IMI Adakan Kelas Balap Motor Standard di 2016

Rakernas IMI 1

Bertempat di Hotel Pullman Surabaya, Jawa Timur, pada hari Sabtu (13/02/2016), Ikatan Motor Indonesia suksesĀ mengadakan Rapat Kerja Nasional pertama di bawah kepemimpinan Sadikin Aksa. Bersama 31 perwakilan Pengprov IMI yang hadir, hasil Rakernas memutuskan IMI Siapkan Kelas balap motor standard di 2016 dari total 177 kalender event Kejurnas 2016.

Menurut Sadikin Aksa, di tahun 2016 ini, akan ada 58 event Kejurnas untuk Mobil dan 119 event Kejurnas untuk Sepeda Motor. Kemudian di Sepeda Motor akan ada seri Kejurnas baru yaitu kelas motor standard.

“Model balapannya kurang lebih sama dengan Pra PON kemarin, dan memang ini merupakan pengembangan dari konsep tersebut. Nantinya panitia akan menyediakan motornya, one make race di setiap kelas, termasuk adanya kelas baru yaitu 150 cc Sport. Jadi pebalap istilahnya hanya tinggal membawa helm. Kemudian poin yang dihitung itu bukan poin pebalap melainkan poin propinsi. Karena ini merupakan juga bagian dari program pembinaan, maka kita berharap seluruh pengprov biasa mengikutinya,” jelas Sadikin Aksa.

Secara keseluruhan, terjadi peningkatan yang cukup banyak dalam hal jumlah event. Tetapi yang harus menjadi perhatian adalah bagaimana semua event ini dapat terlaksana. “Berdasarkan hasil Rakernas tersebut, tugas PP IMI sekarang adalah membuat semua event ini dapat berjalan, tidak hanya sebatas usulan.” tambah Sadikin.

Daftar Online KTA / KIS IMI
Selain menambah kelas baru, dari bidang kesekretariatan, bendahara dan, organisasi ada beberapa keputusan yang cukup penting, seperti menerapkan mekanisme pendaftaran KTA / KIS secara online yang dapat diselesaikan maksimal 14 hari kerja. bahkan kedepannya akan ada aplikasi smartphone untuk pendaftaran KTA dan KIS.

“Semua keputusan-keputusan ini dibuat sebagai bagian dari usaha PP IMI untuk dapat menjalankan konsep kami yaitu Optimalization to Excellence yang berlandaskan perubahan melalui peningkatan Komunikasi Internal dan Eksternal dengan azas keterbukaan. Semoga dengan hal ini, kinerja IMI dapat meningkat dan IMI mampu menjadi salah satu badan organisasi terbaik di Indonesia.” tutup Sadikin.

Leave a Reply