kantor berita Antara (Oktober 2009) melansir bahwa tingkat polusi Jakarta termasuk terburuk ketiga di dunia. Dan kita mungkin akan berpikir ulang untuk menjadikan Jakarta sebagai tempat hidup keluarga dan anak-anak tercinta kita. Permasalahan ini sudah menjadi perhatian semua orang dari berbagai kalangan dan beragam latar belakang kehidupan, termasuk PT Ultrajaya sebagai produsen produk Teh Kotak.

PT Ultrajaya berusaha selalu memberikan yang terbaik dari alam kepada konsumen. Apresiasi yang tinggi terhadap alam, dan dengan semangat senantiasa menjaga kualitas produk dari bahan-bahan alami terbaik, tanpa penambahan kandungan komposisi artifisial, adalah komitmen yang senantiasa dijaga oleh PT Ultrajaya.

Kemasan produk-produk PT Ultrajaya adalah kemasan berbahan dasar kertas yang ramah lingkungan, dimana pembuatannya dilakukan dengan memperhatikan standar internasional yang ketat dalam pengawasan pengelolaan sumber alam (pohon) di negara asalnya. Bahkan sampai produk itu sampai ke tangan konsumen dan telah dikonsumsi, kemasan tersebut juga masih sangat berguna untuk didaur-ulang menjadi bahan-bahan bernilai lainnya, seperti kertas, karton, bahkan polyboard kokoh yang bisa digunakan untuk bahan bangunan.

Nilai-nilai prinsip tersebut diatas adalah dasar dari inisiatif Teh Kotak dan PT Ultrajaya untuk mengajak Anda semua juga untuk berpartisipasi mempersembahkan yang terbaik untuk alam.

Kita semua bisa memberikan kontribusi dalam menjaga alam kita, salah satu caranya yang sangat mudah dan sederhana adalah dengan mengurangi penggunaan kendaraan bermotor dalam bepergian menuju tempat yang mudah dijangkau.

Misalnya bila hendak pergi ke mini market terdekat, ke pasar atau bahkan bila mengunjungi kerabat yang tidak terlalu jauh, selain ikut berpartisipasi untuk mengurangi kadar emisi karbon penyebab polusi serta dapat menghemat BBM dan juga mengurangi kemacetan jalan.

Teh Kotak dari PT Ultrajaya menginisiasikan suatu GERAKAN yang mengajak seluruh masyarakat INDONESIA untuk berpartisipasi dalam menjaga lingkungan, mengurangi polusi udara dan mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar minyak, dengan melakukan hal-hal yang sederhana tetapi bisa berdampak sangat positif terhadap alam: Bersepeda, minimal satu kali dalam seminggu. Dengan target tahun ini mengumpulkan 50.000 pendukung dari seluruh INDONESIA, Teh Kotak secara resmi meluncurkan Gerakan Teh Kotak “50.000 Sepeda untuk Alam”.

Melalui Gerakan ini, Teh Kotak dari PT Ultrajaya mengajak dan mengumpulkan komitmen dari orang-orang untuk mendukung suatu GERAKAN untuk membantu melestarikan alam kita, dengan (mulai) BERSEPEDA, MINIMAL 1 KALI DALAM SEMINGGU. Setiap orang dapat berpartisipasi dalam kegiatan ini. Caranya, hanya dengan mengkonfirmasikan dukungan dan menginput data pribadi secukupnya. Setiap orang yang terdaftar sebagai pendukung akan tercatat sebagai bagian dari Gerakan ’’50.000 Sepeda untuk Alam’’.

Masyarakat pun dapat bergabung langsung melalui official website: www.persembahan-untuk-alam.com atau ikut berinteraksi melalui media jejaring social online yaitu facebook ‘persembahan untuk alam’ dan twitter ‘untukalam’.

Event di Jakarta kali ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan serupa sudah diadakan sebelumnya di lima kota besar, dimulai dari Bandung, Medan, Surabaya, dan Balikpapan.

Pada event hari Minggu pagi yang lalu (8 Agustus 2010) telah diadakan di Plaza Barat, Gelora Bung Karno, Senayan ini, dimana kita semua seluruh masyarakat kota diajak untuk merayakan keikutsertaan dalam Gerakan ’’50.000 Sepeda untuk Alam’’, dengan bersepeda bersama-sama menikmati keindahan kota Jakarta dalam kesejukan udara bersih di pagi hari, yang ingin kita jaga seterusnya bersama melalui Gerakan ini.

Gerakan ini dimulai di kota Bandung, dalam suatu selebrasi bersepeda yang dilakukan bersama-sama oleh ribuan warga kota setempat, yang dimulai dari Jl. Aceh, Balai Kota Bandung, pada tanggal 30 Mei 2010. Selanjutnya Gerakan ini menuju kota Medan, dimana pada tanggal 13 Juni 2010 dari lapangan Benteng, warga Medan kembali bersepeda bersama-sama merayakan Gerakan ini.

Pada tanggal 11 Juli 2010, ribuan warga Surabaya secara antusias merayakan Gerakan ini dengan bersepeda bersama-sama dari Halaman Kantor Walikota Surabaya. Dan seminggu sesudahnya pada tanggal 18 Juli 2010, ribuan warga kota Balikpapan melakukan selebrasi yang luar biasa menyambut Gerakan ini di kota mereka.

Tidak hanya antusiasme ribuan warga kota Balikpapan dalam bersepeda bersama-sama, tapi juga segenap Muspida yang dipimpin oleh Walikota Balikpapan sendiri bergabung dalam perayaan Gerakan ini.

