Bosch & Daimler mencoba Proyek Parkir Otomatis via Aplikasi Smartphone

Bosch Kembangkan Teknologi Parkir Otomatis Melalui Aplikasi

Bagaimana jika di mobil di masa datang bisa mencari tempat parkir yang kosong serta kembali dengan sendirinya hanya dengan menggunakan aplikasi smartphone? Ini adalah tujuan proyek percobaan yang diinisiasikan oleh Bosch, Daimler, dan car2go, saat menandatangani kontrak pada Juni lalu.

Proses parkir akan berevolusi: Bukan pelanggan yang akan memarkir dan mencari mobil mereka; justru kendaraan lah yang akan dengan sendirinya mengemudi ke tempat parkir kosong dan kembali kepada pemiliknya.

Parkir otomatis bukan lagi mustahil berkat infrastruktur intelejen di dalam tempat parkir mobil dan vehicle control unit dari Bosch yang akan diaplikasikan pada sensor generasi terbaru milik Mercedes-Benz serta keistimewaan dalam car-sharing dari car2go. Hal ini memungkinkan parkir otomatis di tempat parkir yang dilengkapi infrastruktur khusus di masa datang.

“Pelanggan kami selalu menjadi pusat perhatian kami, dan semua pengembangan yang kami lakukan berorientasi pada pelanggan. Di masa depan, bahkan mobil pun akan mendatangi mereka,” jelas Prof. Dr. Thomas Weber, anggota dewan Daimler AG, yang bertanggung jawab dalam Group Research & Mercedes-Benz Cars Development.

“Kami bekerja sama dengan Bosch dan pelayan mobil car2go dalam mengembangkan dan menguji solusi berbasis infrastruktur untuk layanan parkir valet otomatis. Bagi kami, ini adalah langkah lanjutan untuk menuju kemudi otomatis (otonomos) – dengan kata lain: menuju parkir otomatis!”, tandasnya.

“Parkir otomatis akan siap untuk diproduksi secara masal sebelum teknologi berkendara otomatis (otonomos),” kata Dr. Dirk Hoheisel, anggota dewan Bosch yang berperan penting dalam proyek ini. “Kecepatan berkendara yang rendah serta informasi dari infrastuktur tempat parkir membuat implementasi ini dapat berjalan cepat.” tambahnya.

Skenario ini sederhana: Smartphone digunakan untuk memanggil kendaraan melalui car2go. Begitu pengguna siap di zona pick-up, mobil akan berjalan dengan sendirinya mendatangi pengguna. Begitupun sebaliknya yang bisa dilakukan dengan mudah.

Pelanggan memarkir mobil di drop-zone lalu menyetir mobil melalui smartphone mereka. Sistem parkir mobil yang cerdas mampu memanggil kendaraan, menyalakan mesin kendaraan tersebut, dan mengarahkan ke parkiran kosong yang sudah ditetapkan.

Bosch mengembangkan infrastruktur yang diperlukan tempat parkir mobil, termasuk sensor untuk melihat tempat parkir yang kosong, kamera-kamera, dan teknologi komunikasi. Selanjutnya, Bosch akan menambahkan unit komunikasi dalam kendaraan, yang dapat memantau proses parkir.

Bosch juga sedang mengembangkan bersama dengan Daimler terkait interface-nyamenyesuaikan komponen kendaraan yang sudah ada. Daimler akan menyesuaikan sistem sensor dan perangkat lunak dalam kendaraan car2go dan memungkinkan inovasi masa depan untuk car-sharing model milik car2go.

Please follow and like us:

Leave a Reply