AMMY, si Jilbab ‘nan Macho

20160423_110644

Image cantik dan ayu, tidaklah menjadi penghalang bagi seorang Ammy untuk menjadi seorang pengendara sepeda motor besar berkapasitas 250cc keatas alias ‘lady bikers big bike’. Dengan memilih menjadi salah seorang anggota komunitas ‘lady bikers’ yang tergabung dalam komunitas/club NINJA FANS CLUB (NFC) di kota Bandung yang juga sebagai anggota WOMAN On WHEELS INDONESIA ASIA WEST JAVA (WOWI), sosok Ammy telah membawa kita pada suatu perspektif atau pandangan yang berbeda dalam melihat dan memahami sosok wanita masa kini.

Sosok wanita masa kini telah mengalami berbagai perubahan. Syukur dan terima kasih kepada Ibu kita Raden Ajeng Kartini yang berkat perjuangannya di masa lalu, telah membawa dan memperkenalkan wanita Indonesia pada suatu babak baru kehidupan yaitu apa yang disebut sebagai ‘emansipasi wanita’.

Emansipasi wanita merupakan salah satu unsur ‘the woman power’. Berkat hasil perjuangan tersebut, para wanita Indonesia kini hidup dengan penuh inspirasi, kreatif, serta mandiri, yang tentu saja wanita Indonesia saat ini tidak bisa lagi dianggap kaum yang lemah, justru sebaliknya, harus dianggap sebagai kaum yang kuat, sehingga harkat dan martabatnya harus diakui ‘setara’ dengan kaum pria.

20160423_103417Perihal kesetaraan tersebut nampak jelas dan terbukti pada sosok kita satu ini, yaitu sosok Ammy Ceumiew (begitu sapannya di Bandung), yang pada tanggal 23 April 2016 yang lalu bersama dengan ke-21 lady bikers lainnya dari seluruh Indonesia, dinobatkan sebagai para Duta Kartini oleh organisasi FKPM (Forum Komunikasi Polisi Masyarakat) bertempat di Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia.

Para Duta Kartini tersebut terpilih melalui seleksi setingkat nasional yang dilakukan oleh pengurus FKPM, yang diharapkan kedepan para duta-duta kartini tersebut bisa menjadi ‘role model’ atau contoh yang baik di masyarakat, khususnya dalam hal memberikan teladan tentang cara berkendara roda dua yang baik di jalan raya.

Namun, terlepas dari adanya penobatan para Duta Kartini tersebut. Ada hal lain yang sangat menarik perhatian penulis dari sosok AMMY CEUMIEW yang diprofilkan saat ini. Adalah penampilan AMMY yang sebagai bikers namun bisa tetap tampil ‘full make-up’ dengan blush-on lembut merona yang bercahaya di kedua pipinya, memancarkan semangat percaya diri yang memukau, memancarkan keyakinan tersendiri dari kedua bola mata nya yang cantik, bahwa dirinya saat itu tampil sebagai “dirinya sendiri’, “tidak mencontek pribadi orang”, dan yang paling penting, dirinya bangga dengan setiap ‘sparepart’ yang dia miliki sebagai anugerah dari Tuhan Yang Maha Kuasa.

Ternyata, ‘sparepart’ dimaksudnya tersebut adalah soal postur tubuh, dimana postur tubuhnya kebetulan tercipta dalam skala yang sedang-sedang saja alias mungil, punya pipi tembem namun merona, dan bentuk atau postur tubuhnya secara keseluruhan. Menurutnya, semua yang dia miliki saat ini, adalah ‘berkat’ dari Tuhan Maha Pencipta, dan baginya tidak ada satu bagian tubuhnya yang tidak disyukurinya.

20160423_110639“Semua adalah ‘indah’..” ungkap Ammy kepada OTOSL.com pada pertemuan di halaman depan Mabes POLRI pada hari Sabtu, 23/4/16.

“Wanita harus menjadi dirinya sendiri. Kalau memang tomboi, jadilah tomboi. Kalau mau kalem, jadilah kalem. Jangan menyiksa diri dengan berusaha mencoba menjadi diri orang lain,” lanjutnya.

Persepsi Gemuk dan Kurus itu hanyalah penilaian relatif dari orang lain yang tidak bisa kita ikuti. Ungkapan AMMY tersebut yang disampaikannya dalam suatu wawancara yang singkat, sungguh ungkapan yang sangat berarti. Singkat tapi multi arti.

Ammy lantas memberikan pandangan lain tentang apa motivasinya memilih menjadi seorang Lady Bikers, motor big bike, namun tetap setia berjilbab. Adalah bukan hanya karena sekedar gaya, tetapi yang terutama motor telah menjadi ‘passion’ dirinya sejak dulu.

Yang namanya ‘passion’ alias ‘kesukaan’ alias ‘hobby’, itu harus disalurkan. Kalau tidak, hidup kita akan dikejar-kejar oleh perasaan itu”, imbuhnya. Ammy merasa jiwanya ayu, tapi disisi lain, terkandung kemachoan. Dan menurutnya, ayu ‘nan lembut dan macho, bukanlah dua hal yang bertentangan.  Sehingga, bagi lady bikers untuk mengunakan jilbab, juga bukan menjadi masalah.

Lebih istimewa lagi bahwa sebagai lady biker big bike, AMMY menggunakan jilbab, dan bahkan dalam setiap momen di jalan selalu berdandan ala full make-up. Cukup unik memang bila membayangkan suasana panas di jalan lantas bagaimana AMMY menyikapi persiapan ‘make-up’ nya tersebut.

20160423_103525Menurutnya, persiapan make-up sehari-hari yang dilakukannya sebelum mengendarai motor big bike nya cukup simpel sebenarnya, yaitu pastikan saja menggunakan produk-produk yang alami yang sebisa mungkin tahan sinar matahari agar mencegah kulit wajah terbakar. Jangan khawatir dan takut soal keringat.

“Bukan bikers kalau takut keringat”, imbuhnya. Dirinya sendiri adalah tipe lady bikers yang ‘blush-on fans’ alias penyuka blush-on. Aplikasi blush-on menurutnya membuat wajahnya terasa lebih bercahaya secara keseluruhan. Tidak semua bikers mungkin menyukainya. Kembali lagi, pribadi setiap lady bikers itu unik-unik dan berbeda-beda.

Selanjutnya, ketika ditanya apakah style dirinya yang menggunakan jilbab namun senang menggunakan jins ketat macho beserta aksesoris kece ala anak motor, apakah pernah dikomentari orang ??

Luar bisa jawaban yang penulis terima. Bahwa menjadi diri sendiri kadang dan bahkan kerap akan menuai kontroversi alias tidak disukai oleh semua orang. Menurutnya tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini melakukan segala aturan hidup dengan sempurna tanpa celah. Karena itu menurutnya biarlah itu kembali ke pandangan masing-masing, dan untuknya, pendapat orang lain, biarkan saja berlangsung sebagaimana adanya.

Perspektif seorang AMMY telah memberikan contoh, bahwa menjadi diri sendiri itu penting. Setiap wanita berkewajiban menjaga originalitas dirinya masing-masing. Seperti AMMY. Bukan hanya berkepribadian lembut, ayu, dan macho, namun diatas semuanya itu dirinya menghargai perbedaan pendapat dan merangkul keseragaman. WANITA INDONESIA, JADILAH PRIBADI YANG UNIK, NAMUN BERMUTU.

Leave a Reply