Sebagai wujud kepedulian Teh Kotak & PT Ultrajaya terhadap alam, dan menjadi bagian dari masyarakat dalam upaya mem-biru-kan langit & meng-hijau-kan kembali kota Jakarta.

Teh Kotak dan PT Ultrajaya dalam setiap perayaan Gerakan ‘50.000 Sepeda Untuk Alam’ selalu berkoordinasi dan mendukung program penghijauan maupun rehabilitasi alam pemerintah kota setempat dengan memberikan sumbangan bibit pohon. Kali ini di Jakarta, Teh Kotak dan PT Ultrajaya juga memberikan sumbangan 1.000 bibit pohon kepada Pemerintah Kota Jakarta.

Mari segarkan bumi kita, Ayo bersepeda minimal 1X seminggu!

Please follow and like us:

13 thoughts on “Ayo Naik Sepeda.. Mengurangi Kemacetan & Polusi Udara

  1. Bro Steph, blog nya lemot banget ya? kenapa gak coba pake flash aja ? trus, isi blog ini lama2 koq kaya ladang iklan aja hehehe.. katanya Independent Blogger, commercial blogger kali nih..hehehe… piss ah.. :tabrakan:

    • Febri.. soal lemot coba ditest lewat http://www.speedtest.net soalnya buat gw yg tiap hari kerja diblog ini nggak ada nemuin masalah, hasil download 181.8 kb/s, upload 22.4 kb/s dan server distance <50 km

      trus soal ladang iklan/commercial blog merupakan kerja sama dgn perusahaan2, selain networking tentu saja gw perlu pemasukan buat kelangsungan hidup.. yg dimaksud dgn 'independent' artinya blogger kerja sendirian, yg lebih penting tdk ada pengaruh atau intervensi pihak dari luar soal isi/materi tulisan gw sendiri.. soal artikel titipan itu sih biasalah.. sbg strategi bangun networking.. :ngacir:

      • mas Febri akhirnya menyampaikan uneg2 saya juga, mungkin masih banyak lagi yang punya uneg2 serupa. seorang blogger menurut hemat saya seharusnya menulis dengan hati, bukan karena motivasi materi, apalagi menggantungkan nafkah pada blog.

        memang tidak salah mencari nafkah via media online, tapi kan gak harus lewat blog.

        mas Stephen ini pasti sudah mahir ngeblog, tapi dengan adanya iklan disana-sini jujur saja saya jadi merasa “menyuapi” dan “menafkahi” mas Stephen dengan meng-klik setiap jengkal blog ini.

        disamping itu tulisan mas Stephen sedikit banyak pasti terpengaruh oleh iklan yang ada terutama dari produsen motor.

        saran saya semoga mas Stephen dapat melakukan “studi banding” dengan blog motor lain seperti mas Taufik, mas Triatmono, mas Benny, mas Nugroho Adhi, mas Bodats, mas Edo Rusyanto. mereka saya nilai masih menulis dengan hati sehingga artikel yang dihasilkan pun lebih nikmat dibaca.

        mudah-mudahan saran saya berkenan.

        • thanks ayumi.. ini masukan yg bagus.. dari komentar ini saya akan create artikel baru soal pro & kontra pasang iklan di blog.. karena gak lama lagi beberapa blogger lain bakalan pasang iklan juga.. ngikuti jejak SL.com krn merasa capek nulis artikel tapi nggak ada pemasukan.. semula punya idealisme gratisan.. tapi tenyata blogger ikut nge-branding produk ATPM.. yg untung siapa?

        • kalo menurut saya sah-sah saja seorang full time blogger mendapat penghasilan dari aktivitas bloggingnya. Toh, sepanjang blog tsb memberikan artikel yang bermanfaat dan informatif bagi pembacanya.

          penghasilan yang didapat dari iklan merupakan simbiosis mutualisme dikarenakan pembaca mendapat informasi dari ATPM dan ATPM juga dapat mensosialisasikan informasi kpd orang banyak melalui blog tsb.

          Bukan berarti seorang blogger yang mendapat penghasilan dari blogging tidak menulis setiap artikelnya dengan hati bukan? tentunya artikel yg berkualitas pastinya ditulis dengan segenap hati.

          Sangat realistis, pemasukan dari blogging toh juga digunakan untuk “biaya produksi sebuah blog” mis utk sewa hosting, transport meliput suatu acara/event dsb..

  2. oM Steph izin Copast yah artikelnya,,,,,bolehkah ??

  3. pake sepeda mengurangi kemacetan? klo pengendara motor semua ganti naek speda, pastilah jakarta tambah semrawut, sebagian orang pikir sepeda ga harus mematuhi rambu lalulintas, karena ga bisa ditilang. trus trotoar bakal jadi jalur sepeda nih.nah loh….
    kecuali yang bermobil ganti naek sepeda semua. qqqq.. ga bisa bayangin bos2 berdasi sliweran ngayuh sepeda

  4. Pengin juga bersepeda ke kantor, ttp banyak faktor penghambat (jarak yg jauuuh.., tdk ada tempat parkir, jalanann jkt tdk bersahabat utk pesepeda, dll…)
    Terpaksa deh bermobil atau bermotor…

    • setuju bro.. niatnya baik.. tapi nyatanya masih belum aman dan nyaman naik sepeda di Jakarta ini.. hehehe.. kecuali hari sabtu/minggu

  5. Alhamdulillah sudah pakai sepeda ke kantor…cuma memang berat euy….

  6. […] 24 Agustus 2010. Artikel ini sebagai kelanjutan dari sebuah komentar yang saya kutip dari halaman ini, dimana SL.com memposting “artikel titipan” yang isinya ada niat baik, yaitu mengajak […]

Leave a Reply