Melihat Lebih Dekat Bengkel DUCATI di SCBD Complex

Jakarta, 5 Desember 2010. Anda punya moge CBU sport? Nggak tau mau servis kemana? Jangan kuatir, kalau bengkel motor Ducati yang berlokasi di Cafe Bengkel SCBD Complex, Jl. Jend. Sudirman Jakarta Selatan ternyata bisa juga melayani servis motor-motor sport (moge) non-Ducati dengan kapasitas mesin di atas 600 cc.

Memang sih, beberapa kali berkunjung ke bengkel Ducati sering melihat merek motor non-Ducati ikut nangkring alias di servis atau dibongkar oleh mekanik Ducati. Sebut saja motor merek Honda, Yamaha, Suzuki, Kawasaki, Aprilia, Cagiva, BMW, Triumph dan lain sebagainya yang rata-rata memiliki kapasitas mesin besar.

Ketika diklarifikasi kepada Andre Jess Sunarko (45) selaku manager bengkel Ducati tersebut, dijelaskan olehnya bahwa bengkel Ducati ini memang bisa melayani motor-motor sport CBU non-Ducati.

“Awalnya ada beberapa teman-teman bikers Ducati yang memiliki motor non-Ducati, dan mereka merasa cocok dengan pelayanan bengkel, mangkanya mereka pun datang membawa motor merek lain kesini,” jelasnya mantan pembalap nasional kelas motor cross yang bergabung dengan Ducati sejak tahun 2006.

Bengkel Ducati mulai beroperasi sejak tahun 2006 sebagai pendamping dari perusahaan PT Supermoto Indonesia, yaitu ATPM Ducati Indonesia. Perusahaan yang dipimpin oleh A.S. Nugroho ini merangkul para bikers dan owners Ducati di seluruh Indonesia untuk lebih sering berkumpul ddan mengikuti berbagai ragam aktifitas seperti touring, city tour dan balapan di arena sirkuit.

Komunitas DDOCI (Ducati Desmo Owners Indonesia) akhirnya menjadi bergairah karena makin banyak anggota baru yang ikut serta touring, weekend city tour, hingga kejurnas balapan Ducati Fun Race di Sentul. Nah, ujung-ujungnya setiap motor peserta harus diservis atau di tune up sebelum mereka melakukan kegiatan touring atau balapan.

Bengkel yang berada di lantai dasar atau dibawah Cafe Bengkel, semakin hari semakin terasa sempit. Jumlah motor yang masuk untuk diservis kian hari makin banyak, sejalan dengan manisnya penjualan motor Ducati yang kini semakin tumbuh berkembang dengan subur. Jika awalnya hanya satu motor yang masuk ke bengkel, kini sudah ada puluhan motor yang masuk ke bengkel setiap minggunya.

Bengkel Ducati Indonesia memiliki tenaga 6 orang (mekanik, helper dan administrasi), siap melayani servis motor, tune-up, bongkar-pasang, ganti oli, dan berbagai kebutuhan lainnya. Selain melayani motor Ducati, bengkel ini juga siap melayani motor sport dengan merek lain. Loh koq bisa begitu?

“Masalahnya orang yang sudah hobi di dunia bikers tidak hanya punya satu atau dua motor, tapi punya tiga unit motor dengan merek berbeda. Nah, disini kita usahakan agar konsumen bisa kita layani dalam satu atap, kenapa tidak? Apalagi kalau fasilitas bengkel sudah lengkap seperti ini,” ujar Andre sambil menujuk perangkat tools dibengkel tersebut.

Bagaimana soal spare-parts?

“Mau tidak mau untuk moge CBU, kita harus order parts-nya dari luar negeri jika part memang harus diganti. Kami sudah biasa melakukan hal ini dengan motor Ducati asal Italia. Untuk parts motor asal Jepang, biasanya kita cari barangnya di negara Singapura. Sejauh ini tidak ada masalah. Yang penting konsumen sudah dikasih tau bahwa parts tidak ada di Indonesia, maka harus cari ke negeri seberang,” papar Andre yang juga dikenal sebagai Technical Manager Ducati Indonesia Racing Team.

Fasilitas yang dimiliki oleh bengkel ini boleh dibilang lumayan lengkap. Bukan saja sebagai bengkel motor yang biasa-biasa saja, tapi terlihat lebih  exclusive. Lihat saja ketika ada ajang balapan kejrunas motorsport di Sentul, bahkan bengkel ini melayani semua persoalan para riders Ducati, dari A to Z,  dimulai dari antar-jemput motor dengan mobil pick-up, tune-up, dan juga support mekanik sewaktu berada di sirkuit Sentul.

Cerita diatas sama saja dengan kegaiatan touring, biasanya sebuah truk disiapkan untuk mengangkut motor peserta yang akan berangkat touring, dimana sebelumnya motor dikumpulkan (polling) dan disperiksa/diservis satu persatu di bengkel ini. Ketika touring sedang berjalan, maka ikut serta sebuah mobil pick-up cadangan, safety car, hingga bikers cadangan.

Lihat cerita perjalanan touring bikers Ducati, biasanya ada juga peserta yang menggunakan motor dengan merek lain. Sebagai contoh, lihat artikel touring dari Blog Nugroho Ride Report, dimana salah satu pesertanya menggunakan motor sport Suzuki GSX. Ketika motor ini ada masalah, tetap bisa dilayani oleh mekanik Ducati. Yang penting adalah kebersamaan diantara peserta, tanpa melihat jenis atau merek motornya.

Oh ya.. lokasi showroom Ducati bakal berdekatan dengan bengkel Ducati di SCBD Complex. Jika tidak ada halangan, showroom baru Ducati Indonesia bakal diresmikan pada pertengahan Januari 2010 ini. So, bagi mereka yang sedang berkunjung ke showroom Ducati yang baru, jangan lupa melangkah ke bengkelnya yang ada di lantai dasar SCBD.. maksudnya sekalian touring, gitu loh!

Jam buka bengkel Ducati dari jam 10.00 s/d 18.00 (tutup di hari Minggu dan hari libur nasional)

 

 

 

 

Please follow and like us:

Tagged with 

5 thoughts on “Melihat Lebih Dekat Bengkel DUCATI di SCBD Complex

  1. mongtorny bikin ngiler……

  2. saya mau titip VMax saya saya yg mangkrak bisa ga yaaa ?

  3. natz nataba says:

    motor saya ducati 696 monster ga bisa nyala setelah di kirim k jakarta..kalo untuk service kerumah bisa ga????

  4. hendra r janis says:

    mas,mohon info donk..mau rental ducati untuk keperluan syuting iklan tgl 9/10 juni..ducati type streetfighter merah 750 cc..mungkin ada yg minat.

Leave a Reply