Era Rossi Di Yamaha Akan Berakhir, So What Next?

Jakarta, 18 Agustus 2010. Timbul rasa penasaran yang mendalam begitu SL.com membaca sebuah artikel dari MotoGP.com yang dikirim secara regular. Yang membuat penasaran adalah bagaimana sih cerita selanjutnya dengan Yamaha di musim balap tahun 2011 aau tahun berikutnya yang notabene balapan Yamaha tanpa ditemani lagi oleh pembalap fenomenal kelahiran Italia, Urbino Valentino Rossi.

Semua sudah pada tau kalau Rossi kelahiran 16 Februari 1979 (31) ini akan mengakhiri kontrak kerjanya dengan tim balap MotoGP Yamaha tahun 2010 ini, pahahal masih tersisa balapan 8 seri lagi dari seluruh balapan MotoGP 2010 sebanyak 18 kali. Tapi Rossi sudah bilang tahun depan 2011 nanti ia pindah ke tim Ducati, katanya sama-sama Made in Italy. Apakah dengan cara bergabung satu tim sekampung, pamor Rossi bakal terang benderang dan bisa mengangkat Ducati? Semua orang pasti masih penasaran.

Mengutip ungkapan Davide Brivio, sebagai  Team Manager Valentino Rossi di Fiat Yamaha (kutipan dari MotoGP.com):

“It’s a pity Yamaha and Valentino will be separated next year but we still have eight races to go so we will try to do the best job we can, and to see if we can win some races in order to finish this fantastic relationship as best as possible. It’s sad, but that’s life!” said the Italian before continuing to discuss the magnitude of Rossi’s impact on the history of the Japanese factory.

“It was very important because when Valentino arrived in Yamaha we hadn’t scored any podiums in the factory team the season before, and suddenly we won the Championship in 2004 at the first attempt,” he said. “We then won everything we could in 2005 so it was very important because he gave very good feedback to the engineers to help develop the bike, and of course the Yamaha engineers were very good at responding to his requests and at preparing the solutions for his problems.”

“It was especially fantastic at the beginning because it was a dramatic change from our performances. We didn’t win for 12 years and then suddenly with Valentino we became dominant in MotoGP.”

Terjemahan dari SL.com:

Yamaha dan Valentino akan berpisah tahun depan dan kami masih punya 8 balapan lagi, jadi kami akan mencoba yang terbaik sejauh kami masih mampu, dan lihat nanti jika kami masih bisa menang untuk beberapa seri untuk mengakhiri hubungan relasi yang fantastis ini dengan cara yang tebaik dan sejauh masih memungkinkan. Hal ini  memang menyedihkan, tapi itulah hidup!

Sangat penting karena waktu Valentino bergabung dengan Yamaha, kami dulu sebelumnya tak punya angka dalam setiap podium untuk tim pabrikan, dna tiba-tiba kami bisa menang di tahun 2004. Selanjutnya kami menang untuk segalanya, kemenangan berlanjut di tahun 2005 dan itu sangat penting karena kami telah memberikan umpan balik buat para engineer untuk membantu pengembangan motor, dan sudah tentu para mekanik Yamaha sangat bagus memberikan respon untuk setiap permintaan, serta menyiapkan solusi setiap masalahnya (red=Rossi).

Fantastis sangat spesial pada awalnya karena ada perubahan yang dramatis dari performa kami (red=Yamaha). Kami dulunya tak pernah menang sepanjang 12 tahun, dan tiba-tiba dengan Valentino kami menjadi dominan di ajang MotoGP.

Dari kutipan diatas jelas bahwa sebelumnya tim balap Yamaha sebenarnya tidak begitu dominan dijang MotoGP  (Grand Prix), khususnya selama 12 tahun sebelum Rossi bergabung dengan Yamaha tahun 2004. Sejak kehadiran Rossi tahun 2004 merupakan era baru bagi Yamaha, dan ini pun sangat terasa di Tanah Air. Momentum yang kuat dari Rossi menjadi ikon Yamaha mengantarkan penjualan motor Yamaha di Indonesia ikut melejit secara fantastis. Singkat kata, pamor Yamaha Indonesia mendadak menjadi terang benderang.

