Pahami Perbedaan Modif Ceper Bagged vs Static

7312444914_f836892803_b

Perkembangan gaya modifikasi mobil ceper saat ini semakin berwarna dengan berbagai aliran gaya masing-masing. Salah satu yang paling digemari para car enthusiast saat ini adalah Stance. Namun ternyata gaya ini stance masih dibagi lagi menjadi dua aliran yakni Static dan Bagged.

Menurut salah satu situs otomotif terkemuka perseteruan antara mereka yang identik dengan kunci pas, keringat dan kerja keras, serta mereka yang dimanjakan switch kontrol dan kompresor udara.

Perbedaan ini bukanlah sedramatis antara si ‘kaya’ dengan penghobi modifikasi dengan kantong ‘pas-pasan’, tapi lebih kepada mana yang memutar otak dengan yang menggemari teknologi demi mendapatkan gaya hidup mobil-mobil ‘down to earth‘. Toyota MR2 static yang tenar di stance di Amerika Serikat, ternyata milik pria asal Bandung, Indonesia.

Dari Potong Per Ratusan Ribu Hingga Coilover Jutaan Rupiah
Membuat orang-orang sekitar mematahkan lehernya untuk memandangi mobil mereka, banyak para kaum Static lebih membanggakan diri sebagai kaum ‘hardcore’. Mereka yang berkantong tipis rata-rata hanya memotong per asli mobil menjadi lebih rendah dan menarik fender dengan tang dan palu, sementara yang sedikit mapan akan membeli per aftermarket dan membayar jasa rolling atau melipat fender, lalu yang benar-benar berkantong tebal akan mengandalkan coil over.

Ketiganya memiliki passion yang sama untuk memutar otak bagaimana memasang velg dengan lebar, diameter, dan offset serta sudut camber yang diimpikan, sehingga mendapatkan tight fitment dan stance yang oke pada mobil mereka dengan gap seminim mungkin antara roda dan fender.

Static biasanya diikuti pengguna mobil-mobil lawas
Para kaum Static dapat membanggakan diri karena seceper apapun mobil, sifatnya tetap ‘drivable‘. Musuh utama mereka adalah gundukan (polisi tidur), tanjakan patah dan jalan yang berlubang. Gesekan bumper pada aspal dan suara gesrot ban dengan fender yang bahkan sering pecah-pecah karenanya, sudah bagaikan alunan musik untuk mereka.

Mobil yang sedikit dirusak pada aliran Static, menjadi kebanggaan tersendiri sehingga mereka dijuluki ‘street cred‘. Beberapa diantaranya bahkan bangga karena pernah mengalami kasus pecahnya tangki oli akibat tersangkut sesuatu di atas aspal. ‘Ini adalah bentuk komitmen dari living in the low life‘ – kata mereka.

5321750975_7aba5159bc_o

Ratusan Juta Ludes
Berbeda dengan Static yang menuntut pemiliknya untuk lebih sering berhati-hati ketika berkendara. Kaum Bagged yang menggunakan air suspension berharga puluhan bahkan ratusan juta umumnya tidak mau susah memutar otak dan menginginkan kenyamanan yang bersifat ‘PnP’.

Para penyuka gaya low rider klasik akan menyelupkan roda ke dalam fender asli mobil, tentu pemilihan lebar dan offset velg yang tidak terlalu ekstrem menjadi keharusan. Sementara mereka yang menggilai velg lebar, deep dish dengan teknik tire-stretching dan menyetel sudut camber, air suspension bisa membuat tampilan mobil menjadi modern.

Fitment seperti ini biasanya didapat dari pengaplikasian air suspension. Ada juga yang menyukai mobil menjadi ‘undrivable‘. Saat parkir, mereka cukup menekan tombol dan suspensi dengan mudah bisa diturunkan serendah mungkin hingga bumper menyentuh aspal. Begitupun saat akan dikendarai, tinggal menekan tombol dan mengatur ketinggian ground clearance sesuai kebutuhan. Begitu mudah dan tetap bisa buat pamer cepernya mobil di situasi tertentu.

Air suspension menawarkan handling yang lebih baik dan membuat orang lebih menikmati mobilnya tanpa harus merusak. Beberapa mobil ceper akan sulit untuk menampung bobot lebih penumpang dan air suspension adalah solusi. Bagged style seperti ini cocok bagi mobil-mobil yang memiliki ruang fender besar, biasanya sedan midsize atau besar yang mewah.

Dalam scene modifikasi saat ini, fenomena menunjukkan baik kaum Static maupun Bagged sama-sama penerima pujian dan celaan. Static dipuji karena hasil dari kerja keras dan dicela karena mobil tak lagi nyaman. Sementara Bagged dipuji karena hasil yang lebih rapih dan dicela karena prosesnya yang hanya tinggal menekan tombol. Jadi, manakah yang lebih cocok untuk Anda? Static atau Bagged?

Please follow and like us:

Leave a Reply