Suzuki Indonesia Optimis Jalani Bisnis di Tahun 2016

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Melalui acara media gathering bersama PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) yang berlangsung hari Jumat malam, 5/2/16 disebutkan oleh management PT SIS bahwa perusahaan ini tetap optimis menjalankan usaha di tahun 2016.

Sementara itu diketahui bahwa perekonomian nasional sepanjang tahun 2015 berdampak pada industri otomotif di tanah air dan kondisi ini mengakibatkan penjualan kendaraan roda empat mengalami penurunan, salah satu faktor yang disebabkan karena menurunnya daya beli masyarakat.

Namun begitu, dalam kondisi perekonomian yang penuh tantangan tersebut, total penjualan mobil secara nasional dapat menembus 1 juta unit, yakni sebesar 1,031,422 unit, dimana angka ini turun sekitar 13,7% dibanding tahun 2014, yakni sebesar 1,195,405 unit.

Melansir data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), penjualan (retailsales) industri otomotif dari Januari hingga akhir medio Desember 2015, mencetak angka penjualan yang berhasil menembus 1 juta unit, yakni dengan total penjualan sebesar 1,031,422 unit.

Dalam kurun 5 tahun terakhir, market share Suzuki Indonesia tumbuh sebesar 2,7% dimana tahun 2010, Suzuki Indonesia meraih market share sebesar 9,2 % hingga menjadi 11,9 % di tahun 2015 (lihat table dibawah). Hal ini menunjukkan kinerja penjualan yang positif oleh Suzuki Indonesia.

Sementara, market share salah satu produk backbone kendaraan penumpang (passanger car) Suzuki, ERTIGA mampu bertahan di level 13-14% dalam kurun waktu 2 tahun (2014-2015) pada segmen Low Multi Purpose Vehicle (LMPV) secara nasional, meskipun kompetisi di segmen ini semakin meningkat dan kian kompetitif.

Sedangkan di segmen kendaraan niaga (commercial car), Suzuki Pick Up (APV & Futura) tetap berada di peringkat pertama di tahun 2015, dimana berhasil mencetak total angka penjualan retail sebanyak total 63.348 unit atau menguasai market share secara nasional di segmen ini sebesar 43% hingga medio Desember 2015. Melihat tren penjualannya selama kurun waktu 10 tahun terakhir, Suzuki Pick Up berhasil mengukuhkan posisi teratas nya sebagai mobil niaga yang terpercaya di Indonesia

 

Data Penjualan Industri Otomotif
TAHUN 2010 2011 2012 2013 2014 2015
Total Market 745,385 890,569 1,098,331 1,218,900 1,195,405 1,031,422
Suzuki Sales 68,832 90,579 125,501 159,787 160,490 122,348
Market Share 9,2% 10,2% 11.4% 13.1% 13.4% 11.9%

*Retail

Kurang kondusifnya kondisi industri otomotif dan persaingan pasar otomotif yang ketat sepanjang tahun 2015, dilalui oleh Suzuki Indonesia dengan penuh tantangan. Namun hal ini justru membuat Suzuki Indonesia terpacu untuk meningkatkan investasi di Indonesia melalui pembukaan pabrik baru di Kawasan Industri Greenland International Industrial Center (GIIC) Blok AC No.1 Kota Deltamas, Cikarang Pusat – Bekasi, Jawa Barat dengan total investasi sebesar US$ 1 Milliar karena Suzuki yakin potensi pasar otomotif yang besar di Indonesia kedepannya.

Dengan beroperasinya pabrik baru tersebut, diharapkan dapat meningkatkan produksi produk – produk Suzuki sehingga dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia.

Selain itu, fokus pada peningkatan kualitas dan layanan kepada calon konsumen dan konsumen Suzuki. Komitmen tersebut diwujudkan dalam beragam program menarik, baik sales dan after sales, hingga peluncuran produk – produk baru di sepanjang tahun 2015.