Tabel ini menunjukkan keberhasilan Valentino Rossi bersama Yamaha (2004-2010), sebelumnya bersama Honda (2000-2003), dan dulunya bersama Aprilia (1996-1999):

Season Category Starts 1st 2nd 3rd Poles Bike Points Pos.
2010 MotoGP 6 1 1 2 1 Yamaha 101 5
2009 MotoGP 17 6 5 2 7 Yamaha 306 1
2008 MotoGP 18 9 5 2 2 Yamaha 373 1
2007 MotoGP 18 4 3 1 4 Yamaha 241 3
2006 MotoGP 17 5 4 1 5 Yamaha 247 2
2005 MotoGP 17 11 3 2 5 Yamaha 367 1
2004 MotoGP 16 9 2 0 5 Yamaha 304 1
2003 MotoGP 16 9 5 2 9 Honda 357 1
2002 MotoGP 16 11 4 0 7 Honda 355 1
2001 500cc 16 11 1 1 4 Honda 325 1
2000 500cc 16 2 3 5 0 Honda 209 2
1999 250cc 16 9 2 1 5 Aprilia 309 1
1998 250cc 14 5 3 1 0 Aprilia 201 2
1997 125cc 15 11 1 1 4 Aprilia 321 1
1996 125cc 15 1 0 1 1 Aprilia

Dalam industri dan dunia komersil, sebenarnya hal ini adalah sah-sah saja, karena setiap momentum dan kesempatan yang ada memang seharusnya bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, apalagi demi keuntungan usaha.

Sejalan dengan kesuksesan Rossi di kancah balapan MotoGP. maka sudah tentu pihak industri, ATPM, dan perusahaan pendukungnya harus bisa memanfaatkan dengan baik nama Rossi dalam penjualan motor Yamaha di Indonesia dan didunia. Hal ini dapat dibuktikan oleh Yamaha Indonesia yang mampu mendongkrak penjualan dan melakukan banyak inovasi yang cepat dan canggih mengikuti trend pasar yang berkembang dengan pesat.

Yamaha Indonesia

Sedikit flash back tentang Yamaha di Indonesia yang dikenal dengan nama usaha PT Yamaha Motor Kencanan Indonesia (PT YMKI) mulai beroperasi di Indonesia tanggal 6 Juli 1974. Melalui pabriknya dengan nama PT Yamaha Motor Indonesia Manufacturing berlokasi di kawasan PuloGadung, Jakarta telah memproduksi berbagai jenis sepeda motor, antara lain dikelas motorsport ada Scorpio Z dan V-Xion, dikelas motor bebek ada Vega, Jupiter Z, Jupiter MX, dan dikelas motor ada matik Nouvo, Mio dan Xeon. Dan sebentar lagi bakal hadir motor terbaru Yamaha Byson untuk kelas motorsport.

Booming Yamaha mulai terasa sejak diluncurkan motor matik dengan nama Yamaha Nouvo tahun 2002 dan khususnya Yamaha Mio mulai tahun 2004, dimana penjualan motor matik ini bisa merajalela dengan cepat. Semula target pasarnya adalah wanita, dan uniknya penjualan motor ini bisa berkembang karena diminati oleh semua kalangan. Motor skutik Mio merupakan nafas baru bagi Yamaha Indonesia untuk mengejar penjualan Honda dan pada puncaknya tahun 2007 Yamaha bisa menggungguli Honda. Padahal dalam sejarah industri sepeda motor di Indonesia, Honda adalah sebagai pemimpin pasar selama 33 tahun sebelum Yamaha menonjol.

Kehadiran motor Yamaha Jupiter MX 135 juga merupakan terobosan baru dikelas bebek Yamaha dengan mengusung mesin 135cc. Apalagi iklan motor ini ditunjang oleh sosok pembalap MotoGP Valentino Rossi yang lagi naik pamor, tak ayal hadirnya motor ini ikut pula mendongkrak penjualan motor Yamaha secara signifikant. Pamor Rossi mulai merajalela melalui berbagai iklan di media cetak dan televisi, dan hadirnya media televisi Trans7 tahun 2006 menggantikan nama TV7, ikut pula mendongkrak nama Rossi dan Yamaha melalui acara siaran langsung MotoGP.

Yamaha V-Xion sebagai motor kelas sport dengan mesin injeksi, diluncurkan oleh Yamaha Indonesia tahun 2007. Ternyata kehadiran motor ini semakin memperkuat posisi penjualan Yamaha dengan sempurna.  Tak heran jika Yamaha benar-benar memanfatkan  ikon pembalap MotoGP, baik Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo, bahkan kedua pembalap ini harus didatangkan ke Indonesia untuk mematangkan eksistensi nama Yamaha di mata konsumen. Demikian pula tag-line “Semakin Di Depan” ikut pula  dipasang ke dalam tim balap  MotoGP Yamaha 2010 dengan tujuan agar seluruh dunia mengenal Yamaha Indonesia.

