PP HTCI 2009-2011: Pengurus Yang Lebih Profesional

Sumber foto: http://www.tiger-club.or.id/

Jakarta, 12 Januari 2010. Kesibukan dan aktifitas klub motor ditahun 2010 kini mulai menggeliat, hal ini diawali dengan HTCI (Honda Tiger Club Indonesia) yang kini sudah memiliki sekaligus mengesahkan Susunan Pengurus Pusat (PP) Periode 2009-2011 (lihat data nama para pengurus HTCI di bawah).

Ketua Umum HTCI Periode 2009-2011 Teddy Supriadi sempat dihubungi oleh SL.com melalui pesawat HP.

Teddy memberikan penjelasan bahwa pengesahan pengurus 2009-2011 adalah sebagai kelanjutan MUNAS HTCI yang telah berlangsung pada tanggal 5-6 Desember 2009 lalu di Surabaya. Ketika itu bro Teddy asal Klub STOC (Subang Tiger Owners Club) secara resmi terpilih menjadi Ketua Umum HTCI periode 2009-2011.

Pria yang memiliki kumis tebal ini sempat bercanda saat mengawali percakapan telepon, “seharusnya yang perlu dipublikasi adalah sosok Miyako, yang lebih hot dan lebih panas dari pada sosok Miyabi, apalagi dibandingkan dengan sosok diriku,” ujarnya sambil tertawa.

Sebagai Ketua Umum terpilih periode 2009-2011, maka ia pun menggelar rapat kerja untuk membahas struktur organisasi HTCI yang dikejarnya secara cepat. Tim formatur yang di pimpin olehnya berlangsung dengan mulus di Jakarta pada tanggal 18 Desember 2009 lalu.

Pada rapat kerja perdana HTCI yang berlangsung di kota Bandung, tepatnya tanggal 9-10 Januari 2010 lalu, pada dasarnya adalah menggelar rangkaian acara yang padat dan berisi. Agenda hari pertama rapat kerja, adalah perkenalan dari masing-masing pengurus, pengenalan organisasi dan juga penyusunan rencana kerja dari setiap bidang beserta anggaran untuk kepengurusan 2009-2011.

Sedangkan agenda dihari kedua adalah acara seremonial dan pelantikan secara resmi untuk semua nama Pengurus Pusat HTCI periode 2009-2011. Beberapa orang mengatakan bahwa periode kepengurusan HTCI selama dua tahun dianggap sangat singkat, padahal periode ini sudah diamanatkan pada AD/ART HTCI bahwa memang demikian adanya.

Namun, bagi sosok Teddy bahwa periode dua tahun adalah periode yang sangat menantang. “Kita harus kerja cepat dan profesional, jangat lelet apalagi lemot. Kita harus siap jadi atlik touring yang siap menghadiri rapat-rapat penting di berbagai kota,” ungkapnya sambil tertawa lagi.

Ketika ditanya soal visi dan misi, bahwa pada prinsipnya ia kudu harus menjalankan tugas-tugasnya sebagai seorang leader yang tidak akan menyimpang dari visi dan misi organisasi HTCI yang memang sudah diamanatkan melalui AD/ART HTCI. Ia tetap memprioritaskan kemajuan untuk seluruh klub Honda Tiger yang ada ditanah air, khususnya yang sudah terdaftar di HTCI.

Pada prinsipnya, apa yang ia jalankan selama ia memimpin HTCI tidak akan keluar dari regulasi dan budaya HTCI yang sudah eksis. Semua bidang-bidang yang sudah dibentuk melalui rapat kerja harus diaplikasikan, dan dikerjakan secara terpadu. Adapun bidang baru yang dipimpin oleh Teddy Supriadi untuk HTCI ada 3 (tiga) jenis bidang, yaitu Bidang Manajemen Club, Bidang Sistim dan Prosedur, dan Bidang Pengawasan.

Bidang Manajemen Club

Nantinya bidang ini akan membantu dan memantau bagaimana proses rekrutment anggota klub motor honda tiger yang benar dan lebih profesional, bahkan harus lebih simpatik, demikian pula pengenalan dan pemahaman Safety Riding, hingga kepada bagaimana mengelola anggota klub dengan baik dan teratur.

Soal transparansi keuangan, sebenarnya HTCI sudah pernah mempublikasikan laporan keuangan di website HTCI yang dapat dilihat dan dibaca oleh seluruh anggota klub HTCI, khususnya yang terdaftar menjadi member website HTCI. Namun, publikasi account ini hanya sementara dan sudah di closed. Tapi, ini adalah salah satu bukti transparansi dari jajaran pengurus pusat HTCI.

