Isuzu Karawang Plant Diresmikan Hari Ini

CIMG0006

Kehadiran Menteri Perindustrian RI Saleh Husein, Menteri Perdagangan Rahmat Gobel, Gubernur Jawa Barat dan jajaran Direksi Isuzu mewarnai peresmian Isuzu Karawang Plant yang berlangsung hari ini (07/04/2015). Pabrik yang beroperasi dibawah PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) diperuntukkan sebagai pabrik perakitan kendaraan niaga Isuzu.

IMG_20150407_110826

Isuzu Karawang Plant berdiri di atas lahan seluas 30 hektar dan terletak di kawasan Suryacipta City of Industry Karawang, Jawa Barat. Pembangunan pabrik ini menelan investasi sebesar RP. 1,3 triliun. Peletakkan batu pertama dilakukan pada Oktober 2013, pabrik ini mampu memproduksi hingga 80.000 unit per tahun.

IMG_20150407_112702

“Nilai investasi pembangunan pabrik terbaru kami sekitar Rp 1.3 triliun dan menyerap tenaga kerja sebanyak 1000 karyawan,” papar Presiden Direktur PT Isuzu Astra Motor Indonesia, Yohannes Nangoi dalam dalam kata sambutannya pada peresmian pabrik hari ini.

Isuzu Karawang Plant ini diproyeksikan untuk memproduksi kendaraan truk ringan yaitu Isuzu Elf dan truk menengah Isuzu Giga untuk pasar dalam negeri maupun ekspor. “Pabrik Isuzu Karawang Plant juga memiliki standar global, jadi kami bisa melayani kebutuhan pasar di luar negeri,” imbuh Yohanes.

IMG_20150407_111745_1

Basis Produksi
Selain merakit kendaraan niaga ringan dan menengah, Isuzu Karawang Plant akan menjadi basis produksi Isuzu di luar Jepang.

“Pabrik baru ini bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan kendaraan niaga di Indonesia, tapi upaya kami meningkatkan kualitas produk Isuzu agar memenuhi standar kualitas dunia dan akhirnya menjadikan Indonesia sebagai basis produksi global Isuzu di luar Jepang,” tukas Yohannes Nangoi, kepada wartawan.

Ekspor CBU pada 2016
Tidak hanya menjadi basis produksi saja, PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) berencana akan memulai ekspor kendaraan dalam bentuk utuh atau completely build up (CBU) pada tahun 2016 mendatang ke berbagai negara-negara berkembang.

“Mempersiapkan ekspor tidak gampang karena kebutuhan setiap negara berbeda-beda. Kami memang berencana untuk ekspor, saat ini kami sedang mempersiapkan lini produk yang akan diekspor,” tambahnya.

IMG_20150407_111558_1

Menteri Perdagangan Rachmat Gobel meminta agar 20 persen dari kapasitas produksi Isuzu Karawang Plant ini diperuntukkan untuk ekspor. “Pak Rachmat Gobel maunya Isuzu ekspor CBU juga, di tahun depan diharapkan ekspor bisa 20 persen. Jika tahun depan bisa ekspor 20 persen itu sudah sangat luar biasa,” lanjutnya.

Saat ini IAMI sudah melakukan ekspor, namun bukan dalam bentuk kendaraan utuh, melainkan block engine yang diekspor ke Thailand. “Sebenarnya Isuzu Indonesia sudah melakukan ekspor block engine sebanyak 250.000 unit setiap tahunnya ke Thailand dan sebagian ke Jepang.” Tutup Yohanes.

CIMG0007

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *