Testimoni Mario Iroth tentang Michelin Pilot Road 4 hingga 12.500 Km

DSCF4315

Mario Iroth penjelajah asal Indonesia yang kini sedang dalam perjanalan dari Bandung menuju Paris (Perancis) memberikan testimoni tentang ban Michelin Pilot Road 4 setelah ia menjalani jarak sejauh 12.500 Km atau separuh perjalanan Wheel Story Season 3 “Parijs Van Java to Paris”. Berikut ini testimoninya sebagaimana dikutip dari emailnya yang dikirim kepada redaksi StephenLangitan.com.

Seperti yang kita ketahui, saya menggunakan sepasang ban Michelin Pilot Road 4 ukuran 120/70 – ZR17 untuk roda depan dan 180/55 – ZR17 untuk roda belakang.

Saya menunggangi Benelli BN600 dengan bobot 215 Kg kalau kosong, namun karena keperluan touring maka bobot motor menjadi sekitar 250 Kg setelah penambahan tankbag, side cases dan duffle bag. Belum lagi motornya membawa 2 orang (saya dan partner saya), bisa dibayangkan beban total semua yang harus bertumpuh pada ban.

Perjalanan saya sudah 3 bulan, sekarang telah berada di India atau negara ke 6 dari 14 negara yang akan saya jelajahi. Melihat perjalanan dari garis start di Bandung 3 bulan lalu sampai sekarang, cukup beragam medan jalan yang saya lewati.

Mulai aspal mulus di Malaysia dan Thailand lalu jalanan berpasir dan bergelombang di Myanmar hingga jalanan licin, berlumpur dan gravel di Nepal dan India, itu semua tak lepas dari performa Pilot Road 4 mulai dari pengereman dan manuver dalam perjalanan ini membutuhkan ban dengan performa yang pas.

Touring lintas benua ini terasa lebih nyaman dan penuh percaya diri diatas motor baik kondisi jalan basah maupun kering. Waktu saya melewati jalanan licin di Nepal karena jalan aspal tertutup tanah akibat longsor, ban Michelin Pilot Road 4 masih memberikan traksi yang baik diatas tanah licin, lalu di highway India jangan kaget kalau banyak sapi dan kambing ikut meramaikan jalanan, belum lagi warga lokal dengan gaya asal nyelonong kalau bawa motor, tuk-tuk atau mobil membuat saya ekstra hati-hati.

Beberapa kali saya melakukan pengereman mendadak, dan saya bisa merasakan peranan ban mampu menahan laju motor. Saya teringat waktu menggunakan ban merek lain pada motor yang sama tahun lalu melakukan rem mendadak jarak berhenti motor lebih panjang dibanding menggunakan ban Michelin Pilot Road 4.

Adapun ritual yang saya lakukan ketika selesai berkendara yakni Memeriksa kondisi telapak ban. saya mencongkel batu dan pecahan gelas yang terjepit di telapak ban, lalu mengecek kembali tekanan ban sebelum melanjutkan touring.

Syukurlah sampai saat ini belum mengalami yang namanya pecah ban, ban robek ataupun tertusuk. 12.500 Km adalah jarak yang panjang. Dan dilihat dari kondisi ban sekarang masih mampu hingga finish di Paris nanti (sekitar 15000Km lagi).

Please follow and like us:

Leave a Reply