Bidang manajemen club akan bekerja juga dalam masalah bagaimana caranya membuat AR/ART yang benar, membawa klub kedalam aspek legal, dan mencatatkan klub ke notariat. Juga, ikut membantu pada hal-hal yang rumit sekalipun seperti masalah penataan keuangan yang lebih jelas dan transparan. Khusus untuk bidang manajemen club ini, akan lebih diprioritaskan untuk klub-klub honda tiger yang berada di luar pulau Jawa.

Bidang Sistim dan Prosedur

Dijelaskan oleh Teddy, bahwa HTCI pusat tidak akan melakukan intervensi dalam setiap kegiatan klub-klub honda tiger di daerah. Namun demikian, bidang sistim dan prosedur akan bekerja sebatas pada pemberian petunjuk dan prosedur yang harus dijalankan oleh klub yang bersangkutan.

Bidang Pengawasan

Nah.. soal ini sepertinya melihat cara kerja auditor atau BPK (badan pemeriksa keuangan). Pada prinsipnya bidang pengawasan akan bekerja untuk mengawasi semua kegiatan, operasional, apakah semuanya sesuai dengan petunjuk, sistem dan prosedur yang berlaku (bahasa audit adalah compliance).

Sebagai contoh, dalam setiap kegiatan klub biasanya ada pesanan merchandise. Bagi HTCI, soal merchandise kini sudah harus di-tenderkan secara terbuka. Adalah tugas bidang pengawasan, apakah ditemukan adanya penyimpangan. Jika ada penyimpangan, bidang ini akan melaporkan kepada Ketua Umum dan bukan melabrak langsung kepada pihak yang menyimpang.

Lebih Profesional

Mengakhiri pembicaraan telepon, dapat disimpulkan secara umum bahwa HTCI kini sudah memiliki organisasi yang solid dan lebih terarah bagaikan sebuah holding company yang memiliki banyak anak perusahaan. HTCI menjadikan sebuah organisasi bikers Honda Tiger yang jauh lebih profesional dan hal ini perlu menjadi contoh atau referensi bagi organisasi bikers lainnya.

Kegiatan HTCI yang pernah terekam di blog ini, silahkan klik artikel ini.

STRUKTUR PENGURUS PUSAT HTCI 2009-2011

DEWAN PENASIHAT
Ketua: S. Indra Panca (TAB – Bandung)
Anggota: Ronny. LHDA (IMTB – Balikpapan)

PENGURUS PUSAT
Ketua Umum: Teddy Supriadi (STOC – Subang)
Wakil Ketua Umum I: Windhian (S@TIC – Sangata)
Wakil Ketua Umum II: Rio Harahap (JTC – Jakarta)
Sekertaris Jendral: Ade Cahyadi (HTBC – Jakarta)
Tim Sekjend: Andika ‘Dicky’ (TSC – Semarang)
Kabid Keuangan: Itok Gardianto (TJT – Jakarta)

Bisnis Unit
Kabid: Ferry Tikam (TriC – Jakarta)
Anggota: Edy Wahyu Sofyan (STOC – Subang)

Bidang Admin dan Jaringan
Kabid: Arif ‘Bart’ Sukendar (BMJ – Jakarta)
Anggota: Diwar (JHTC – Jakarta)

Bidang Sistem dan Prosedur
Kabid: Fahrul (BKTC – Bekasi)
Anggota: Anita Kusumawardhani (TJT – Jakarta)
Anggota: Tris Rusmayadi (BKTC- Bekasi)

Bidang Humas
Kabid: Movianto (TOPU – Purwakarta)
Anggota: Ary Kent (BTO – Jakarta)

Bidang Pengawasan
Kabid: Rudi Sinurat (TAB – Bandung)
Anggota: Wiro (TMC – Surabaya)
Anggota: Reksa Adicahya (TAB – Bandung)
Anggota: Oyon (TOP- Padang)

Bidang Manajemen Club
Kabid: Dudung AR (TAB- Bandung)
Anggota: Wawan (CMS- Banten)

Bidang Telematika
Adviser: Laurentius Malau (DETIC- Depok)
Kabid: Lufky Irawan (DETIC- Depok)
Anggota: Neng Arie (CMS- Banten)
Anggota: Putu Niti (TSC- Semarang)

Bidang Program Kerja
Kabid: Faisal (HTBC- Jakarta)
Anggota: Hamzah (IMTY – Yogyakarta)

Please follow and like us:

One thought on “PP HTCI 2009-2011: Pengurus Yang Lebih Profesional

  1. Makin Pro fesional.. Bravo HTCI…!!
    CHTC#015

Leave a Reply