Menurut SL.com, tahun 2004-2010 adalah era-nya Rossi dan Yamaha, demikian pula menjadi era dari kesuksesan Yamaha Indonesia. Semua ini berkat dukungan yang kuat dari semua lini, yang dimulai dari Yamaha pusat di negara asalnya Jepang, kemudian dukungan dari tim balap MotoGP, serta dukungan penuh staff Yamaha Indonesia, biro advertising, dealer, klub dan komunitas Yamaha, serta  para konsumen Yamaha itu sendiri. Semuanya telah bekerja keras dan berpatipasi penuh demi pencapaian moto “Yamaha Semakin Di Depan”. Salut buat Yamaha Indonesia!

Nah.. setelah Rossi lengser dari Yamaha, apakah Yamaha masih tetap ‘”Semakin Di Depan”? Apakah sang idola Jorge Lorenzo atau Ben Spies bisa menggantikan posisi Rossi? Apakah penjualan Yamaha Indonesia bakal lebih cemerlang?

Hm.. semua memang masih tanda-tanya. Namun SL.com masih berharap penuh dengan sosok pembalap Jorge Lorenzo semoga ia bisa lebih baik dari Rossi.  Tapi bagaimana dengan pendapat atau opini dari teman-teman yang lain? Silahkan di share komentarnya, demi kebaikan dan kemajuan industri otomotif motor di Indonesia.

Please follow and like us:

17 thoughts on “Era Rossi Di Yamaha Akan Berakhir, So What Next?

  1. Berat Sekali Pabrikan Yamaha di MotoGP 2011 tanpa adanya Valentino Rossi,
    Yang Disebut sebagai Dewa Penyelamat Yamaha di MotoGP selama ini.

    Kayanya Bentar Lagi Logo “semakin di depan “yang ada di MotoGP Yamaha tinggal kenangan manis aja.

    Pindah nya Valentino Rossi pasti berpengaruh pada penurunan penjualan Motor Yamaha di Indonesia

  2. I_am_sorry says:

    yeah…right…..the musician is gone….the replacement won’t be able to sing as good as the original one…..

  3. Mudah mudahan Yamaha tag line nya tidak berubah menjadi ” Yamaha semakin ketinggalan “.

  4. saya kira yamaha Indonesia tetap dpt bersaing dengan Honda Indonesia.
    kesuksesan YMKI bukan hanya krn sosok Rossi semata tetapi tetapi juga berkat pemikiran tim marketing YMKI yg memang saya pandang cukup smart
    mereka bisa memanfaatkan segala potensi yg ada guna pemasaran motornya.
    dan juga saya rasa JL 99 dan Spies mampu menggantikan sosok Rossi. apalagi kita tau Jeremy Burges tidak ikut pindah sehingga motor Yamaha masih ada yg mengembangkan.
    CMIIW 🙂

    • Belum tentu Jeremy Burges ga ikut Rossi ke Ducati!!! baca dulu news2 Moto Gp
      Rossi Dan Tim nya dilarang ikut test Motor M1 buat 2011
      itu nyata!!! jelas Burges Ikut Rossi

    • efeknya mungkin tidak langsung terasa dalam jangka pendek. Tapi, faktor The Doctor memang cukup besar dalam menaikkan penjualan Yamaha. Lepas dari itu semua, YMKI perlu membuat strategi baru pemasaran, yang tidak tergantung pada hasil balapan Moto GP 2011.

  5. yup kita liat aja gmana efek kepindahan rossi dari yamaha ke ducati musim depan…

    http://barudakgudang.wordpress.com/2010/08/18/real-madrid-resmi-meminang-mesut-ozil/

  6. Pak SL, zaman dahulu kala saat masih eranya mesin 2 tak, YAMAHA INDONESIA merajai dengan line up hampir tiap produknya. Dari zaman RX-K, RX-King, YAMAHA Alpha, YAMAHA Force One (road race), RX-Z Dan memang pasar YAMAHA saat itu sempat tertolong dari MotoGP dengan adanya Wayne Rainey (pembalap 500 cc) . Tapi toh gak ada iklan YAMAHA Indonesia saat itu dengan bintangnya Wayne Raiyne, malah mereka lebih lebih sering dapat nama dari pembalap2 lokal dalam kejuaraan road race seperti Bima Octavianus dkk.
    Kenapa masyarakat memilih YAMAHA saat itu? Mungkin karena YAMAHA identik dengan motor kencang, padahal lom tentu karena kompetitor mereka saat itu malah datang dari SUZUKI dengan bintangnya Kevin Schwantz di MotoGP dan Dicky Setiawan dari road race.