Untuk meraih pencapaiannya di tahun 2015, Suzuki Indonesia melakukan berbagai program dan strategi terintegrasi dari mulai produk, pemasaran, penjualan, jaringan penjualan hingga purna jual yang ditujukan untuk memberikan nilai, kepuasan, dan pelayanan yang lebih kepada konsumen dan calon konsumen Suzuki Indonesia. Pencapaian – pencapaian ini diantaranya adalah:

1. Strategi Produk

Di tahun 2015 lalu, PT SIS memiliki berbagai strategi termasuk strategi produk mulai dari perubahan minor (minor change) hingga peluncuran produk baru. Mengawali tahun 2015, PT. SIS meluncurkan Karimun Wagon R yang mengadopsi fitur Auto Gear Shift yang merupakan sistem transmisi yang menggabungkan dua tipe transmisi, baik manual dan otomatis. Kendaraan pertama dikelasnya yang menggunakan sistem Auto Gear Shift ini diluncurkan pada bulan Mei 2015 silam. Tampilan elegan hadir di Karimun Wagon R ini, dan juga mengusung fitur-fitur baru yang dihadirkan untuk memanjakan para konsumen Suzuki.

Melanjutkan peluncuran produk di tahun 2015, Suzuki memberikan penyegaran terhadap varian Ertiga, sebagai andalan di segmen Low Multi Purpose Vehicle (LMPV), dengan memperkenalkan New Ertiga di bulan September 2015 dalam ajang ‘Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2015’. Hadir dengan tampilan yang baru membuat New Ertiga memenuhi kebutuhan keluarga Indonesia yang berjiwa muda dan dinamis yang ingin tampil lebih gaya namun tetap aman dan nyaman dikendarai melalui mobil New Ertiga.

Selain itu, PT. SIS juga meluncurkan beberapa produk yang segmented, seperti All New Swift GS dan Celerio (Juni 2015), serta Ciaz (November 2015) untuk memperkuat image dengan melengkapi jajaran/ line up produk mobil Suzuki yang ada saat ini di Indonesia.

Selain memperkenalkan jajaran produk terbarunya, PT. SIS juga menggelar berbagai program aktivasi. Tercatat terdapat 2 program pemasaran yang signifikan untuk memberikan apresiasi kepada para pengguna dan konsumen Suzuki setia yang digelar sepanjang tahun 2015. Diawali dengan rangkaian acara “Pesta Keluarga New Ertiga”, yang digelar di 35 kota di wilayah Indonesia sepanjang tahun 2015, serta acara Gathering Carry Pick Up “KaBar (Kumpul Akbar) Wirausahawan” di 35 kota di Indonesia.

Untuk meningkatkan brand image Suzuki, maka PT. SIS memanfaatkan momentum event akbar ‘Jakarta Fair 2015’ dan ‘Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2015’ guna memperkenalkan jajaran produk unggulannya. Dalam ajang ‘GIIAS 2015’, PT. SIS mengusung tema booth ‘Your Smart Mobility’ yang selaras dengan tema dari GIIAS 2015, yakni “Smart Mobility for The Future”.

2. Taktik Penjualan

Di tahun 2015, PT. SIS melakukan strategi penjualan dengan mengadakan beragam progam penjualan menarik yang diantaranya digelar untuk mendukung penjualan berbagai produk roda empat Suzuki di tanah air. Mulai dari program penjualan per produk Suzuki hingga program inovasi dan unggulan seperti ‘Bluzukan’ (Beli Suzuki Menguntungkan) yang diadakan pada periode Juni hingga Juli 2015. Program penjualan dari Suzuki ini memberikan hadiah utama berupa 1 unit Karimun Wagon R dan 2 Unit Suzuki Satria FU150.

Bergerak ke penghujung tahun 2015, PT. SIS meluncurkan program bertajuk ‘Gempita BeRhadiah Akhir tAhuN (GEBRAKAN) SUZUKI’. Tak tanggung-tanggung, PT. SIS memberikan hadiah bagi para konsumennya berupa 100 unit sepeda motor Hayate, 1.000 Paket Aksesoris Eksklusif Suzuki, dan 1.500 Voucher Indomaret. Program ini berlangsung di sepanjang bulan Desember 2015.

3. Strategi Pengembangan Jaringan Penjualan dan Peningkatan Kualitas Dealer

Untuk mendukung penjualan produk-produk mobil Suzuki dan layanan kepada konsumen Suzuki di tahun 2015, PT.SIS telah melakukan peningkatan kualitas dan pengembangan jaringan dealer serta outlet di seluruh Indonesia. Saat ini PT. SIS memiliki 53 dealer dan 297 outlet yang tersebar di seluruh Indonesia. Peningkatan kualitas dan pengembangan jaringan penjualan juga dilakukan mulai dari frontliner sehingga pengembangan dan peningkatan kualitas dealer lebih merata.

Untuk strategi jaringan penjualan Suzuki di tahun 2016 guna meningkatkan dan memperluas cakupan penjualan dan bisnis Suzuki di tanah air, PT. SIS akan menambah sekitar 12 outlet dan memperluas cakupan jaringannya hingga 5 kabupaten di wilayah Indonesia, dimana pada tahun 2015 total jaringan penjualan Suzuki berada di 176 kabupaten, dan di tahun ini rencananya akan bertambah menjadi 181 kabupaten.

Pengembangan jaringan penjualan tentunya diiringi oleh peningkatan kualitas dealer dan layanan purna jual Suzuki. Di tahun 2015, Suzuki Indonesia berhasil meningkatkan indeks kepuasaan pelanggan (customer satisfaction). Berdasarkan survey JD Power, Sales Satisfaction Index (SSI) Suzuki meningkat pada tahun 2015, indeks SSI Suzuki berada pada peringkat 3 dengan skor 770 meningkat dibandingkan tahun 2014 yang berada pada peringkat 5 (skor 764). Sehingga Customer Satisfaction Improvement sudah menuju kearah kepuasan dan ekspektasi pelanggan.

4. Pelayanan Purna Jual

Demi memenuhi kebutuhan para konsumen akan layanan purna jual mobil Suzuki di tanah air, PT. SIS mengadakan berbagai program dan fasilitas untuk kepuasan konsumen, seperti:

  1. Fasilitas Express Maintenance: Peningkatan kualitas juga dilakukan pada layanan purna jual (after sales), yakni dengan tersedianya layanan Express Maintenance di Bengkel Resmi (BeRes) Suzuki. Express Maintenance merupakan layanan servis dengan waktu 60 menit untuk pekerjaan perawatan berkala.
  2. Fasilitas Free Service 50.000 km: Untuk fasilitas free service PT. SIS memberikan fasilitas free service sampai dengan 50.000 kilometer tanpa batas waktu yang setara dengan 7X service gratis dari 1.000km, 5.000km, 10.000km, 20.000km 30.000km, 40.000km dan 50.000km.
  3. Suzuki Day: Kegiatan Free Service Campaign yang dilaksanakan di beberapa kota, terutama Jabodetabek. Dimana pelanggan dapat melakukan pergantian oli gratis dari Suzuki Genuine Oil, 23 item check standar pengerjaan, hingga diskon Suzuki Genuine Accessories (SGA) dan Suzuki Genuine Part (SGP). Sejak program ini dijalankan pada April 2013 lalu, tercatat 20.605 unit telah mengikuti campaign ‘Suzuki Day’.
  4. Body Repair: Pusat Perbaikan Bodi Mobil Suzuki, dalam rangka memberikan pelayanan purna jual dalam  hal perbaikan bodi, salah satunya berlokasi di Pulogadung. Pusat Perbaikan Bodi Mobil Suzuki di merupakan hasil kerja sama PT. SIS dan PT. Sejahtera Buana Trada (SBT). Pusat Perbaikan Bodi Mobil Suzuki merupakan terobosan karena dibangun dengan standar Suzuki Motor Corporation. Secara total, terdapat 17 bengkel Body Repair yang tersebar secara Nasional.

5. Ekspor

Di sepanjang tahun 2015, PT. SIS menjaga tren positif dari sisi ekspor dengan produk-produk andalannya. Terbukti dari total keseluruhan jumlah unit yang diekspor sepanjang tahun 2015 mulai dari medio Januari hingga Desember.

PT. SIM mengekspor kendaraan CBU (Completely Built-Up) dan CKD (Completely Knock Down) dengan total 26.138 unit. Total angka ini naik 103,5% dari tahun 2014 lalu, yakni 25.248 unit. Dengan komposisi jumlah total CBU sebesar 17.762 unit dan CKD 8.376 unit. Dari total tersebut kendaraan Multi Purpose Vehicle (MPV), Suzuki APV mendominasi ekspor dengan total 16.732 unit dan diekspor ke 84 Negara, dan Low Multi Purpose Vehicle (LMPV), Suzuki Ertiga mencatatkan 1.028 unit kendaraan yang di ekspor menuju ke 4 Negara Asean (Brunei Darussalam, Vietnam, Filipina, dan Thailand) di tahun lalu.

Sementara unit CKD menyumbang total 8.376 unit, yang terdiri dari Karimun Wagon R sebesar 5.472 unit dan 2.904 unit yang diekspor untuk memenuhi permintaan pasar internasional.

Please follow and like us:

Leave a Reply