  7. ‘The Doctor’ hijrah ke Ducati,
    wow……sangat menyesakkan Yamaha neh……
    Yamaha, gmn riwayat-mu kini ????
    Gmn dgn ‘Komeng’ yach???

  8. kepindahan Rossi tidak dapat dipungkiri pasti akan berpengaruh pada penjualan Yamaha,,masalah besar kecilnya pengaruh nggak bisa diukur saat ini..waktu akan membuktikan semuanya..

  9. Ramananda says:

    Ada sedikit pembalap yg berkancah yang sanggup dan mengerti dengan “menyetting” sebuah motor balap. Mulai saya mengikuti ketika Doohan sewaktu di Repsol Honda. Dan sekarang saat ini Rossi yang sudah mengawal Yamaha dalam melahirkan M1 nya.

    Memang ada faktor ego yg saya lihat dikedua belah pihak. Rossi pantas sombong dulu nya karena memang keterlibatan Rossi dan mekaniknya dalam M1 sangat banyak. Hanya saja kepergian Rossi seperti Rossi sudah membangun hasil buah karya tidak begitu mendapat “penghargaan” oleh pihak Yamaha walaupun memang keterlibatan Yamaha juga ada.

    Yamaha kadang lupa dan seperti di atas angin ketika muncul jagoan baru Lorenzo yang jujur saya katakan bahwa dia sangat penuh ” Ambisi dan Nekat “.

    Bagi Yamaha .. ibarat kacang dan kulit nya. Memang kacang itu sangat gurih.. tapi tolong si kulit nya jangan di lupain.. kerna kulit nya ini lah yg menjaga kacang tsb agar gurih..

    Buat Rossi .. sudah tua, memang perhitungan Rossi lebih matang di bandingkan Lorenzo yang nekad dan kadang tidak memperhitungkan sesuatu. Yah, smoga sabar dan kembalilah ke pangkuan Negara mu.. Rider dan Motor dari negara sama..

    salam

  10. jawaban saya

    ERA ROSSI DI DUCATI AKAN LAHIR

  11. Penjualan HONDA masih tak tertandingi…… Menurut data AISI penjualan HONDA Masih tak terkalahkan.Itu berarti HONDA Dari dulu tetap yg nomor satu di negara Indonesia…

  12. Musim 2011 kayaknya yang akan bersaing cuman Ducati sama Honda . . . yamaha bakalan kayak dulu lagi sebelum The Doctor gabung sama yamaha alias jadi bahan tertawaan lagi.

  13. Dengar2 pnjualan yamaha memang smpat mnurun beberapa bulan yg lalu walau tdk drastis sat Rossi dipastikan hijrah ke DUcati.
    Namun saat Lorebzo memantapkan gelar dan mnunjukkan bahwa dia adalah pemenang sejati pnjualan yamaha kmbali meningkat.
    Belum lg yamaha bali berencana akan mndatangkan Lorenzo akhir tahun ini, dgn cara ini pnjualan yamaha bs saja meningkat.
    Walau mgkn tdk smua pmbeli yamaha adalah fans lorenzo, tapi siapa sih yg tdk tertarik melihat sang juara??

    Yamaha indonesia pintar memanfaatkan peluang. Rossi pindah, tp Lorenzo mnjd juara dunia, maka mreka mnggunakan ksempatan itu untuk menraik pembeli.

    Seandainya tahun depan honda juga mendatangkan trio macannya (Casey, Pedrosa dan Dovizioso) Plus super sic yg mampu tampil memukau dgn motor tim satelit di 2 race trakhir. Dijamin deh aku bakal makin setia dgn honda. Hehehehe

  14. evin cuxes says:

    bakal menurunlah..
    sekarang aja dinegara sepanyol yamah dah gulung tikar.
    apa lagi nanti kalau rossi udah maen diducati…
    solusinya yamaha harus membuat model2 yg lebih garang lagi…

Leave a Reply